Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 12



"Enggak ada kok, kenapa Ar? " tanya Taufan singkat.


"Enggak papa kok yah. " jawab Arkya dan jalan kemeja kasir, lalu tamu tak diundang datang.


"Apa kabar musuh gue? " tanya Nian, dan Arkya menatap Nian dengan tatapan dingin.


"Baik, mau apa lo kesini hah? " tanya dingin Arkya membuat yang lain merinding, termasuk Taufan.


"Santai, gue cuma kasi tau. Kalau anak buah lo yang diamerika udah gue singkirin semua, jadi hanya tinggal lo doank. " jawab Nian.


"Cih, lo pikir gue percaya gitu aja. Gak sama sekali. " ucap Arkya ketus.


"Ya udah kalau lo gak percaya, dan satu lagi gue nantang lo balapan motor ditaman kota malam minggu. Bye  musuhku. " pamit Nian, dan Leo serta Lian datang dengan ngos-ngosan.


"Ketua tuh bocah ngapain kesini? " tanya Lian dan melihat Nian keluar restoran.


"Ngakin balapan motor lagi. " jawab Arkya.


"Lagi? Maksudnya kalian udah pernah balapan sebelumnya? " tanya Taufan dan menatap Arkya.


"I-itu, nanti ku jelaskan dirumah. " jawab Arkya dan menggaruk tekuknya yang tidak gatal.


"Ya udah, Ayah kekantor lagi ada meting. " pamit Taufan, diikuti yang lain kecuali Ratih masih duduk.


"Cha lo mau kan ikut? " tanya Vita sambil membujuk Icha.


"Gue gak mau. " jawab Icha dan makan dengan cepat.


"Lo minta apa oke gue kabulin dah, jangan aneh-aneh tapi. " sahut Arkya membuat Icha tersenyum mendengar tawaran Arkya.


"Nah gitu donk My Ketosku, oke gue mau ikut jadi sekarang lo masak buat gue. " balas Icha.


"Oke. " ucap Arkya dan jalan kedapur, Icha makan dwngan cepat. Ratih hanya menatap keduanya.


Arzya duduk dipojokan, dan memainkan ponselnya untuk menghubungi Laras.


My Love💞.


"Yang sini duduk sama aku, bawa cemilan ya. "


Send.


^^^Loveku💞.^^^


^^^"Oke, bentar ya sayang. " ^^^


^^^Send.^^^


Laras bangkit dan membuat jus, lalu membawa Steak lalu duduk disamping Arzya. Dan Ratih melihat itu Arkya juga datang dengan dua steak dan dua jus.


"Lo gak isi obat pencuci perutkan Ketos? " tanya selidik Icha.


"Dari pada gue lakuin itu, mending gue cium tuh mulut. Bukannya makasi, malah nuduuh. " jawab Arkya ketus.


Icha memakan makasakan Arkya, dan ia terkejut karena Icha tak meyangka kalau Arkya bisa masak.


MALAM PUN DATANG...


Dikediaman Anji....


Icha duduk dibalkon kamarnya, sambil memetik gitar senyuman terukir diwajah cantiknya.


"Anak mama kenapa? Cengar-cengir kayak gitu naksir anak orang ya? " tanya Sonya dan duduk disamping Icha.


"Masak, oh ya menurutmu Arkya gimana Cha? " tanya Sonya dan memetik gitar.


"Ngeselin, songong, sok ganteng dan sombong. " jawab Icha dan ponselnya berdering pertanda chat masuk, dengan cepat ia membukanya.


(Panjang umur banget lo ketos. ) batin Icha.


Ketos resek.


"Besok gue jemput ya, jangan kesiangan. "


Send.


^^^Hemster.^^^


^^^"Tumbenan lo mau, biasanya kagak. Gak usah aja, besok gue dianter nyokap. "^^^


^^^Send.^^^


Ketos Resek.


"Ya karena lo mau duet ama gue. "


Send.


^^^Hemster.^^^


^^^"Owch, kapan persiapan kelas tiga? " ^^^


^^^Send.^^^


Ketos Resek.


"Tinggal 2 minggu kali. "


Send.


"Cha mama tinggal dulu ya, capek dan jangan tidur larut malam. " ucap Sonya.


"Eh iya ma, tutup pintunya ya ma. " balas Icha dan Sonya bangkit lalu keluar kamar Icha.


^^^Hemster.^^^


^^^"Owch, gue mau tidur. " ^^^


^^^Send.^^^


Ketos Resek.


"Oke. "


Send.


Chat pun berakhir, Icha menyimpan Gitar dan jalan menuju ranjang. Ia pun melemparkan tubuhnya diranjang, sambil menatap langit-langit kamar yang berwarna biru tua.


(Kok gue selalu gagap ya, kalau ngomong ama tuh anak. ) batin Icha dan memejamkan mata.


Akhirnya selesai juga...


Jangan lupa vote ya