
Setelah pembicaraan panjang tadi Nevan yang menyakinkanku dan membuat tangis bahagia yang mengalir, mengetahui tak perlu lagi ku hiraukan hal yang tak mungkin terjadi.
Nevan mencintaiku apa adanya jadi tak perlu aku memikirkan hal yang akan menjadi bebanku.
"Oke sayang.. berhubung ini hari minggu.. mau liat ga Changing of the guards.. semoga kalau kita berangkat sekarang, bisa tepat waktu untuk melihatnya" ujar Nevan menjelang waktu dimulainya Changing of the Guard at Buckingham Palace.
"Okey.. aku tak ingin melewatkannya.." ujarku semangat.
"Kalau begitu, kita bisa pergi sekarang"
"Iya"
Aku mengambil tas dan Nevan juga membawa ranselnya, kami bergegas ke Buckingham Palace untuk melihat pergantian tugas pengawal kerajaan Inggris dihari minggu.
Parade ini terjadi dibulan September dan Oktober, hari ini tanggal 6 Oktober 2019, jadi kami beruntung dapat melihat parade pergantian pengawal kerajaan yang hanya terjadi di dua bulan dalam satu tahun.
Kami tiba tepat waktu dan sudah banyak pengunjung yang ingin melihat Changing of the guards, begitupun juga kami.
Aku dan Nevan tak lupa berfoto dengan latar belakang pengawal kerjaan Inggris tersebut. Semua terkesima dengan tradisi klasik negara Inggris yang dapat menarik perhatian pengunjung.
Aku yang terpesona melihat kebudayaan Inggris bersama orang terkasih saat ini, sangat beruntung mengalami peristiwa yang tak akan aku alami sesering mungkin. Aku melihat wajah Nevan yang begitu tampan, dengan tampilan kasual berbaju biru muda dan sneakers. Oh rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan, mimpi memiliki kekasih yang mencintaiku begitu indah seperti cintanya Nevan terhadapku.
Kami berada di parade itu hingga acara selesai, foto kami berdua juga sudah diabadikan di handphone kami masing-masing. Nevan yang sudah mengganti foto profilnya dengan foto kami berdua, membuatku makin tersanjung, begitupun juga aku.
Sebenarnya dari kemarin sudah banyak yang mengirim aku pesan lewat WA mengenai fotoku bersama dengan Nevan, termasuk ibu Glory, bayangkan apa yang harus kukatakan saat CEO bu Glory menanyakan hal ini padaku.
Tapi aku tak sempat membaca satu persatu, karena aku sedang sibuk dengan hariku disini bersama Nevan.
Mungkin nanti jika aku sedang senggang, akan kulihat satu persatu apa isi dari pesan mereka, yang kebanyakan dari rekan kerjaku di IGS (PT. Indogrand Sejahtera).
Setelah selesai parade itu kami memutuskan untuk ke Trafalgar Square.
Kami menuju kesana dan akan makan siang terlebih dahulu di restoran Fumo khas italia yang tak jauh dari Trafalgar Square.
Kami dan Nevan masuk ke restoran yang sangat nyaman ini. Tempatnya begitu cantik dan indah.
"Bagaimana tempat ini menurutmu?" Tanya Nevan.
"Bagus.. aku suka.. kamu tahu tempat yang menarik disini yah" ucapku.
"Tentu, untuk orang yang paling kusayangi.. aku sudah merencanakannya semalam"
"Semalam.. kamu tidak tidur?" aku terkejut mendengarnya.
"Tidur.. tapi aku terbangun, karena aku ingin memberikan perjalanan terindah untukmu selama disini" ucap Nevan.
"Oww.. kamu so sweet banget sayang" aku yang berada disamping, memeluk Nevan penuh haru.
"Kamu kurang istirahat dong sayang, kamu bangun jam berapa?"
"Gak kok, aku cukup istirahat.. jam 6 aku sudah bangun, jadi aku mencari di Internet tempat yang belum aku kunjungi disini yang bagus untuk kita datangi" ujar Nevan.
"Makasih sayang, kamu sukses mengejutkan aku dengan rencana mu" kataku penuh senyum.
"Syukurlah kamu suka, kalau begitu kita pesan makanan dulu. Kamu sudah lapar?"
"Iya.. lumayan.. musim gugur disini membuatku cepat lapar"
"Haha baiklah.. silakan kamu mau pesan apa?"
Kami memesan makanan dan menunggunya sambil berbincang tentang diri kami masing-masing. Benar apa kata Alvaro, aku harus mencoba memberi tahu kebiasaan ku dan apapun itu kepada Nevan. Karena kelak dia akan menjadi suamiku seorang.