
"Sakit kampret, iya heran aja gitu soalnya tadi pagi ribut ama dia soal memanggil panggilan sayang Dev. " balas Aska dan Kinara sudah kedapur untuk masak ditemani Laras.
"Bener tuh, sampek nangis Kinarnya Kya. " kompor Derel dan Arkya serta Kirana menatap Aska dengan tatapan dingin.
"Elo bikin adek gue nangis lagi, gue pincangin kaki lo itu. " ancam Kirana membuat para cowok menelan ludahnya susah payah.
"Kalau kau berani kecewain Kinara, ucapkan selamat tinggal om bakalan kirim dia ke luar negeri. " ancam Arkya membuat Aska merinding.
"Iya janji gak bikin nangis lagi kok. " ucap Aska dan Kinara datang sambil membawa nampan berisi kepiting.
"Pesanan datang, silakan dicoba. " sahut Kinara dan menata makanan Aska dimeja.
"Makasi sayang, aku coba makasanmu ya. " ucap Aska dan mencoba masakan Kinara yang memang enak.
"Enak gak sayang? "tanya Kinara dan Aska memgangguk.
"Enak banget sayang, kau mau coba gak sayang? " tanya Aska dan menyodorkan sendok kearah Kinara yang berisi nasi serta kepiting.
"Aku coba ya sayang. " jawab Kinara dan menerima suapan dari Aska.
"Ehmm dunia milik berdua sisanya ngontrak. " ledek Kejora membuat Kinara salah tingkah.
"Lo kalau ngiri cari pacar sana. " sewot Aska membuat para ayah geleng-geleng.
"Devan ntar lo sibuk kagak? " tanya kejora dan bangkit sambil membereskan gelas.
"Kagak kayaknya, kenapa Jora? " tanya Devan dan ikut memberekan piring kotor.
"Ntar malem lo kerumah ya, ajarin gue fisika lo kan pinter soal fisika. " jawab Kejora dan menatap Devan.
Devan juga membalas tatapan Kejora, membuat jantungnya berdebar melihat mata teduh Kejora. "Oke sekalian gue ngerjain tugas ntar, gak gratis tapi ya. " canda Devan dan jalan kedapur.
"Dev lo ngak iklas ngajarin gue. " ucap Kejora dan mengembungkan pipinya.
"Ihh ambekan, canda kali gak mungkin gue peres sahabat cantik gue. " balas Devan dan mencolek dagu Kejora.
"Rasain tuh dah ngambek, bujuk sendiri ya. " sahut Dammy dan mengepel.
"Kya gimana soal dokternya? Ikuti saran yang lain apa gimana? " tanya Derel dan menatap Arkya yang berdiri diuang kasir.
"Ikut saran yang lain aja, ntar gue suruh Leo bikin formulirnya. " jawab Arkya dan menghitung uang.
MALAM PUN DATANG.....
Dikediaman Arzya...
Devan sudah ada dirumah Kejora untuk mengajari Fisika, Kinara juga ikut ditemani Kirana yang membawa mobil Arkya. Arshi sedang main ps bersama Arzya, Indri membawa cemilan serta minuman.
"Hore papa menang, Arshi kalah lagi dan ayo cepat pijitin papa lagi. " sorak Arzya mengagetkan yang lain.
"Ihh papa curang tau, main star duluan. " ucap Arshi tak terima dengan wajah cemberut.
"Mana ada, kau tuh yang lambat Arshi Raindri. " balas Arzya dengan meyebut nama lengkap Arshi yang baru.
"Papa sama Arshi kalian berisik tau ngak sih. " sahut Kirana dengan datar.
"Udah lo mendingan sini aja dah ya, adu mulut sama papa gak bakalan kelar. " larai Kejora dan masih fokus menulis.
Kirana memainkan ponselnya sesekali tersenyum tipis, melihat foto dirinya serta Yusra diambil pas tadi pagi dan
Cekrekk..
...Grup Ganteng dan Cantik....
...Arshi mengirim kegrup....
Arshigesrek.
"Gaes liat siapa yang gue fotoin itu. "
Send.
^^^YusraKetos.^^^
^^^"Wah cantiknya, ngapain dia dirumah lu? "^^^
^^^Send.^^^
^^^DammyGanteng.^^^
^^^"Hui si cewek kutub, bisa senyum juga ternyata ya. " ^^^
^^^Send.^^^
^^^AskaBiawak.^^^
^^^"Tumbenan dia senyum, biasanya kagak. " ^^^
^^^Send.^^^
^^^Devangakpeka.^^^
^^^"Nah lo, nich bocah kenapa disini dah. "^^^
^^^Send.^^^
ArshiImut.
"Ulah gue itu, dada gue mau tidur. "
Send.
Chat pun berakhir dan Kinara, Kirana serta Devan pun pamit pulang karena sudah jam delapan. Arshi dan Kejora mengantar sampai pintu, keduanya kembali masuk setelah ketiganya masuk mobil dan Devan membawa motor.
Akhirnya selesai juga....
Jangan lupa vote ya gaes...