Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 90



..."Kenapa saat aku ingin pulang untuk bertemu dokter galakku, aku malah mendadak buta dia pasti malu punya pacar seperti aku. Tapi aku rindu padanya, aku rindu tawanya. " ...


...Arkya Taufan Raindra....


5 Tahun kemudian...


...Arkya buta?...


PAGI PUN DATANG.....


Tak terasa sudah lima tahun Icha dan Arkya jarak jauh, Arzya dan kawan-kawan sudah berkeluarga hanya saja. Vita memilih menunggu sang kekasih selesai kuliah, meski Icha menentang dan Vita beralasan untuk menemani Icha biar gak sendirian.


Adik Arkya lahir selamat dan sekarang berusia 4 tahun, sedang lucunya dan  ketiga penganten kita dikaruniai buah hati. Byakugan tetap menjadi babysister adik Arkya.


Di Jerman....


Lebih tepatnya diapartemen dua orang laki-laki yang berbeda usia, dan berbeda jurusan siapa lagi kalau bukan Derel sang dokter tertampan dijerman. Dan yang satu sang pembisnis yang tercool sedunia, hahha receh bener.


Derel geleng-geleng kepala melihat Arkya yang bangun, langsung loncat dari tempat tidur setelah mendengar alarm.


"Woi Kya pelan-pelan aja kali, kita berangkat jam 6 ini masih jam 5 woi dengerin gue kagak sih. " omel Derel.


"Kagak bisa, gue udah kangen ama Icha. " teriak Arkya dari dalam kamar mandi.


"Terserah ama lo dah, dibilangin ngeyel. " balas Derel dan berbaring lagi, saat Derel akan memejamkan mata tiba-tiba


Buagg..


"Aduhh, Rel bantuin gue. " teriak Arkya dari kamar mandi.


Derel yang dengar pun langsung turun dari kasur, lalu membuka pintu kamar mandi dan terkejut melihat Arkya tengkurap tak sadar. Dengan posisi tengkurap dengan cepat Derel membalik tubuh Arkya, lalu memapahnya keluar kamar mandi dan membaringkan tubuh Arkya dikasurnya.


"Kyaa bangun woi, lo jangan nakutin gue dah. " ucap Derel menepuk pipi Arkya pelan supaya bangun.


Arkya belum juga bangun, Derel memakaikan baju untuk Arkya agar tak kedinginan. Tapi masih telanjang dada, Derel mengambil baju dilemari milik Arkya.


"Rel kok gelap, lo udah nyalain lampunya belum? " tanya Arkya setelah sadar dan membuka mata.


"Lampu udah gue nyalain Kya, lo pakek baju dulu setelah itu gue periksa. " jawab Derel dan mendekat memberikan baju.


Arkya meraba kedepan untuk meraih baju, Derel makin yakin kalau Arkya buta dan membantu Arkya memakai baju. Derel pun mengambil senter kecil lalu, mengarahkan kebola mata biru Arkya.


"Kenpa bisa jatuh segala sih? Apa yang kebentur tadi? " tanya Derel sedikit kesal.


"Kening tengah-tengah gue, tadi mau cepet malah kepeleset. " jawab Arkya menekuk lututnya dan melihat kedepan meski gelap.


"Karena benturan tadi, mata lo sedikit terganggu dan gue gak tau lama apa bentar. " ucap Derel membuat Arkya menoleh keasal suara.


"Iya, lo buta dan permanen atau sementara gue gak tau. Gue siap-siap dulu. " jawab Derel dan masuk kamar mandi.


DIJAKARTA....


Dirumah sakit.....


Vita turun dari taksi dan membayarnya, setelah itu ia berlari masuk kerumah sakit untuk bertemu Icha. Icha sedang duduk didepan ruang operasi sambil memeriksa ponselnya, tak ada pesan dari Arkya tapi pesan dari Derel ada tiga yang membuatnya bingung.


📩Calon dokter.


"Cha Arkya gak mau ketemu ama lo, bukan berarti dia ada yang lain. Tapi,"


Send.


^^^📩DokterGalak.^^^


^^^"Woi, maksud lu apaan dah? Gue gak ngerti Rel. "^^^


^^^Send.^^^


Chat berakhir lantaran pesannya tak kunjung dibalas oleh Derel, membuat Icha menghela nafas dan Vita datang dengan ngos-ngosan habis lari.


"Cha ada berita buruk soal Arkya. " sahut Vita dan duduk disamping Icha.


"Kutub gue gak mau temuin gue kan Vit, gue dah tau dari laki lo. " balas Icha dan tersenyum kecut.


"Iya, tapi bukan karena Arkya ada cewek lain. Arkya buta Cha lantaran saking semangatnya mau balik, alhasil dikepeleset dan keningnya kebentur. " ucap Vita dan Arkya, serta Derel datang kerumah sakit untuk memeriksa Arkya dan semua sudah dikabari Derel.


"Sayaang! " panggil Derel sedikit teriak membuat kedua gadis tersebut menoleh.


Vita berdiri dan berhambur kepelukan Derel,"i miss you sayang. " ucap Vita dan melepaskan pelukannya, Icha menatap Arkya yang memakai kaca mata hitam.


"Aku juga sayang. " balas Derel tersenyum.


(Ini farfum hemster, apa dia disini ya? Apa dia natap gue yang pakek kaca mata hitam. ) batin Arkya.


"Rel ayo anterin gue kedokter mata, ntar lagi deh kangen-kangenan. " sahut Arkya dan jalan duluan memakai tongkat.


"Kita duluan ya Cha, maaf kalau Arkya gak nyapa lo. "ucap Derel sedih melihat Icha menatap Arkya yang pergi.


"Gak papa Rel, sana samperin. " balas Icha singkat dan bangkit, lalu jalan menuju keluar rumah sakit.


(Maafin aku hemster.) batin Arkya yang merasakan farfum Icha sudah hilang.


Jangan lupa like dan vote....