Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 153 season 2



"So-sory Nar, gue gak maksud buat lo sedih. " ucap Kejora merasa bersalah.


Kinara menatap Kejora yang merasa bersalah dan tersenyum, "Gak papa kok, santai aja kali. " balas Kinara membuat yang lain lega.


"Gimana bareng ama Aa Raka aja, kan dia sekelas ama lo Nar? " tanya Aldi dan menatap keduanya.


"Eh gak usah, ntar malah ngerepotin sapa tau Kak Raka bonceng ceweknya. " jawab Kinara disertai tolakan halus.


"Sapa bilang, udah gak usah nolak gitu kakak juga ngak merasa direpotin kok. " sahut Raka dan minum jusnya.


"Yuk kekelas. " ajak Aldi dan bangkit dari duduknya, diikuti yang lain kecuali Kinara.


"Lo pada duluan aja, ntar gue nyusul dan gue pengen disini dulu. " sahut Kinara membuat Raka duduk lagi.


"Kenapa Kinar? " tanya Kirana menatap saudarinya.


"Gak papa kok kak, duluan aja gak papa. " jawab Kinara dan menatap yang lain bergantian.


"Ya udah kita duluan ya. " pamit Arshi dan diangguki oleh Kinara, mereka pun membayar makan lalu menuju kelas.


Raka menatap wajah Kinara yang menunduk, jemari Kinara saling remas dengan hati-hati Raka menggemngam tangan Kinara. Lalu mengelusnya perlahan membuat Kinara menatap Raka dan jarinya yang digenggam tangannya, Kinara pun menarik tangannya dari tangan Raka.


"Jangan berlarut-larut dan cukup dikenang saja. " sahut Raka jantungnya berdetak lebih cepat karena menatap mata teduh milik Kinara.


"Susah kak, gak gampang tau. " balas Kinara dan memainkan pipet jusnya.


"Pelan-pelan toh, perlakuan manis Aska cukup dibikin memory atau buku kenangan. " ucap Raka pelan.


"Buku memory? " tanya Kinara bingung dan menatap Raka dengan alis berkerut.


"Iya, foto-fotomu dengan adik kakak kau cuci baru tempel dibuku loh. " jelas Raka dan tersenyum membuat Kinara mengangguk mengerti.


"Owchh gitu, boleh juga ide kakak yuk kekelas Kak. " ajak Kinara dan mereka pun bangkit lalu membayar makanan, lalu keduanya jalan menuju kelas.


Sementara diperusahaan....


"Bang kenapa lo gak nikah aja sih sama Tania? " tanya Arzya tanpa melihat sang abang.


"Gue juga pengen nikahin Tania, tapi reaksi mama dan si kembar pasti akan terkejut juga. " jawab Arkya dan tanpa sadar seorang wanita cantik itu terkejut mendengar kata-kata Arkya.


Deg...


Deg...


Deg...


(Ja-jadi ma-mas Ar-arkya ma-mau nikah la-lagi? ) tanya batin wanita itu sambil tergagap.


"Bener juga sih, apa lagi Kirana tuh pasti akan sulit menerima ibu sambungnya. " ucap Arzya menatap sang abang.


"Tapi gue mau berusaha menyakinkan sikembar biar bisa menerima Tania. " balas Arkya dan


Deg...


Lagi-lagi hati wanita itu hancur mendengan ucapan Arkya, dengan cepat ia memilih pergi dari kantor tapi sayang saat hendak melangkah tangannya ditahan seseorang yang tak lain adalah Verel.


"Cha ini lo kan? " tanya Verel memastikan dan Indra juga mendekati keduanya.


"Iya gue Icha, lo dan yang lain apa kabar? " tanya Icha balik menyembunyikan kesedihannya.


"Gue ama yang lain baik kok, terus lo kemana aja saat... " jawab Indra sambil menggantungkan kalimatnya takut Icha tersinggung.


"Saat mas Arkya mau nikah lagi? " tanya Icha membuat kedunaya terkejut.


"Kita bicara dikantin perusahaan aja ya, jangan disini ya cha ayo ikut. " sahut Verel dan mereka pun jalan menuju kantin.


"Verel! " panggil cewek cantik ya cantikan Icha sih.


Jangan lupa like dan vote....