Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 28



"Saya permisi pak. " ucapnya dan melenggang pergi.


(Pak Taufan lo gak akan lolos dari gue, saat gue kita liat tanggal mainnya. ) batin Sekertaris.


(Jangan macam-mcam kau dengan ayah saya, kalau anda ingin bekerja diperusahaan. ) balas batin  Arkya dari sekolah.


Taufan menatap ketiga temannya yang menatapnya dengan tatapan mencurigakan, membuat Taufan merasa risih.


"Pak lo gak tergodakan dengan penampilannya itu? " tanya Anji membuat Taufan terkejut.


"Se-sedikit. " jawab Taufan dan Taufik mengenggelengkan kepalanya.


"Wahh parah ya lo, pecat aja kalau gitu. Inget anak lo disekolah dan bini dirumah sakit kerja. " sahut Tio menggingatkan Taufan.


"Gue minta saran ama lo pada. " balas Taufan dan menatap ketiganya.


"Apaan? " tanya Anji dan memainkan ponselnya.


"Kado terindah buat sikembar apa ya, kan minggu depan dia ulang tahun? " tanya Taufan dan bangkit dari kursinya dan duduk disamping Taufik.


"Adik perempuan. " jawab Taufik cepat dan menatap kembarannya.


"Tapi tanya Ratih dulu mau kagak, punya anak lagi. " ucap Tio dan menatap Taufan.


"Moga aja mau, yuk kantin udah makan siang. Dan habis itu kita kerumah sakit. " ajak Taufan dan bangkit, ia menyambar ponselnya lalu jalan keluar diikuti ketiganya.


SIANG PUN DATANG...


Dirumah sakit.....


Sonya dan Ratih ada didalam ruang rawat Icha, mereka berencana memberi Arkya kejutaan. Asifa, Chika, Rosa juga datang, restoran ditutup sementara.


"Icha bener mau kasi Arkya kejutan? Kalau dia jantungan gimana? " tanya Sonya masih ragu.


"Iya mamaku, dokter Ratih mau bantu kan? " tanya Icha lirih, masih belum pulih.


"Iya tante bantu kok oke, mereka sedang diperjalanan. Ayo Sonya kita berakting. " jawab Ratih dan menarik tangan Sonya.


Sonya duduk didepan ruang rawat Icha, menunggu sang suami. Arkya dan yang lain datang dengan sedikit lari, mereka melihat kedalam ruang rawat Icha yang ditangani Ratih.


"Icha drop lagi Laras, tante takut terjadi sesuatu sama dia. " jawab Sonya panik dan melirik kearah Arkya yang menatap ruang rawat Icha.


"Hemster jangan tinggalin gue, gue sayang sama lo. " sahut Arkya dan Arzya mengelus bahu kembarannya.


"Gue yakin Icha pasti kuat. " balas Arzya dan Arkya mengangguk, lalu bersandar disamping ruang rawat Icha.


Beberapa saat Ratih keluar, dengan cepat Arkya mendekati bundanya. Sonya dan Anji juga menghampiri Ratih yang baru datang, diikuti dengan Tio, Taufik, dan Taufan.


"Gimana keadaan Icha ma? " tanya Arkya was-was.


Ratih menggeleng dan menunduk,"Icha ninggalin kita semua selamanya. " jawab Ratih dan para cewek pun menangis didekapan sang kekasih.


"Ti-tidak mu-mungkin, Ic-icha ninggalin Arkya. " sahut Arkya dan menerobos masuk, dengan cepat ia memeluk belahan hatinya yang dingin. Para cewek juga masuk dan memeluk tubuh Icha, sambil menangis senggukan.


"Icha bangun, lo tega banget ninggalin gue Cha. " omel Vita dan mengguncang kaki Icha.


"Ichaaa, lo harus bangun. " sahut Indri dan memeluk tubuh Icha.


"Cha lo bangun donk, kalau elo bangun gue janji mau kemo Cha. Gue minta maaf udah gak percaya kalau elo itu dokter cilik. " ucap Laras masih senggukan.


"Hemster gue yang cantik, bangun ya gue kangen senyuman lo. " balas Arkya dan menangis.


Icha yang tak tahan melihat sahabatnya menangis, langsung membalas pelukan sahabatnya.


"Woi bangun gue sesak ini, lo pada mau bunuh gue. " teriak Icha lirih, membuat semuanya terkejut dn melepaskan pelukannya.


"Kejutaan. " teriak Ratih dan sonya diikuti para suami.


"Hiks, hiks, kapan lo dasar Cha. Kenapa lo gak kasi kita kabar? " tanya Vita dan nangis.


"Lebay lo, udah jangan nangis gue udah sadar dari Arkya berangkat kesekolah. " jawab Icha dan meraih tangan Arkya, lalu menciumnya.


"Lo kasih kejutan kelewatan Cha, buat orang jantungan tau gak. " sewot Derel dan merangkul pinggang Vita.


"Gue udah kasi kabar tau, tapi kalian abaikan. " balas Icha dan menatap Arkya yang diam.


Jangan lupa like dan vote ya gaes....