My Sexy Wife

My Sexy Wife
Dari Mana



"Eh uhm maaf," gugup Sarah yang langsung berdiri


"Iya gak papa," jawab Reyhan


Alunan musik berhenti, salah satu pegawai melepaskan tali di tangan Sarah dan Reyhan.


"Penonton... Kakak ini romantis nggak?"


"ROMANTIS BANGET!"


"Kompak nggak?"


"KOMPAK BANGET!"


"Menang nggak ya?"


"MENANG DONG!"


"Selamat kakak... Para penonton memilih kalian sebagai pemenang, ini hadiah untuk kalian,"


Pegawai itu memberikan sebuah boneka tedy bear kembar berukuran sedang warna coklat dengan boneka kecil berbentuk love di tangannya bertuliskan Love You.



"Makasih..." ucap Sarah senang


"Semoga langgeng sampai pelaminan ya kak,"


"Eh he he... I iya," gugup Sarah


"Aamiin..." gumam Reyhan


Dengan senang hati Sarah menerima boneka imut itu, sedangkan Reyhan merasa senang saat melihat Sarah suka dengan hadiahnya. Mereka kembali berjalan keluar.


"Suka hadiahnya?" tanya Reyhan


"Suka dong, imut-imut hadiahnya," jawab Sarah senang


"Nggak laper?" tanya Reyhan


"Lumayan sih," jawab Sarah


"Ayo cari makan," ajak Reyhan


"Hmm...." jawab Sarah


Untuk makan Sarah pasti tidak sungkan atau menolak, masalah nya kalo laper nuruti gengsi, malah bisa mati kelaparan kan. Mereka makan di food court di lantai 4.


"Silahkan menunya kak..."


"Uhm saya pesan makanan yang paling mahal dan enak," ujar Reyhan


"Ehm... Mana ada? Ya lihat dong menunya!" kesal Sarah


"Apa bedanya, yang mahal pasti enak kan?" tanya Reyhan


"Aduuhh... Kamu ini nggak pernah makan di luar ya?" kesal Sarah


"Apa bedanya?" tanya Reyhan


Ya Tuhan... Kenapa ada pria kaya se b*doh dia! - Batin Sarah kesal


"Sudah aku saja yang pesankan!" kesal Sarah


"Baiklah," jawab Reyhan


"2 nasi goreng pedas sedang, 1 mie kuah dan 2 lemon tea nya," pesan Sarah


"Baik kak silahkan di tunggu,"


Pramusaji tadi kembali datang dengan membawa nampan yang berisi pesanan Sarah dan juga tagihannya.


"Ini kak 2 nasi goreng, mie kuah dan 2 lemon tea,"


"Jadinya 95.000 kak,"


"Noh bayar," ujar Sarah


Reyhan memberikan selembar uang seratus ribu pada pramusaji tadi.


"Ambil aja kembaliannya," ujar Reyhan


"Terima kasih kak,"


Pramusaji tadi pergi meninggalkan Sarah dan Reyhan, sementara Reyhan keheranan dengan pesanan Sarah.


"Kita cuma 2 dan ini ada 3 porsi? Yang satu buat siapa?" tanya Reyhan keheranan


"Kita semua, nasi gorengnya 1 porsi, trus mie nya kita bagi dua. Bentar aku mau minta mangkok kosongnya, tadi lupa," ujar Sarah sambil berdiri


"Udah nggak usah, ini aja langsung pake berdua," tolak Reyhan sambil menarik tangan Sarah


"Hah?" bingung Sarah


"Ini perintah, nggak usah ambil mangkok!" tegas Reyhan


Sarah hanya kembali duduk dengan keheranan, mereka memakan mie nya semangkok untuk berdua. Banyak orang yang memandang mereka iri karena bisa seromantis itu, dan banyak yang tak suka karena mereka tidak bisa makan bersama Reyhan.


"Hmm... Enak banget," ucap Sarah


"Enak apanya? Perasaan biasa aja," jawab Reyhan


"Ya kan aku udah lama nggak makan enak," jawab Sarah


"Kenapa?" tanya Reyhan


"Ya kalo aku makan enak, ibu, adik dan nenek ku makan apa? Trus kalo aku buang-buang uang, sekolah Wildan gimana?" tanya Sarah


"Sekarang kamu pacarku, jadi puas-puasin make uang dan makan enak," ucap Reyhan


"Ya nggak enak lah, aku nggak kerja tapi kok pake yang kamu," lirih Sarah


"Punyaku punya kamu juga calon istriku," jawab Reyhan


Sarah terlihat sedikit memerah dengan perkataan Reyhan.


Sadar Sarah... Dia cuma bocah! - Batin Sarah


Nggak nolak? Berarti ada kesempatan kan? - Batin Reyhan


Setelah habis mie satu mangkuk, mereka melanjutkan makan nasi goreng.


"Ini udah murah kok banyak porsinya? Yang jualan nggak bangkrut?" tanya Reyhan


"Bangkrut? Ya nggak lah, emang standar porsi nasi goreng kan segini," bingung Sarah


"Ya biasanya aku makan di luar itu harganya 2x lipat dan porsinya setengah dari ini," jawab Reyhan


"Ya kebiasaan beberapa orang kaya emang gitu, mentang-mentang banyak duit beli makanan mahal yang porsinya dikit, padahal rasanya mah sama," jelas Sarah


"Hah? Ya mana ku tau, selama ini kan aku belum pernah makan di sini," jawab Reyhan


"Makanya jadi orang kaya jangan cuma hambur-hamburin uang hanya karena bisa dapet lagi," jawab Sarah


"Ya udah, kalo aku mau makan temenin aku ya," ajak Reyhan


"Hah?" bingung Sarah


"Dan tiap kali aku telfon kamu harus segera angkat, harus selalu temani aku makan dan di kampus jangan macem-macem sama cowok lain!" tegas Reyhan


"Loh, dari mana kamu tau kalo aku kuliah lagi?" tanya Sarah


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE 🙏