Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 86



"Ehh, aku lupa maafkan aku kutub. " balas Icha dan terkekeh.


"Ihh lucunya, jadi pengen pelihara. " sahut Vita mengelus hemster yang dikeluarkan dari kandang.


"Oh ya untuk yang lain juga ada, habis resepsi aku bagi jadi sabar aja. " ucap Derel refleks membuat para cewek memeluk Derel hingga jatuh.


"Makasi abang Derel, baik dech. " balas para cewek kecuali Icha.


Setelah acara pelukan itu mereka mulai membersihkan sisa riasan yang dipakai riasan, setelah selesai mereka bersepuluh duduk melingkar dan memainkan gitarnya.


"Kalian gak ngampus? " tanya Derel memetik gitarnya.


"Enggak, bolos sehari gak bikin nilai jelek. " sahut Verel dan memainkan gitarnya.


Jreng....


Jreng...


"Jantung hatiku, kuletak dijantung hatimu. " ucap Vita sambil bertepuk tangan.


"Beruntung banget lo balik bisa denger Vita nyanyi. " bisik Indra yang duduk disampung Derel.


"Gue juga penasaran ama suara dia. " balas bisik Derel dan Byakugan mendekati pintu masuk otomatis.


"Ketua ini pintu boleh diriaskan, kalau kaca aja terlalu polos. " izin Byakugan dibelakangnya ada Ratih yang mengikuti sang suster.


"Boleh Bya, awas dibelakangmu ada majikanmu itu. " sahut Icha sedikit teriak dan Byakugan melihat kebelakang ternyata Ratih berdiri sambil mengelus perutnya.


"Emang dia rias pakai apa Cha? " tanya Indri yang wajahnya sudah seperti semula, meski sedikit berbekas.


"Liat aja sana, kalau pemasaran. " jawab Icha dan benar saja, empat sahabat itu meninggalkan Icha dan Arkya untuk melihat Byakugan.


"Hmm. " sahut Icha dan melihat tingkah pujaannya.


"Aku minta maaf, kalau aku tak pernah meminta untuk mencium bibirmu. Aku bukan tak mau, tapi aku takut kau marah sayang. " ucap Arkya menyesal.


"Gak papa, mungkin aku terlalu berharap untuk memintanya. Aku mau ketoilet, permisi sebentar kutub. " balas Icha kecewa dan pamit,  ia berdiri membuat tangannya terlepas.


(Haha, Icha kau bodoh. Berharap pujaanmu menciummu. Mana mau dia memintanya, kau sederhana sedangkan dia terlalu sempurna untuk kau miliki.) batin Icha kecewa.


Degg...


Arkya menghela nafas mendengar batin Icha, Arzya dan yang lain juga melihat raut kekecewaan Icha. Termasuk para orang tua mereka tak menyalakan Arkya, para suami mengerti kalau Arkya tak ingin mengambilnya sebelum halal. Taufan takut jika hubungan keduanya merenggang dan putus, Ratih juga melihat keduanya hanya menghela nafas.


SIANG PUN DATANG....


Pukul 02: 50...


Bintang, Keyla dan Kesya sedang dirias mereka dijadikan satu kamar agar mempermudah untuk dirias. Calon suami mereka dari tadi menghafalkan ijab kabul mungkin sudah sejam, Icha juga memutuskan pulang untuk tidur dengan tidak pami pada Arkya dan yang lain biarkan saja mereka mencari sampai lelah.


Mereka juga menyiapkan ruang makan siang untuk yang membantu, saat ini Byakugan sedang mengupas apel untuk Ratih yang habis minum obat.


"Tante yakin mau lahiran normal? " tanya Byakugan dan memotong apel.


"Iya maunya sih gitu, tapi Icha bilang operasi aja biar bisa bersihin sek kankernya setelah lahiran. " jawab Ratih dan Taufan serta para istri duduk disamping Ratih.


"Saran Bya sih mending operasi aja, dari pada si dedek punya kelainan atau itu kanker ikut si dedeknya. Kan tante juga pernah merasakan normal dua sekaligus malah, om Taufan mau punya anak lagi setelah ini atau nunggu punya cucu? " tanya Byakugan pada Taufan.


"Ya nunggu cuculah, dari Rayen dan bintang. " jawab Taufan tanpa ragu.


Jangan lupa like dan vote..