It Beats For You

It Beats For You
Towards liverpool



Aku baru saja selesai mandi dan bergegas berpakaian.


"Sayang, aku lihat ada kotak perhiasan.. tapi kenapa gak dipakai, ini bagus loh?" Tanya Nevan sambil memegang kotak perhiasan itu.


Aku terkejut Nevan menemukan kotak kalung itu, aku memang tidak memakainya setelah Nevan datang kesini. Aku lebih baik menyimpannya didalam tas koperku, hadiah ulang tahun dari Alvaro untukku saat kami bertemu dibandara hendak ke Inggris waktu itu.


"Iya gak apa sayang, aku memang belum mau pakai. Makanya aku taruh disana" ujarku sambil menyisir rambut.


"Kenapa belum mau dipakai, sini aku pakaikan.. ini cantik loh dileher kamu" Nevan menghampiriku dan memakaikan kalung itu dileherku.


Aku langsung berdetak sedih, mengingat Alvaro melalui kalung ini. Karena akupun tak tega dengannya.


"Tuh cantik kan dileher kamu" Nevan memandang kalung itu setelah dipakai olehku.


"Makasih sayang.." aku tersenyum.


"Udah selesai packing, bagaimana jika kita sarapan..?" Ajak Nevan.


"Oke, aku juga sudah lapar.."


Kami turun kearah restoran untuk sarapan.


Semua masih berjalan aman selama kami duduk bersama sambil menikmati makanan yang telah tersedia dan mengambilnya beberapa.


Alvaro baru saja datang bersama teman wanitanya, karena aku melihat mereka duduk dibelakang Nevan, tentunya Nevan tidak mengetahuinya karena ada dibelakang dia.


"Sayang mau tambah?" Tanya Nevan.


"Belum sayang, aku menghabiskan ini dulu" jawabku, mataku sekilas melirik Alvaro yang duduk bersama wanita yang aku tidak kenal.


Aku tidak membuyarkan pembicaraan dengan Nevan agar tidak terjadi salah paham yang membuat Nevan cemburu nantinya.


Sesekali kulihat Alvaro bersikap manis dengan wanita itu, betapa bahagianya dia bersama wanita yang bersamanya saat ini. Aku turut bahagia Alvaro menemukan seseorang yang dapat menggantikan ku, dari jauh wanita itu juga cantik dan menarik, syukurlah.. hanya itu yang terlintas dipikiranku saat ini mengenai Alvaro.


"Mau langsung pergi atau stay sebentar di hotel sayang?" Tanya Nevan.


"Bisa langsung pergi kok sayang" jawabku sambil tersenyum.


Kami menyelesaikan sarapan kami dan meninggalkan tempat ini untuk berganti penginapan didekat stadium Liverpool.


💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮💮


Saat di taxi, aku sangat menikmati segala bentuk pemandangan di Inggris. Nevan membiarkanku melihat sepanjang perjalanan kami menuju tempat lain yang akan dikunjungi.


Sambil memelukku dari samping.


"Bagaimana sayang, kamu suka pemandangannya?" Nevan mencium rambutku.


"Mungkin nanti sesekali kita bisa kembali kemari jika kamu ingin" ujar Nevan karena melihatku begitu antusias pada tempat ini.


"Bolehkah?" Aku terkejut mendengarnya.


"Tentu.. anytime" sambung Nevan.


Sambil menyakinkan diriku aku baru teringat sesuatu hal.


"Kamu gak menghubungi wanita itu kan sayang.. kita lebih baik menghabiskan waktu disini lebih lama" aku yang masih dalam pelukannya.


"Padahal bisa lebih bagus jika kita pergi kesana loh" sahut Nevan.


"Aku senang kamu mengajakku kesana, tapi segala hal yang tidak memungkinkan ini membuat kita tak bisa pergi kesana, jadi kita disini saja yah.. lagi pula tinggal seminggu lagi kita disini kan" kataku.


"Iya sayang.. padahal kamu masih cemburukan"


"Gak ah" aku merajuk.


"Yang bener.." canda Nevan.


"Iya gak" sahutku.


"Haha iya-iya" Nevan mencium pipiku gemas.


Sesampainya di Mercure Liverpool Atlantic Tower Hotel, penginapan yang sangat bagus bagiku. Nevan selalu bisa membuatku terkejut akan setiap pilihannya.



"Agak jauh dari stadion sayang, tapi kita bisa banyak yang dikunjungi disini, dan ini salah satu hotel terbaik di Inggris" Nevan memberitahuku.


"Iya sayang" kataku.


Aku dan Nevan chek-in dengan kamar yang sama tetapi dengan dua kasur berbeda.



"Kita mau kemana dulu sayang?" tanyaku pada Nevan, aku yang sedang menatap ke jendela melihat pemandangan dari kamar hotel.


"Ke Stadion Liverpool, makan, jalan-jalan dan kemana saja berdua sama kamu" jawab Nevan yang merangkulku dari belakang.


Kami akan berpetualang lagi hari ini dan semoga akan menjadi pengalama menarik untukku dan Nevan.


Bersambung... ✨✨✨✨✨