Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 89



"MACAN BIRU KUMPUL DITEMPAT PERNIKAHAN SEKARANG JUGA. " teriak Icha membuat para ibu menganga.


Seketika pasukan macan biru berbaris dengan pakaian seperti Icha, Bintang, Keyla dan Kesya juga ikut bergabung. Disusul dengan macan putih yang memang memakai pakaian serba putih dan lambang macan dipunggung, Arkya sendiri memakai jubah panjangnya membuat Icha terpana.


"Ketua kedip liat ketua Arkya terlihat lebih tampan dengan jubahnya. " sahut Kesya membuat semua terkekeh, Icha hanya melihat kearah lain ya pasti malu lah.


"Ahaha ketua Icha ayo turun. " ucap Bintang dan mengandahkan tangannya keatas.


"Ngak mau, malu tau. " balas Icha dan Arzya mendekat sambil menggoyangkan kursi yang diduduki Icha, membuat Icha terkejut dan langsung terhuyung kesamping.


Dengan cepat Arkya menamkap tubuh, akhirnya Icha jatuh kepelukan Arkya. Yang tadi dia biar untuk berniat untuk melompat, tapi telat keburu didorong Arzya.


Keduanya saling tatap, Arkya tersenyum tipis mendengar detak jantung Icha.Keduanya melepaskan pulukan, Arkya menatap anggotanya yang menunggu dirinya berbicara.


"Ehemm, aku sebagai ketua pertama dan adik dari abang Rayen, abang Vino dan Vian. Dengan berat hati aku mengeluarkan kalian bertiga secara terhormat. " sahut Arkya membuat semuanya terkejut.


"Kenapa secepat ini ketua? " tanya Lian yang baru kembali dari Swis.


"Karena mereka sudah menikah dan melepas masa lajang, aku juga berat tapi ini yang terbaik. Sesuai dengan aturan yang kita buat, setiap anggota yang sudah menikah diumur 27, 28, 26 aku keluarkan secara terhormat. " jawab Arkya menatap anggotanya.


"Kami semua setuju ketua. " ucap semuanya serentak.


"Ketua Icha! " panggil Arkya dan menghadap Icha.


"Ya Ketua Arkya. " sahut Icha sedikit tersenyum geli memanggil nama.


Arkya mengulurkan tangan untuk bersalaman, Icha mendekat dan jubah Icha langsung menjuntai kebawah dan Icha memakai topeng biru lalu membalas jabat tangan Arkya.


"Aku macan putih mengulurkan tali persahabatan dengan Macan Biru. " ucap Arkya datar.


"Aku macan Biru menerima tali persahabatanmu macan putih. " balas Icha dan semua orang bertepuk tangan.


Jubah putih Arkya menjadi corak api biru, dan memakai topeng putih dan biru. Serta sepatu putih anggota lain menjadi putih bercorak api biru, penampilan Arzya juga berubah sama seperti Arkya cuma sedikit berbeda. Dibagian punggung lambang macan menjadi biru, serta memakai topeng putih corak Biru.


"Wahh ini sungguh keren, tapi kok gue juga kena sih ketua Icha? " tanya Arzya bingung.


"Tanya ama kembaran lo ketua Arzya. " sahut Byakugan yang duduk santai dilantai.


Icha melepaskan jabat tangan, dan jalan mendekati anggotanya dengan menghela nafas.


"Macan biru! " panggil Icha singkat dengan wajah sedikit sedih.


"Ya ketua. " sahut semuanya menatap ketuanya yang sedih.


"Baiklah ketua, kami menerima keputusan ketua. " balas Zaza dan menatap Icha.


"Aku mengistirahatkan kalian semua dari misi, dan yang ingin mengejar cita-cita kalian silakan aku tak melarang. Tapi aku mendukung kalian semua, yang penting tidak mencoreng namaku sebaga ketua kalian dan anggota kita. " ucap Icha berat hati, hampir semua anggota macan biru menangis.


"Ta-tapi ti-tidak bu-barkan? " tanya silengli yang sudah gagap dari lahir.


"Tidak Lengli, kita masih bisa berkominukasi. Lengli sini ada yang ingin aku tanyakan. " jawab Icha.


Seseorang keluar dari barisan, dan jalan pincang mendekati Icha. Setelah dekat Icha membantunya naik Altar, macan putih merasa prihatin dengan kondisi lengli.


(Lengli? Apa dia adikku? ) tanya batin seseorang.


(Kenapa Ken?) tanya balik batin Arkya yang meliriknya.


(Dia mirip adikku yang hilang ketua. ) jawab batin Ken.


"Lengli kau masih punya cita-cita bukan? " tanya Icha setelah keduanya dialtar.


"Ma-masih ke-ketua, ta-tapi ka-kalau ketua tak i-izinkan gak pa-papa. " jawab Lengli.


"Aku ketuamu mengizinkanmu kuliah keprancis untuk jadi pengacara yang hebat, dan bawa uang bekalmu itu. " ucap Icha membuat yang lain terkejut.


"Aku membantahnya ketua Icha. " sahut seseorang dari macan putih, dia adalah Kenzo abang Lengli.


Kenzo keluar barisan dan jalan mendekati Icha,"aku tak mengizinkan dia pergi sendiri, kalau boleh aku ingin menemaninya. " sambung Kenzo lagi.


"Abaaaang Ke-kenzo. " teriak Lengli dan lari kepelukan sang kakak membuat semuanya terkejut, kecuali Arkya, Icha dan Byakugan.


"Hey prinses abang yang dulu masih abang gendong, sekarang sudah sebesar ini dan makin cantik meski kurang suara yang sempurna. " ucap Kenzo mengelus punggung Lengli.


"Le-lengli ka-kangen  a-abang Ken. " balas Lengli melepaskan pelukannya.


"Abang juga kangen kau adik Aa yang manja, kau yakin ingin menjadi pengacara? " tanya Kenzo.


"Hmm ya-yakin Aa, bo-bolehkan? " tanya Lengli balik dan Kenzo menatap Arkya dan Icha meminta pendapat.


Arkya meraih pinggang Icha, membuat Icha tersenyum"izinkan saja, tapi tidak berangkat besok. Masih banyak yang dipersiapkan. " sahut Icha.


Akhirnya selesai juga....


Maaf kalau ngebosenin.....