
...Mencoba untuk peka....
PAGI PUN DATANG....
...Tak mudah tuk akui......
...Bahwa engkau begitu berarti.......
...Tak juga kupungkiri.......
...Ternyata kaulah yang selalu dihati......
Dikediaman Verel dan Laras....
Laras sudah berada didadapur dan membuka kulkas sambil melihat isinya, hingga tak menyadari kehadiran sang putra yang sudah bangun dan duduk dimeja makan
"Astaga Devan bikin mama kaget aja sih, untung gak jantungan. " sahut Laras setelah menutup kulkas.
"Hmm maaf ma. " balas Devan murung membuat Laras bingung.
"Kau ini kenapa pagi-pagi udah manyun gak jelas? " tanya Laras dan menyiapkan sarapan.
"Pagi istri Mas, dan anak papa. " sapa Verel dan mencium pipi Laras.
"Pagi mas. " balas Laras dan Devan hanya diam tak menyapa balik sang papa.
"Hey kau ini kenapa? Itu wajah ganteng udah kusut aja? " tanya Verel dan Laras membawakan kopi untuk Verel.
"Gak papa kok pa. " jawab Devan lesu dan
"Dorr. " teriak Yusra dan yang lain mengejutkan ketiganya.
"Kampret lu pada, pagi-pagi udah bikin jantungan aja. " sewot Devan dan rambutnya diacak-acak Safira.
"Habis kita udah nunggu lu diluar, kagak muncul juga ya udah kita masuk aja Maaf ya om kami main masuk. " sahut Yusra mewakili yang lain.
"Gak papa kok, santai aja kali kalian udah sering kesini juga. Kecuali Kirana yang belum pernah," balas Verel dan minum kopinya.
...Kurasa sampai diujung jalanku.......
...Ooohh....oooo......
...Tempatku berhenti dan........
...Bernyanyi.......
"Tante masak apa? " tanya Safira dan mendekati Laras.
"Cuma buat sarapan aja, kalian udah sarapan kalau belum kita sarapan bareng aja. " jawab dan ajak Laras.
"Ehh gak usah tante, kami cuma jemput kucing aja mau diajak joging. " ucap Safira dan melirik Devan yang diam aja.
"Ya udah gue siap-siap dulu. " sahut Devan dan meninggalkan yang lain.
Setelah Devan bersiap mereka pun pamit, Devan dan para cowok balapan sampai ditaman kota. Para cewek jalan santai sambil menikmati udara dipagi hari, mereka pun sampai ditempat para cowok yang sudah belanja es krim
"Aduhh pegel kaki gue. " sahut Safira dan tepar dirumput, sambil meluruskan kaki.
"Ha'ah mana panas lagi, Aldi beliiin gue satu males jalan. " teriak Kejora.
Para cowok pun mendekat sambil membawa es krim, para cewek duduk dan meluruskan kaki. Para cowok membagikan untuk para cewek, tak sengaja tangan Devan memegang tangan Safira.
Deg...
Deg....
Kedua saling pandang beberapa menit, Safira tersipu dan Devan melepaskan tangannya dari tangan Safira.
...Jantung hatiku kuletakkan......
...Dijantung hatimu.......
...Kurekatkan erat dinadimu.......
...Mengalir didarahmu.......
(Asgata jantung gue mau copot, apa ini namanya jatuh cinta sama sahabat sendiri. ) batin Devan dan memakan es krimnya.
(Jantung gak normal ini, mau lompat dari tempatnya ini tiap kali liat si kucing. ) batin Safira dan menenangkan jantungnya.
"Sekarang ngapin lagi? " tanya Kirana dan menatap yang lain.
"Kagak tau dah, gue masih pegel ini. " sahut Kejora dan mengelap mulutnya dengan tisu.
"Tupai ini masih belepotan tau. " ucap Aldi dan membersihkan ujung bibir Kejora.
Deg...
"Ehmmm dunia milik berdua sisanya ngontrak. " sahut Dammy dan membuat keduanya salah tingkah.
"Damm liat gara-gara lo mereka salah tingkah tuh. " sewot Aska dan Kinara serempak, lalu saling pandang.
"Ehmm Kiran! " panggil Yusra dan meraih tangan Kirana sambil mengelusnya.
"Ya. " sahut Kirana dan yang lain memilih jalan-jalan disekitar taman kota.
"Apa kita pantas bersama kan secara tidak langsung orang tua kita berteman dari sekolah? " tanya Yusra dan menunduk.
"Tentu saja Yusra, aku mencintaimu tulus bukan karena orang tua kita. Jadi jangan mikir hubungan ini karena orang tua kita, tapi karena kau tulus padaku. " jawab Kirana mengelus pipi Yusra.
"Bolehkan panggil sayang? " tanya Yusra dan Kirana merona.
"Ya boleh kok. " jawab Kirana singkat dan yang lain pun mendekat.
"Ayo cari makan laper gue. " ajak Devan dan Yusra meraih tangan Kirana mereka pun jalan mencari tempat makan.
...Dan terbelenggu tak pernah.......
...Lekang oleh waktu.......
...Semakin merekat dipelukmu......
...Hingga akhir aku.......
Jangan lupa like dan vote.....