My Sexy Wife

My Sexy Wife
Sederhana



"Heh heh heh, bocah ngikut aja." ucap Devan


"Apaan sih, suka-suka aku lah." ucap Zalfa


"Berantem terus sampe sukses," kesal Prima


"Hehe nggak nggak sayang, nggak berantem lagi ok." ucap Devan lembut


"Pamer kemesraan ni?" tanya Mama Devan


"Hehe iya lah," ucap Devan


"Mana oleh-oleh aku?" tanya Zalfa


"Oh iya, mana jajan buat mama?" tanya Mama Devan


"Ini mama.. Zalfa.. Ayah.... Nenek.. Ada semua kok," ucap Prima


"Hehe makacih.." ucap Zalfa cute


Zalfa langsung menarik tangan Prima untuk pergi ke taman. Mereka berbincang-bincang di taman.


"Kamu gimana sama Joo?" tanya Prima


"Hmm gimana ya kak, aku sendiri nggak tau aku ini suka apa nggak sama kak Joo," ucap Zalfa


"Kok gitu?" tanya Prima


"Abis kadang orangnya lucu tapi kadang ngeselin. Masa hampir tiap pagi datang jemput aku dan anter aku ke sekolah tau nggak. Kalo sore datang lagi anter ke sekolah model, heran aja. Dia nggak ada kerjaan kah?" tanya Zalfa


"Hehe, Joo emang gitu orangnya. Kalo beneran sayang ya care banget," ucap Prima


"Eh iya kak katanya kak Joo, dia dulu pernah suka sama kakak?" tanya Zalfa


"Oh itu, emang waktu SMA dia nembak aku tapi aku tolak. Aku nggak suka sama dia, dulu aku nggak pernah pacaran. Waktu kuliah malah langsung nikah sama kakak kamu, ya nggak ada kesempatan buat pacaran lah." jelas Prima


"Oh gitu," jawab Zalfa


Tapi aku takut kalau suatu saat Kak Joo bakal balik ke kamu kak. Aku takut di khianati - Batin Zalfa


///***///


Hari berlalu, kini sudah 1 bulan sejak mereka honeymoon. Mendekati hari jadi pernikahan mereka yang ke-1 tahun.


Devan pusing memikirkan apa yang harus diberikan pada Prima, sebenarnya dia lupa untung ada Tio yang mengingatkan.


Kasih apa ke sayangku. Bunga? Alah basi, Coklat? Nggak modal banget aku ini, dia ini istriku. Apa makan malam romantis? Dia aja bisa masak, hmm apa baju baru? Tapi udah biasa. Haih lama-lama aku beliin rumah sama mobil baru deh - Batin Devan kesal


Devan : Tio datang keruangan ku sekarang!


Tio : Baik tuan.


Tak lama Tio masuk ke ruangan Devan, Devan sudah menunggu nya.


"Ada apa tuan memanggil saya?" tanya Tio


"Hmm apa kamu pernah berpacaran?" tanya Devan


"Eh kenapa dia menanyakan hal itu?" gumam Tio


"Kenapa diam? Belum pernah?" tanya Devan


"Eh anu, pernah tuan. 1 kali saat SMA sebelum saya berangkat kuliah," ucap Tio


"Kenapa aku baru tau kalau kau punya mantan pacar ya," ucap Devan heran


"Karena tuan terlalu cuek pada segalanya," ucap Tio


"Oh begitu kah?" tanya Devan


"Iya tuan," ucap Tio


"Ok kembali ke pertanyaan. Waktu anniversary dulu, kamu kasih apa ke pacarmu?" tanya Devan


Pasti ini untuk ulang tahun pernikahannya - Batin Tio


"Apa ini untuk ulang tahun pernikahan anda?" tanya Tio


"Hm kamu benar," ucap Devan


"Kenapa tidak dirayakan saja?" tanya Tio


"Haih, istriku pasti menolak. Dia tidak suka barang mewah, bahkan lihat suaminya sekaya ini tapi berangkat ke rumah sakit pakai sepeda. Sampai pusing kepalaku memikirkannya, kalau dia kelelahan gimana? Kalo kepanasan gimana?" panik Devan


"Nyonya muda memang orangnya sederhana, coba anda beri hadiah yang sederhana namun berarti." ucap Tio


