
"Yang dari kapan kau puitis kayak gitu? " tanya Safira dan Devan malah tersenyum.
"Sejak liat tatapan aa Raka buat si usil itu berbeda sayang, masa lo pada gak peka sih? " tanya Devan dengan yang lain.
"Gue bisa liat tatapan aa Raka ke Kinara berbeda. " sahut Kirana dan menatap yang lain.
"Oh ya sayang tadi kau mau nanya apa? " tanya Yusra dan menatap Kirana.
(Kalau gue tanya kapan ngajak tunangan, ntar gue dibilang murahan lagi. ) batin Kirana.
"Emm ngak jadi sayang, ayo gaes kekelas. " jawab Kirana dan bangkit dari duduk, lalu keluar kantin diikuti yang lain.
Dikelas kedokteran...
Kinara dan Raka duduk berjauhan, lalu Raka diam-diam melirik Kinara yang mengeluarkan bukunya dan Dammy pun duduk didepan Kinara.
"Nar! " panggil Raka dan membuat keduanya menoleh.
"Kenapa kak? " tanya Kinara dan menatap Raka sambil tersenyum.
"Ntar lo balik sendiri dulu ya, gue gak bisa nganter lo pulang. " jawab Raka dan senyuman Kinara perlahan pudar.
"Oh itu, kagak papa dan soryy ngerepotin lo mulu kak. Besok-besok gue bawa mobil aja, kalo lo nganter gue mulu ntar tunangan lo ngamuk lagi. " ucap Kinara dan mengalihkan pandangannya dari mata Raka.
"Bu-bukan soal itu juga Nar. " bantah Raka dan dosen pun masuk.
2 Jam kemudian....
Kelas Kinara masih sedikit belajar dari tadi Raka memerhatikan wajar Kinara yang pucat, dosen pun juga membereskan bukunya dan mengambil buku yang dimeja lalu keluar kelas. Kinara dan Dammy juga keluar kelas disusul yang lain, kelas lain juga keluar Raka masih bisa melihat cincin Aska melingkar dijari manis sebelah kiri Kinar.
...Masih ku ingat semua.......
...Janji yang pernah......
...Kau ucap kau tak......
...Akan meninggalkan diriku......
Kinar duduk disamping Kirana yang menatap siswa yang lain main basket, Kinara pun bersandar dibahu saudarinya sebari menatap Safira, Arshi dan Kejora main voly bersama para cowok.
"Ran lo tau gak pacar kak Raka siapa? " tanya Kinara membuat Kirana melirik adiknya.
"Aa Raka jomblo dek, dan kakak larang untuk pacaran. " jawab Kirana membuat Kinara menatap kembarannya, dan Yusra berdiri dibelakang Kinara dengan enam minuman.
"Kalau serius menjalin hubungan kenapa mesti pacaran dulu, langsung lamar aja biar gak disambar sama yang lainkan? " tanya balik Kirana membuat Yusra tersenyum.
"Iya sih, oh ya mulai besok gue bawa mobil punya oma aja kak. " jawab Kinara dan Safira serta yang lain pun mendekat.
...Namun semua berubah......
...Saat kau kenal dengannya.......
...Sering kali kamu menyakiti hatiku.......
"Kenapa? Kak Ojol lo kemana? " tanya Yusra dan menyerahkan minum yang lain.
"Makasi abang Yus. " sahut Kejora dan Arshi serempak.
"Hmm dia bukan kak Ojol gue lagi bang, mungkin pacarnya ngambek. " jawab Kinara tersenyum miris.
SIANG PUN DATANG....
Kediaman Arkya....
Kinara benar-benar pulang jalan kaki, tapi Minato datang dan mengantarnya kerumah. Kirana juga sudah dirumah dan menuruni tangga, dan melihat Kinara naik tangga dengan wajah murung.
...Kemanakah hatimu yang dahulu.......
...Yang selalu mencintai aku?......
...Dimanakah dirimu yang dahulu......
...Yang selalu menyayangi aku?.......
"Dek lo udah nyaman ama Aa Raka? " tanya Kirana menghentikan langkah sang adik.
"Jujur gue nyaman kak, tapi untuk mencintai gue butuh waktu kak. " jawab Kinara dan menaikkan kakinya keanak tangga.
"Apa lo tau kenapa Aa Raka ngindarin lo? " tanya Kirana dan Kinara menghela nafas.
"Dia cemburu liat cincin pemberian Aska masih gue pakek, gue juga butuh waktu untuk melepaskan Aska kak. Dan jangan bilang sama dia ya, lo bikin panik juga terserah. " jawab Kinara dan melanjutkan langkahnya menuju kamar.
Jangan lupa like dan vote...