It Beats For You

It Beats For You
Take my hand



Bella yang baru saja selesai seminar menghampiri Alvaro dengan senyum sumringah, seakan tak bisa menahan rindu karena beberapa jam tak bertemu dengan Alvaro.


Alvaro telah menunggu Bella didepan Ballroom hotel tempat seminar itu diadakan, dengan senyuman Alvaro memberikan tangannya untuk digenggam Bella.


"Hai sayang.. kamu nunggu disini dari tadi?" Sapa Bella dengan ceria.


"Hai sayang, kebetulan baru disini, saat kamu bilang hampir selesai.. tadi aku makan direstoran.. oh ya itu apa?" Heran Alvaro melihat benda yang dipegang Bella.


"Ini aku dapat penghargaan apresiasi Dokter Spog muda.. aku bersyukur dapat apresiasi seperti ini" sambil memberitahu Alvaro dengan semangat.


"Wah selamat yah, kamu itu hebat banget sih.. bangga aku sama kamu, aku doakan kamu makin sukses kedepannya" Alvaro mencium kening Bella dengan hangat.


"Makasih sayang.." ujar Bella yang sangat senang berada disisi Alvaro.


"Aku bawain sesuatu buat kamu, tadi aku jalan-jalan sebentar" Alvaro melirik kearah barang bawaan ditangannya.


"Oh ya, kamu baik banget sih.. aku mau lihat apa yang kamu bawa.." dan menggandeng lengan Alvaro.


"Yaudah yuk, sudah selesai kan?" tanya Alvaro.


"Iya sudah, yuk" sahut Bella.


Alvaro dan Bella kembali kekamar hotel.


Sesampainya didepan kamar hotel, Alvaro sempat bertanya.


"Kamu sudah makan?" tanya Alvaro dengan perhatian.


"Sudah tadi disana, ya cemilan gitu sih.." jawab Bella yang menatap Alvaro.


"Kebetulan.. aku persiapkan makan malam ya yang sudah cukup malam.." tawa tipis Alvaro.


"Maksudnya.. apaan sih" tawa Bella yang tak mengerti maksud Alvaro.


Alvaro membuka pintu dan pertama yang dilihat adalah meja makan yang sudah tersedia beberapa makanan dan dessert untuk mereka.


Alvaro mempersilahkan Bella masuk terlebih dahulu.


"Kamu mempersiapkan ini sayang?" Seru Bella yang tiba-tiba rasa lapar mulai menghantui.


"Selagi kamu gak berniat untuk diet" sahut Alvaro sambil tersenyum.


"Asal kamu temani aku makan yah.."


"Tentu, silahkan duduk kekasihku.." Alvaro menuntun Bella dan duduk dikursinya.


"Thankyou Sayang.."


Alvaro duduk didepan Bella, sambil memberikan makanan yang ingin Bella makan terlebih dahulu, lalu menyajikannya perlahan dipiring.


"Sebenarnya aku tidak terlalu lapar, tapi semua ini membuatku lapar seketika.. makasih sayang" ungkap Bella melihat makanan yang menggugah selera.


"Aku tahu bagaimana rasanya seminar hampir seharian, aku gak mau kekasihku kelaparan, walaupun dia bekerja keras.." lalu menuangkan wine digelasnya juga Bella.


"Tadi aku makan ringan aja dan minum coffe.. aku maunya makan malam bersama kamu disini" kata Alvaro.


Bella menahan senyumnya karena tersanjung.


Alvaro dan Bella berbincang sambil menyantap makanan. Seakan tak berjeda, Bella terhibur dengan semua yang Alvaro katakan bersamaan dengan leluconnya. Tak menyangka Alvaro pandai membuat cerita dengan lelucon yang tak membuat Bella bosan.


Jam 10.20 malam, mereka baru saja selesai menghabiskan semua makanan tadi.


"Sayang, aku gak terasa sudah mengantuk.. tapi aku mau mandi dulu" ujar Bella.


"Silahkan.. aku juga mau mandi" sahut Alvaro.


"Maksudnya.." Bella tertawa mendegar itu.


"Iya masa kamu doang mau mandi, aku juga" tawa nakal Alvaro sambil memeluk Bella.


"Haha yaudah aku dulu yah.." tak henti Bella tersenyum saat menatap Alvaro.


"Kamu dulu nih beneran?" Goda Alvaro.


"Haha kamu apaan sih, aku dulu habis itu kamu yah.." sahut Bella yang malu-malu.


"Yaudah oke, oke.. jangan lama-lama" Alvaro mengakhiri menggoda Bella dan melepaskan pelukannya.


"Kenapa memang?" heran Bella.


"Nanti kami kedinginan.." canda Alvaro.


"Hee iya.." Bella berjalan ke kamar mandi.


Setelah selesai dan berpakaian dengan rambut yang setengah basah, karena baru keramas dan sedikit di hairdryer.


"Aku udah, kamu bisa mandi" Bella mempersilahkan.


"Cantik banget sih yang habis mandi" puji Alvaro lalu segera ke kamar mandi.


Sambil menunggu Alvaro selesai mandi, Bella memantau handphone sebentar, tak lama kesadaran Bella berkurang dan tertidur sambil memegang handphone ditangannya.


Alvaro selesai mandi dan keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk, lalu mendekati Bella.


"Yaampun.. dia tertidur, baru mau menggoda dia, gagal deh" tawa tipis Alvaro dan mengambil pakaian dilemari.


Sambil menyisir rambut, Alvaro menatap cermin didepannya dan didalam cermin itu tampak Bella yang sudah terlelap dalam tidurnya.


Alvaro mendekati Bella dan memperbaiki posisi tubuh Bella dan tak lupa menyingkirkan handphone milik Bella dan menaruhnya dinakas.


"I love you and falling in love with you" sambil membelai rambut Bella yang sedikit menutupi wajahnya.


Alvaro yang tak bisa menahan keinginan untuk mencium kening Bella dengan perlahan, agar Bella tak terbangun dari tidurnya karena kelelahan.


Bersambung..... ✨✨✨