Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 44



"Gu-gue mau lo balikin cowok gue, yang meninggal gara-gara elo patah hati tau gak sih. Gue cinta sama dia, dan teganya lo hancurin hatinya Cha. " jawab Lilis.


"Cowok lo yang suka? Apa Rafa? " tanya Icha dan melepaskan plintirannya.


"Iya, dia yang gue suka. Tapi dia naksir lo Cha," jawab Lilis kesal.


Deg...


"Hah astaga, besok gue kasih semua jawaban yang lo minta. Sekarang lo pulang dan jangan muncul didahapan gue lagi, dan jangan memfintah gue. Kalau elo masih cari masalah gue, akan patahin kaki untuk selamanya. " ucap Icha, Lilis pun pamit dan minta maaf.


MALAM PUN DATANG......


Dikediaman Icha....


Icha dibaringkan disofa ruang tamu, untuk mengeluarkan peluru yang ada dibahu kanan Icha. Ratih membuka lebar luka Icha, dan memasukan dua jarinya yang berisi sumpit.


"Aaa tante sakit. " teriak Icha dan air matanya mengalir.


"Sabar, tante sudah pelan-pelan. Atau kau dibius saja. " sahut Ratih membuat Arkya menggenggam tangan Icha memberi semangat.


"Ngak usah, cepat keluar pelurunya. Ini sangat sakit. " balas Icha dan Ratih pun mulai mengeluarkan peluru dengan hati-hati.


"Stttt, aaaaaa.... " teriak Icha saat peluru sudah berhasil dikeluarkan.


"Sudah sayang, pelurunya sudah keluar. " sahut Sonya dan mengelus kepala putrinya.


Ratih membersihkan darah yang dibahu Icha, lalu melilitkan perban agak tak terbuka lebar.


"Jangan digerakin dulu ya Cha, hah padahal besok kau ada operasi jantung. Tapi malah sakit," ucap Ratih dan Icha duduk dibantu Arkya, Arzya, Anji dan Taufan sedang mabar.


"Icha gak mau melakukan operasi jantung lagi tante. " balas Icha membuat Taufan menatap Icha.


"Kenapa Cha? " tanya Taufan dan menaruh ponselnya.


"Icha gak memiliki hak apa pun, aku dihormati karena tunangan dengan Arkya. Bukan sebagai dokter, dan Kak nia juga memilih keluar negeri untuk operasi jantung. Padahal Icha sudah memiliki donor jantung yang sembilan puluh persen akan sembuh, tapi icha dibuat kecewa om. " jawab Icha dan Sonya langsung memeluk putrinya.


"Icha jangan bilang kau ingin putus dengan Arkya. " sahut Anji.


"Pernah Icha berniat kesitu, tapi ini gak ada hubungannya pa. " balas Icha Arkya mengelus kepalanya.


"Jadi kau tetap gak mau ya Cha? " tanya Ratih hati-hati.


"Kapan operasinya? " tanya Icha balik dan menggenggam tangan Ratih.


"Hari minggu pagi setelah kesehatannya sembilan puluh persen Cha. " jawab Ratih dan berharap Icha mau.


"Baiklah, Icha aakan lakukan. Tapi besok berikan semua datanya pada suster Lili, karena dia yang akan Icha pilih sebagai suster pendamping. " ucap Icha.


"Oke, dan satu lagi Arkya dan Arzya akan jadi abang. " balas Ratih membuat yang lain terkejut.


"What adik? " tanya semua serempak.


"Iya, kenapa emangnya kan mas juga ingin punya anak cewek. Jadi aku buka kbnya dua bulan lalu." jawab Ratih.


Taufan langsung memeluk Ratih,"makasi ya sayang, akhirnya punya baby lagi. " sahut Taufan dan memgelus perut rata Ratih.


"Hore punya adik, bisa diajak ribut haha. " ucap Arzya mendapat lemparan bantal dari Arkya dan Icha.


"Heh, lo tuh ya ngeselin banget. " balas Icha dan Arzya meleletkan lidahnya.


Aksi kejar-kejaran pun terjadi membuat semua tertawa, kecuali Arkya yang diam menatap Icha yang tertawa menjaihili kembarannya.


(Aku tak sanggup bila jauh darimu sayang, tolong batalkan kuliahmu keluar negeri. ) batin Arkya dan mereka pub pqmit pulang.


Akhirnya selesai juga....


Maaf lama ya gaes...