Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 161 season 2



"Aduhh, sakit lepasin kak malu diliatin. " teriak Kinara dan Kirana melepaskan jewerannya.


"Rasain tuh, sapa suruh lo gak telfon sih. " sahut Kejora dan Kinara mencomot somay yang dipiring Kejora.


"Gue malu bilang ama lo, kalau uang cas gue abis. " balas Kinara dan Yusra menatap si kembar.


"Lo kenapa sih Yus? " tanya Arshi dan makan sotonya.


"Kagak papa kok. " jawab Yusra dan minum jusnya.


"Nar gue mau tanya ama lo boleh? " tanya Devan dan menatap Kinara yang minum jus milik Kirana.


"Boleh kok, tanya aja kali. " jawab Kinara dan memainkan ponselnya.


...Tahukah kau?...


...Ku bangun ilusi dalam hati......


...Dalam pikiran yang membentang......


...Seakan menembus awan......


"Tapi lo jangan marah ya Kinar kalau gue tanya ini. " sahut Dammy membuat yang lain menatap Dammy langsung.


"Tanya aja kenapa, gue penasaran tau gak sih lo. " sewot Kirana dan makan lagi.


"Nar kalau suatu saat nanti, gue dan yang lain ngajak temen cewek lo tunangan apa lo kesinggung? " tanya Devan was-was.


"Haha, tentu kagak. Liat lo bahagia gue juga ikut bahagia kali, gue malah seneng sahabat gue diiket dengan namanya tunangan. " jawab Kinara membuat yang lain tersenyum.


"Bener gak papa, kalau abang dan yang lain tunangan duluan? " tanya Yusra memastikan.


Kinara menggeleng,"kagak bang, lo pada boleh tunangan duluan dengan syarat tapi. " jawab Kinara.


"Apaan syaratnya? " tanya para cowok serempak membuat para cewek terkekeh.


"Kompak bener lo pada. " sahut Safira dan melihat kearah para cowok.


"Ya kan penasaran gitu, apa syaratnya Kinara? " tanya Yusra dan menatap Kinara.


"Nanti aja, yuk masuk kelas. " jawab Kinara dan bangkit lalu keluar kantin.


Chia dan Anggel menghadang Kinara keluar kantin,"weh mau kemana lo penyebab pacar gue mati. " ucap Anggelia.


Kirana dan yang lain membayar makanan, langsung mendengar keributan yang dibuat Chia dan menghampiri sang adik.


"Gak usah munak, lo kan yang halangin Aska buat berobat sampai anfal. " sahut Chia dan hendak melayangkan tamparannya ke pipi Kinara.


Kirana menahan tangan Chia yang akan, menampar Kinara dengan tatapan dingin.


"Jangan lo sentuh adek gue, dan satu hal Aska pergi karena dia terlalu cinta sama adek gue dan gak mau jadi beban buat keluarga. Jadi dia memilih ninggalin adek gue, paham lo. " ucap Kirana dan menghempaskan tangan Chia.


"Bener tuh, dia udah disurga. " sahut Safira dan menarik tangan Kinara untuk keluar kantin diikuti yang lain.


...Biarkan omongan orang........


...Aku tergila-gila khayalan.......


...Cinta yang'ku perjuangkan........


...Ilusi pun jadi nyata.......


Sementara direstoran....


Kinan sudah menjelma jadi manusia, dan mendorong pintu masuk restoran serta menatap para pelanggan yang mulai keluar. Ia masuk kedalam kasir lalu duduk dilantai samping Laras yang menghitung uang, Ghia melihat Kinan duduk dilantai dengan wajah lelah dan membuatkan Kinan jus.


"Kinan kenapa disitu? Ayo berdiri sayang duduk dikursi. " tanya Vita dan Kinan menatap Vita yang jongkok dihadapannya.


"Emm gak usah tante, disini aja. " jawab Kinan dan tersenyum.


"Nih minum kau pasti lelah kan? " tanya Ghia dan menyodorkan jus, dengan ragu Kinan menerima jus dari Ghia.


"Sedikit tante, makasi tante. " jawab Kinan dan meminum jus dari Ghia hingga setengah.


"Kinan dari mana aja kenapa baru kesini sayang? " tanya Vita dan duduk dihadapan Kinan.


"Emm Kinan baru pulang dari jalanin misi tante. " jawab Kinan dan tersenyum.


"Udah makan? " tanya Laras dan ikut jongkok disamping Kinan.


"Hehe belum tante. " jawab Kinan dan nyengir,  Laras dan yang lain terkekeh.


"Mau tante buatin Kinan? " tanya Vita dan tak menyadari kedatang Icha.


Jangan lupa like dan vote....