Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 199 season 2



"Katanya mau buka salon., tapi kuliah gak selesai. " ucap Kejora dan minum jusnya.


"Iya, tapi dua tahun itu lama banget Safiraaa. " balas Arshi kesal dan cemberut.


Icha dan Indri geleng-geleng melihat tingkah Arshi yang mengeluh, Kirana sendiri hanya menatap datar keduanya dan sedikit memejamkan matanya.


"Huuuwooo, mungkin kini saatnya ku melepas masa lajangku dan mempersunting dirimuu. " sahut Yusra sambil nyanyi yang ternyata memakai engset ditelinganya, membuat Aldi dan Devan menatap Yusra dengan tatapan datar.


"Ini lagi, malah nyanyi bukannya bantu cari solusi atau apa kek. " sahut Aldi dan menarik engset Yusra.


"Apaa sih Aldi? Nganggu aja lo. " sewot Yusra dan menatap Aldi.


"Soal toko yang diminta Arshi gimana mas Yusra, kan udah janji mau bantuin. " sahut Kirana menguncang bahu Yusra membuat yang lain tersenyum.


"Cium dulu sebagai gantinya, baru aku bantuin.  " balas Yusra dan menunjuk bibirnya membuat yang lain menganga.


"What? Wah ngambil kesempatan dalam kesempitan. " sahut Damar dari dapur dan membawa jus.


"Gak bisa yang lain apa mas, masak, nyanyi, atau apa gitu? " tawar Kirana dan menatap Yusra, sedangkan si empu menggeleng sebagai jawaban.


"Sayang banget, gak ada. " ucap Yusra langsung membuat tatapan Kirana yang tadi hangat menjadi dingin.


(Mampus lu ketua, sapa suruh bercandain ketua Kirana. ) batin Damar dan Arkya tersenyum dingin mendengar batin Damar.


Kejora melihat ke seliling karena merasakan keberadaan Aska yang tersenyum, Icha juga bisa merasakan ada yang hadir.


"Ska lo dimana? Kenapa hanya farfum lo yang gue bisa rasain? " tanya Kejora sambil berteriak membuat semua terkejut.


Aska muncul dengan menembus dinding restoran, membuat yang lain terkejut melihat Arwah Aska yang memakai jubah serba putih sambil tersenyum.


"Emang lo gak bisa dihidupin lagi apa, kayak film Naruto diedo tense gitu. " sahut Aldi berusaha menahan air matanya.


"Kalau pun bisa gue juga mau kali, kak Damar jangan sakitin hati Kinara lagi ya cukup gue aja yang nyakitin dia. Dengan ninggalin dia selamanya dan lo bang Yus kurangin mesum ama calon bini lo, ntar lo dicambuk ama om Arkya. " balas Aska dan menatap yang lain.


"Sk-ska lo ngak mau liat mantan lo jadi dokter didepan lo, bukan lewat mimpi? " tanya Safira senggukan menatap Aska yang tersenyum sendu.


"Gue pengen banget, tapi waktu gue udah habis dan gue pamit ama lo semua. Gue bakalan datang lagi sebagai orang lain, gue juga minta tolong ama lo semua jagain Kinara buat gue. " jawab Aska dan angin berhembus kencang bersamaan dengan menghilangnya Aska.


"Semoga lo tenang disana Ska. " sahut Kirana dan air matanya menetes kepipi.


"Aduh gue laper nich yang masakin aku dong. " ucap Devan mencairkan suasana yang sedih.


"Iya baiklah tunggu disini ya, aku masakin kau. " balas Safira dan menghapus air matanya yang mengalir lalu menuju dapur.


"Kenapa gue nangis ya, mas gimana soal tokonya? " Kirana dan Dammy serta Kinara masuk dengan lesu, Kinara duduk disamping Damar lalu bersandar dibahu.


"Iya sabar sayangku. " jawab Yusra dan menatap yang lain sambil makan, Safira juga datang dan duduk dihadapan Devan yang sudah membuat dua jus.


"Aku pijitin ya sayang. " tawar Damar dan meraih tangan Kinara dan mengelus pipi Kinara.


"Ngak usah mas, aku mau tidur bentar aja mas. " ucap Kinara dan pejamkan mata.


"Kalau capek cuti dulu Kinar. " sahut Icha dan menyerahkan ramuan herbal, dengan ragu Kinara menerimanya dan menatap sang bunda.


Bersambung.....