Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 96



"Kamu hasrat terindah untuk cintaku, tak kan cemas ku percaya kamu. " ucap Icha dan memelan kan gitarnya.


"Karena kau jaga tulus cintaku. " balas Arkya dan Icha serempak.


" Ternyata. " ucap Icha dan makin pelan kan musiknya.


"Ternyata ooooohhhh. Ternyata, ternyata. " balas Arkya dan menghentikan gitarnya, Icha juga sama.


 "Kamu yang ku tunggu. " ucap Icha dan sorak tepuk tangan menggema diseluruh restoran, karena saking banyaknya pengunjung.


Karena sudah sore mereka memutuskan untuk membereskan piring kotor, dan para pengunjung juga sudah keluar setelah. Arkya menghela nafas karena tak bisa bantu, Icha meraih tangan Arkya untuk mengantarnya pulang.


"Ehh ini siapa main pegang aja? " tanya Arkya kesal.


"Ini aku kutub, udah selesai ayo pulang biar kuantar. " jawab Icha dan ajak pulang.


"Tapi apa enggak ngerepotin, aku pulang ama Derel aja. " ucap Arkya menolak halus.


"Ya udah gak papa, aku duluan ya kutub. " balas Icha dan salim tangan Arkya, lalu Icha pamit pulang duluan.


"Ayo balik gaes. " ajak Derel pada yang lain, dan membantu Arkya berdiri, menuntun untuk jalan kemobil diikuti yang lain.


Dikediaman Anji....


Icha memakirkan mobilnya digaransi mobil, setelah mematikan mesin mobil Icha menghela nafas sejenak menghilakan rasa kesalnya karena ditolak Arkya.


(Mas kenapa kau menolak ajakanku, apa kau ragu denganku. Lalu apa artinya aku menanti dirimu pulang selama lima tahun ini, aku yakin kau menyembunyikan sesuatu dariku mas. ) batin Icha.


Icha keluar dari mobil dengan lesu, lalu jalan masuk menuju rumah. Icha merebahkan tubuhnya disifa yang panjang, lalu meletakkan tasnya dimeja.


"Aku pulang Ma. " teriak Icha dan menatap langit-langit rumahnya, karena mengantuk Icha memejamkan mata.


Sonya menghampiri Icha yang tidur disofa hanya geleng-geleng kepala, mobil Anji baru saja masuk garansi Sonya yang mendengar itu langsung mendekati pintu.


Pintu terbuka memperlihatkan Anji yang kelelahan, Sonya langsung salim tangan dan mengambil tas kerja Anji.


"Nah lo itu kenapa tidur disofa sayang? " tanya Anji dan jalan mendekati Icha sambil melepaskan jasnya.


"Capek mungkin mas, tadi langsung tidur. Oh ya mas kita diundang makan malam sama Taufan dan Ratih. " jawab Sonya dan mengendekati Icha.


"Jam tuju mas. " jawab Sonya dan menatap Anji sambil tersenyum.


"Icha sayang bangun, hey. " ucap Anji sambil mengguncang tubuh anak sulungnya ini.


"Masih ngantuk Pa. " sahut Icha dan menggiringkan tubuhnya menghadap sandaran sofa.


"Udah biarin aja mas, mas bersih-bersih deh aku mau kedapur bentar. " ucap Sonya dan menatap Anji.


"Ya udah, kau juga sayang. " balas Anji dan bangkit, lalu mengambil jas serta tas setelah itu menuju kamarnya.


MALAM PUN DATANG.....


Dikediaman Taufan....


Taufan serta keluarga calon besannya sudah selesai makan malam, mereka sedang duduk diruang tamu para anak-anak duduk ditikar agar leluasa bersama buah hatinya.


"Jadi Arkya kapan lamar Icha buat jadi mantu bunda? " tanya Ratih mengelus kepala Arkya.


"Udah Ar lamar bunda, tinggal tanggal nikahnya aja. " jawab Arkya dan Icha tersenyum.


"Terus maunya kapan? " tanya Anji menatap keempat pengantin.


"Derel sih pengennya minggu depan om, tapi ikut Arkya aja. " sahut Derel dan menggenggam tangan Vita.


"Hmmm gimana dua bulan lagi gimana? " tanya Taufik diangguki yang lain.


"Boleh juga tuh Ufik. " jawab Sonya semangat empat lima.


"Kalau Arkya gak sembuh juga gimana Tante? " tanya Arzya was-was dan melihat kembarannya murung.


"Ya gak papa donk, om dan tante ngak pilih-pilih mantu. Asalkan Icha bahagia itu saja udah cukup, Icha juga menerima Arkya. " jawab Sonya jujur membuat yang lain lega.


"Gimana Arkya mau dua bulan lagi kalian menikah? " tanya Taufan serius.


"Aku sih mau, tapi kau sayang gimana mau nikah ama cowok buta? " tanya Arkya ragu.


Jangan lupa lije dan vote....