Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 134 season 2



"Pelan-pelan kau tuliskan tulisan yang kau berikan, agarku katakan kata-kata jatuh cinta membuat aku bertanya, apa sebenarnya hoooo.. hooo. " sahut Kirana dan memainkan gitarnya.


"Kau tanyaku benar cinta atau hanya main mata, lihat saja isi jantungku. " balas Yusra dan mencium pipi Kirana yang entah sejak kapan dibelakang Kirana.


"Hei, tak perlu kau cari alasan untuk bahagia karna bahagia'kan datang sendiri tak mungkin sembunyi.Karna bahagiaku bahagiamu (pastikan datang sendiri, bahagiaku bahagiamu. ) " ucap Kejora dan Aldi serempak sambil memainkan gitar Derel.


"Masalah bukan masalah selama kita berdua, jalani sajalah kita berdua. " balas Devan dan memainkan dram Indra.


"Ku harap kau benar cinta, bukan hanya main mata. Aku, kamu kita jalani saja. " sahut Safira dan bersandar dipunggung Devan.


"Hei, tak perlu kau cari alasan untuk bahagia karena bahagia'kan datang sendiri. Tak mungkin sembunyi karna bahagiaku, bahagiamu hooo... (masalah bukan masalah, selama kita berdua jalani saja. ) " Dammy dan Arshi juga saling sandar punggung.


"Hei, tak perlu kau cari alasan untuk bahagia karna bahagia. " sahut Kinara dan tersenyum.


"Kan datang sendiri, tak mungkin sembunyi (sembunyi) karna bahagiaku, bahagiamu. " balas Aska dan mencium tangan Kinara.


"Hei, tak perlu cari alasan untuk bahagia. Karna bahagia'kan datang sendiri tak mungkin sembunyi, karna bahagiaku bahagiamu. " ucap Kirana dan Yusra serempak.


"Bahagiaku. " balas Kejora dan tersenyum, menatap Aldi yang minum jusnya.


"Bahagiamu. " ucap Devan dan tersenyum sambil menatap Laras, seraya kedipkan sebelah matanya.


"Karna bahagiaku. " balas Safira dan makan lagi.


"Bahagiamu. " sahut Ghia dan Indra serempak membuat semuanya menoleh kearah keduanya.


Sorak tepuk tangan dari para pungunjung yang tertarik dengan lagu, dan juga sudah dilayani oleh Arkya dan yang lain setelah makan mereka pun meninggalkan restoran.


"Papa Arzya mama Indri gak kesini? " tanya Kirana dan mengambil piring kotor.


"Kayaknya sih enggak Kiran, ada apa biar papa sampaikan? " tanya balik Arzya dan menatap Kirana.


"Dooor... " teriak Indri disamping Arsi, dan Arshi terkejut langsung melempar piring keatas membuat semua terkejut.


Kirana dengan sigap menangkap piring dengan kedua tangannya yang berisi piring, Yusra juga menangkap gelas yang diatas kepala Arshi.


"Huh selamat, Indri/mama. " teriak sikembar Kejora, Arkya dan Laras.


"Dri sejak lo nikah ama Zya, elo ikutan jahil untung gak ada yang jantungan. " sahut Ghia dan menapok lengan Indri.


"Hihi sory gaes, habis kalian juga sih. " balas Indri dan Vita membuatkan jus.


"Tetep aja, yang lain kaget untung Aska gak kesedak. Kalau batuk berabe urusannya," ucap Vita dan memberikan jus ke Indri.


"Hehe iya sory, gak lagi deh. Oh ya tadi Kiran nyariin mama ya? " tanya Indri dan menatap Vita yang duduk dihadapan Derel.


"Iya, tapi dia lagi cuci piring ama Arshi dibelakang. " jawab Vita dan makan steak yang hendak dimakan Derel.


"Mas aku mau kita adopsi Arshi boleh? " tanya Indri membuat Arshi dan yang lain terkejut


"Mas sih boleh aja, tapi Arshi dan keluarga kita gimana? " tanya balik Arzya membuat Indri  bangkit lalu jalan menuju toilet kamar, dan sedikit membanting pintu. "Mampus gue ngambek dah ini. " sambung Arzya menatap pintu kamar.


"Papa sih bukannya iyain dulu, soal oma dan Oppa itu belakangan papa ganteng. " sahut Kejora ikutan kesel.


"Hey, hey bantuin papa Kejora. " balas Arzya dan bangkit lalu mendekati kamar dikasir.


"Bujuk sendiri, sapa suruh gak bilang ia. " ucap Kejora dan melipat tangan didada, Arshi mendekati pintu kamar.


"Tante udah dong ngambeknya, kalau tante gak ngambek Arshi nginep dua bulan dirumah tante lagi. " bujuk Arshi menatap pintu.


Jangan lupa like dan vote....