
"Boleh pacaran, asalkan dibuat agar kalian semua semangat belajar. Dan sama-sama sukses setelah itu terserah deh mau ngapain ngak larang, kami sebagai orang tua dukung kok paham Yusra dan yang lain juga. " sahut Arkya yang memang sudah berubah dan memahami semuanya.
"Paham om, ayah. " balas semua serentak dan Kinara pun tersenyum mengingat Icha menemuinya.
Kirana memejamkan mata sebentar, berniat untuk tidur tapi hanya sebentar. Yusra juga sedang menatap Kirana yang memejamkan matanya, Yusra baru sadar kalau kirana cantik dan dingin.
(Baru sadar kalau elo cantik Kiran. ) batin Yusra dan Arkya tersenyum mendengarnya.
(Coba aja taklikin anak om kalau bisa. ) balas batin Arkya dan tersenyum.
(Liat nanti om, pendekatan dulu ini aja udah galak banget. ) batin Yusra dan menoleh kearah Arkya.
"Kedip liat anak orang woi, masih ada bokapnya disini. " ucap Dammy dan membawa piring kotor kebelakang.
"Ka-kagak ada, gue liatin membuat jus kok. " sewot Yusra dan sedikit gagap.
"Deketin boleh, setelah elo putus ama Chia. " sahut Devan juga membawa piring kotor kedapur.
"Caranya gimana woi bantuin? " tanya Yusra sambil bantu beres-beres.
"Sory gue gak bisa bantu, sebab Chia sering masuk klub ntar gue dicambuk ama papa. " sahut Aska membuat Arkya tetawa.
"Sama gue juga, ogah disuruh pusp up lima ratus kali. " jawab Aldi dan mengelap meja.
"Dammy lo bisa gak bantuin gue? " tanya Yusra sudah menghela nafas, sebenarnya ia bisa tapi tak ingin kena cambukan juga dari sang papa.
"I want to help you, on one conditiion but. " sahut Kirana yang sudah membuka mata.
"What are the conditions? " tanya Yusra pasrah dan Kirana menyeringai, yang lain menelan susah payah air liurnya melihat wajah menyeringai Kirana.
"You treat me for two months, and work here for three months. How? " tanya Kirana menatap Yusra dan tersenyum.
"Okey, i will. But i'ts true, you help me, wants out if you lie. " jawab Yusra tak punya pilihan membuat yang lain menganga.
"Santai, gue bukan orang suka ingkar janji kak Yusra. " ucap Kirana dan mengepel lantai, dikuti yanh lain untuk bersih-bersih karena sudah sore.
MALAM PUN DATANG....
Dikediaman Arkya...
Arkya dan yang lain sudah selesai makan malam, Kinara membantu membersihkan meja sambil melihat kembarannya yang main game.
"Ya Ayah. " sahut Kirana dan meletakkan ponselnya.
"Kenapa kau mau membantu Yusra? " tanya Arkya dan minum air yang tadi.
"Ya gak tau, tiba-tiba pengen bantu aja Yah. " jawab Kirana dan menatap meja dirinya juga bingung sendiri.
"Ck, itu namanya elo perhatian ama kak Yusra. Dan itu disebut cinta pandangan pertama cie. " sahut Kinara yang jalan keruang tamu.
"Kagak Kinar, masak ia baru dua hari udah suka ngacok lo. " elak Kirana dan menghampiri Kinara diikuti yang lain.
"Terserahlah, yang penting gue udah kasi tau. " ucap Kinara dan menyalakan tv, ponselnya berdeting singkat pertanda chat masuk. "panjang umur nich anak. " sambung Kinara setelah melihat ponselnya.
📩Kak yusra.
"Kinar boleh gue minta nomor Kirana gak? "
Send.
^^^📩Dek Kinara.^^^
^^^"Kenapa gak minta tadi sih. " ^^^
^^^Send.^^^
📩Kak Yusra.
"Ya lupa, baru inget pas dirumah. Boleh gak sih? "
Send.
^^^📩Dek Kinara.^^^
^^^"Bentar, tanya dulu ama anaknya. " ^^^
^^^Send.^^^
Jangan lupa like dan vote ya gaes....