Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 100



"Sah. " jawab para tamu dan Arkya serta Icha mendatangani buku nikah, mereka juga tukar cincin setelahnya cium kening dan tangan.


"Pak Tio silakan dimulai. " ucap penghulu lagi untuk Derel.


(Moga gak gagal ya tuhan, kalau gagal Vita bakalan ninggalin aku. ) batin Derel takut.


(Santai bang, pelan-pelan aja jangan cepat oke yang penting bener. ) balas batin Arkya melihat sepupunya gugup.


"Kau siap Derel, kalau gugup ditunda dulu. " sahut Tio dan memastikan Derel yang pucat pasi.


"Siap om. " balas Derel dan mencoba tetap tenang, Tio mengulurkan tangan dan Derel menjabatnya.


"Saya nikah dan kawinkan putri saya Vita puspita binti Puspita sari, dengan mas kawin sebuah cincin dan rumah dibayar tunai. " ucap Tio dan Derel menarik nafas.


"Saya terima nikah dan kawinnya Vita puspita binti puspita sari dengan mas kawin dibayar tunai. " balas Derel.


Vita bernafas lega karena Derel mampu mengucapkan ijab kabul dengan lancar, begitu pula dengan Derel yang lega karena berhasil.


"Gimana para saksi sah? " tanya penghulu dan menatap para tamu.


"Sah. " jawab para tamu yang kedua kalinya, Derel dan Vita tanda tangan buku nikah lalu tukar cincin dan salim tangan serta cium kening.


"Kalian berempat sudah sah menjadi suami istri dari sekarang, karena sudah selesai saya permisi karena masih ada permikahan yang lain. " ucap pak penghulu dan berdiri dari duduk, diikuti yang lain termasuk para penganten.


"Terima kasih banyak pak, dan ini ada sedikit uang dari dokter yang dilondon mohon diterima. " balas Anji dan menyodorkan amplop coklat yang berisi uang lumayan.


"Untuk para tamu silakan menikmati hidangannya. " teriak Arzya sambil menggendong buah hatinya.


"Papa belicik tau gak. " sahut sang anak yang digendong Arzya.


"Hihi maaf ya sayang, lanjut lagi makan kuenya ya. " balas Arzya mencium pipi anaknya.


"Tapi ini terlalu banyak pak. " ucap pak penghulu ragu menerima uang yang diberikan Anji.


"Ini untuk biaya putrimu melahirkan, yang mengidap penyakit kanker servis. " sahut Icha dari belakang Anji.


"Da-dari mana kau tau putriku sedang sakit, dan akan melahirkan? " tanya pak penghulu dan menatap Icha.


"Aku dokter yang dari london, dan tau tentang sakit putrimu aku ingin menolong. Tapi karena jauh saya tidak bisa datang, kecuali pak penghulu dan putrimu yang datang aku akan selamatkan. " jawab Icha dan tersenyum.


"Sebentar sebaiknya ini dibicarakan nanti lagi, karena acara resepsi akan dilaksanakan. " sahut Taufan menyela.


"Baiklah, kami akan datang dan terima kasih atas bantuan dokter saya permisi. " pamit pak penggulu dan jalan meninggalkan resepsi.


Para pengantin berdiri dialtar untuk menyambut tamu, para tamu bergilir untuk menyalami pengantin.


"Akhirnya nikah juga ya, kasih momongan kembar lagi ya tapi cewek oke ketua. " sahut Lian sambil bersalaman dengan Arkya.


Pletakk...


Lian mengelus kepalanya yang dijitak Arkya, semua menatap Arkya yang menjitak Lian.


"Emang aku tuhan bisa menentukan lahiran anakku ha? " tanya Arkya kesal.


"Sssstt,,, sakit tau kalau aku geger otak gimana. Bercanda ketua. " jawab Lian dan menghampiri Derel.


***Jangan lupa like dan vote ya gaes...


Ini menjelang ending ya***...