
Kami menghabiskan malam dengan dinner bersama di tempat makan yang cukup ramai ditengah kota. Karena aku sedikit lelah, aku meminta Alvaro untuk membawaku pulang.
Sesampainya di apartemen sudah pukul 8 malam.
Aku membuka pintu dan langsung merebahkan diri di sofa.
"Capek banget kayaknya sayang?" Tanya Alvaro dengan perhatian.
"Aku sudah lama gak pergi dari pagi sampai malam begini, rasanya tepar" ujarku memanja. Sambil menutupi wajahku dengan bantal disofa yang badanku sudah ingin merasakan rebahan disini.
"Yaampun berasa sama grandma, inget sayang kamu tuh kerja dari pagi juga sampai malam masih kuat" ledek Alvaro mencoba membuatku bersemangat.
"Haha enak aja grandma, itu kan beda sayang. Biasanya weekend aku rebahan aja sampai minggu" aku membela diri.
"Kayak gak ada tulang ya yang" ledek Alvaro. "Duh kasian semangat banget berkarir sih" dia mengusap rambutku perlahan.
"Mumpung masih muda sayang, kalau dah nikah mana bisa diposisi sekarang. Kamu mah enak Dokter, sampai tua gak akan tergeser" cibirku.
"Makanya cepetan nikahin aku, loh haha sampai aku minta dinikahin coba. Ini mah biasanya yang perempuan, sekarang malah pria nya" Alvaro mengeluh sendiri.
"Haha tau nih ngajak nikah doang, nikahnya gak tau kapan" ledekku membalasnya.
"Dibilang kalau mau langsung besok juga bisa" Alvaro menyanggupi.
"Besok minggu sayang, penghulu libur" candaku.
"Yaudah senin" Alvaro memberi pilihan lain.
"Haha tau ah ada-ada aja kamu. Aku mau tidur, kamu gak pulang?" tanyaku yang sudah merasakan kelelahan ini.
"Tar lah sayang, pegel juga abis jalan. Rehat sebentar boleh ya" pintanya.
"Tapi jangan jamahin aku lagi loh" ujarku menekan candaan.
"Yaampun, pelit banget mentang-mentang gemesin" sambil menggelitik pinggangku membuat aku kegelian.
"Sayang, aku benar-benar lelah, aku tidur duluan ya.." ucapku sambil menutup mata.
Kepalaku sedikit berat, aku langsung tertidur pulas. Aku tak tahu lagi apa yang Alvaro lakukan, terakhir kudengar dia menyalakan televisi, karena mukaku telah kututupi oleh bantal sofa.
"Yaampun, Jovita sepatu belum buka, baju belum diganti, mandi juga belum, bersihin make up juga gak, mungkin biasanya juga soflents gak dibuka dulu main tidur.
Pantas aja iritasi matanya, tiba-tiba langsung tiduran" sambil menggeleng-geleng kepalanya.
Sambil menunggu Jovita tertidur pulas, Alvaro menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan menyegarkan badannya.
Selesai mandi, Alvaro hanya memakai boxer, baju dan celana yang ia jajarkan dikursi makan. Alvaro masih melihat Jovita tertidur yang masih menutupi wajahnya dengan bantal.
"Ngapain juga ini pakai ditutup bantal, nanti nafas gak leluasa" Alvaro memindahkan bantal itu ke pinggir sofa.
"Yaampun si cantik, gak nyangka takdir itu sebegitu misterinya. Bisa dipertemukan kembali sama wanita yang dulu aku sayangi banget.
Disaat aku juga tidak memiliki kekasih" ucapnya sambil memandangi Jovita yang sedang tertidur dengan polosnya.
Alvaro mengganti chanel televisi dan lama kelamaan Alvaro juga ketiduran dibawah sofa disamping Jovita tidur.
Jam 9.30 Jovita tak sengaja terbangun dari tidurnya.
"Yaampun dah malam banget, gara-gara aku ketiduran. Astaga Alvaro ngapain juga buka baju gak kedinginan apa yah?" Aku mencari selimut untuk menutupi badannya.
"Duh lengket banget sih badanku, mandi dulu deh, baru bangunin Alvaro" aku bergegas membersihkan diri lalu memakai piyama warna pink dengan lengan dan celana pendek.
Setelah selesai aku menghampiri Alvaro berniat untuk membangunkannya.
"Sayang bangun.. sayang.. bangun.
Yaampun dia ketiduran, bagaimana ini sudah malam. Alvaro bangun nanti kamu dicariin sama orang rumah" aku menyerah karena dia belum bisa dibangunkan.
"Oke kutunggu 5 menit lagi" aku mengisi waktu sambil menonton televisi.
5 menit kemudian.
"Alvaro bangun.. sayang.. sayang bangun. Yaampun kasian banget ini mana gak pakai baju" binggung akhirnya akupun memakai cara jitu.
Aku mendekatinya sambil menyentuh pipinya yang sudah tersender disofa. Kuhampiri bibirnya dan kucium perlahan sambil kumainkan agar dia terbangun. Benar saja Alvaro langsung merespon ciumanku.
Bersambung..... ✨✨✨
Hello semua, Terima Kasih karena sudah meluangkan waktu untuk membaca karya saya.
Semoga terhibur.
Jangan Lupa Like, Comment dan di Vote ya..
Thankyou 💓