"Contohnya?" tanya Devan


"Saat pacar saya dulu ulang tahun, saya melakukan semua yang pacar saya sukai. Kami juga pergi ke tempat yang disukai pacar saya," ucap Tio sambil senyam-senyum mengingat kenangannya


"Oh kau benar, kau memang pantas menjadi asistenku. Kau jenius," ucap Devan


Sejak kapan bisa memberikan ide seperti ini dianggap jenius? - Batin Tio


"Oke cari tau semua kesukaan istriku," ucap Devan


"Kenapa anda tidak tanya sendiri. Lagipula anda kan suaminya, masa tidak tau?" tanya Tio


"Ya kan aku setiap hari bekerja, jarang bisa mengamati apa yang disukai istriku." ucap Devan


"Oh, kenapa anda tidak tanya Tuan Joo. Dia kan sahabat baik Nyonya muda?" tanya Tio


"Cih, sudi apa aku bertanya padanya?" kesal Devan


"Coba anda buang rasa gengsi anda demi istri anda. Saya pamit dulu," ucap Tio lalu pergi


Haih ada benarnya juga memang, tapi bagaimana caraku menghubungi dia. Masa 'Halo Joo apa yang disukai istriku?', eh jangan nanti malah diledek karena tidak tau apa yang disukai istriku sendiri. Oh Zalfa... - Batin Devan


Devan


Zalfa


Kenapa tanya aku? Kan suaminya kamu😒


Devan


Haih jawab aja kenapa sih😑


Zalfa


Pancake durian, black forest sama dress Channel musim ini!😚


Devan


Dasar **** hutan, makan aja banyak tapi nggak gemuk-gemuk!😑


Zalfa


Heh kulkas, kalo minta tolong yang ikhlas!🤬


Devan


Kirim fotonya, nanti dianterin ke rumah kamu😑


Zalfa


Oke, ntaran ya aku tanya kak Joo🤗


Devan


Lah kamu nggak tau?😕


Zalfa


Kita ketemu kapan? Kamu pikir aku langsung hafal apa kesukaannya😒


Devan


Gak guna banget 😑


Zalfa


Ya udah sana tanya sendiri sama kak Joo 😤


Huh mending turutin aja ni anak, daripada harus tanya ke kutu kumpret itu - Batin Devan


Devan


Pancake, black forest, dress Channel, tas Gucci sama 1 set make up huda beauty. 10 menit, aku tunggu!


Zalfa


Oke bang kulkas🤗


Tak lama Zalfa langsung menanyakan segala-galanya pada Joo. Dia langsung mengirimnya pada Devan.


///***///


Hari Anniversary


"Pagi sayang..." sapa Devan


"Hmm... Pagi mas," ucap Prima masih mengantuk


Prima kembali mengucek matanya karena takut salah lihat kalau suaminya sedang berada di dapur dan memasak.


"Mas kamu beneran masak?" kaget Prima


"Iya lah, emang kamu kira ngapain? Kenpa?" tanya Devan


"Ya kaget aja, kan nggak biasanya kayak gini." ucap Prima


"Udah sini sarapan," ucap Devan


Prima duduk dimeja makan lalu menyantap satu persatu makanan yang ada didepannya.


"Hmm enak banget mas ya ampun. Belajar masak dari mana sih?" histeris Prima


"Hehe belajar dari youtube dong, apa lagi?" tanya Devan


"Sumpah ini bener-bener enak, ini beneran kamu yang masak?" tanya Prima


"Iyalah, siapa lagi? Rina kan hari ini libur." ucap Devan


"Hmmm jadi tambah sayang," ucap Prima sambil memeluk lengan Devan


Huh nggak sia-sia aku kursus masak sampai hampir bakar dapur - Batin Devan


"Oh iya nanti malam ada acara?" tanya Devan


"Nggak mas, hari ini aku shift siang." ucap Prima


"Masih di IGD?" tanya Devan


"Iya mas," ucap Prima


"Haih kenapa nggak langsung ke ahli bedah sama Andre aja biar nggak shift-shiftan." ucap Devan


"Udahlah mas, jangan bahas. Lagi males debat," ucap Prima


"Oke nanti malam kita keluar ya," ajak Devan


"Kemana?" tanya Prima


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE 🙏