
"Makasi ya gaes, udah kasih gue saran dan ngeluarin gue dari jalan yang salah. " ucap Kinara tersenyum.
"Hmm sama-sama, kita kan sahabatan jadi salung bantu. " balas Arshi dan guru pun masuk, semuanya kembali ketempat masing-masing.
2 jam kemudian....
Kriiing.....
Semua murid berhamburan keluar kelas untuk makan, dan ada yang sudah dikantin karena jam kosong.
Yusra dan yang lain pun sudah jalan dikoridor kecuali Kinara yang nasih dikelas, lalu ia pun menyusul yang lain setelah sampai dipintu kantin. Matanya langsung menatap Asya yang disuapi oleh kekasihnya yang bernama Anggelia, hal itu membuat hati Kinara kembari teriris.
"Kinara ayo sini, gue ydah pesinin makanan lo. " teriak Arshi yang agak dipojokan bersama yang lain.
Kinara mendekati para cewek dan para cowok berpisah, Kinara pun duduk disamping Kejora yang sebelahnya ada Kirana.
"Makan. " ucap Kejora menyodorkan makanan Kinara, Kirana sempat menoleh kearah Yusra bertepatan dengan datangnya Chia dan bergalut manja disamping Yusra.
Safira, Arshi, Kejora, dan Kinara melihat kerah pandang Kirana pun mengangguk mengerti. Berniat menjahili Kirana yang masih menatap Yusra, Dammy dan Devan juga menatap kearah cewek bertemu mata dengan Kirana menbuat keduanya langsung makan lagi.
"Kedip liat kak Yusra Kiran. " sahut Kejora yang membuat Kirana menatap Kejora.
"Ck, ngapain juga gue liat orang pacaran. " balas Kirana dingin dan makan lagi.
"Hati-hati ntar lo naksir ama dia. " ledek Arshi membuat Kirana menatapnya, yang ditatap mah nyengir aja.
"Ogah gue ama dia. " balas Kirana dan makan lagi.
"Hati-hati kemakan ama omongan sendiri. " sahut Safira dan minum jusnya.
"Kak Yusra bukan tipe, kembaran gue Fir yuk bayar. " ajak Kinara yang berdiri untuk membayar makan, diikuti yang lain dari belakang bersamaan dengan para cowok yang sudah selesai dan bel pun berdering.
SIANG PUN DATANG....
Di perusahaan.....
Arkya memijit pelipisnya memikirkan perubahan Kinara, yang pendiam tak secerewet biasanya dan akan bertanya saat direstoran.
Tookk...
"Masuk. " teriak Arkya dan Arzya masuk dengan berkas ditangan, lalu menghampiri atasannya.
"Apa ada meeting lagi? " tanya Arkya dingin tanpa menatap Arzya yang menyimpan map.
"Hmm untuk nanti siang tidak ada, tapi bulan depan ada untuk metiing bulanan tuan. " jawab Arzya.
"Oke. " ucap Arkya dan mendatangi berkas yang dibawa Arzya, Arzya pun mengambil berkas dan membukuk lalu keluar ruangan.
Arkya menatap foto si kembar yang foto berdua, sifat keduanya bertolak belakang sama seperti dirinya dan Icha dulu.
"Tuan bos ayo makan, udah waktu makan siang. " teriak Verel membuat Arkya terkejut.
"Iya, bentar. " balas Arkya dan bangkit dari duduknya, lalu memakai jasnya dan keluar ruangan yang ternyata sudah ditunggu.
Arkya jalan nyelonong duluan, yang lain pun ikut mengejar bosnya plus sahabatnya yang ketua gengnya.
Direstoran...
Yusra dan yang lain sedang menikmati makan siang mereka dengan tenang, Aska terus mencuri pandang kearah Kinara yang memakai kacamata.
"Ehmm kalau naksir tembak. " sahut Dammy membuat yang lain menatapnya.
"Gak segampang itu pea. " balas Verel yang tau arah pembicaraan Dammy.
"Siapa yang lo pada bicarain? " tanya Devan dan menatap keduanya.
"Yang ngerasa mulai naksir para cewek. " jawab Dammy dan ponsel Kirana berdeting singkat.
***Jangan lupa like dan voe ya gaes...
Jangan lupa beli bukuku ya gaes***....