Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 193 season 2



Kinara tak menjawab teriakan Dammy, para istri menoleh mendapati Kinara melamun sambil menatap teko membuat yang lain mulai mendekat para cowok juga ikut naik tak lupa memakai bajunya. Vita dan Indri menyajikan makanan Zizi dan Zaza juga datang pas Laras ke minimarket, Zaza mengelus bahu Kinara membuat si emput terkejut.


"Lo kenapa bengong Nar? " tanya Safira dan Kinara hanya menggeleng.


"Ayo mari makan siang, kita duduk dibawah aja ya biar gampang. " sahut Laras dan menata makanan ditikar yang digelar Arkya dan Verel.


Mereka pun makan dengan tenang para suami dan cowok diambilkan pasangan masing-masing, dan gilaran para cewek yang mengambilnya dan mulai makan.


"Yang? " panggil Safira sambil meletakkan sendok.


"Hmm. " sahut Devan karena minum air, lalu menatap sang pujaan.


"Hmm kau punya gitar gak, aku pengen nyanyi? " tanya Safira dan Devan mengangguk.


"Ada kok sayang, habis ini aku ambilin ya. " jawab Devan dan Safira tersenyum.


(Kok dada gue nyeri ya. ) batin Aldi dan menghela nafas.


"Napa lo? " tanya Dammy melihat sohibnya diam.


"Kagak papa. " jawab Aldi dan meminum airnya lagi.


(Gue curiga ama nih anak. ) batin Kinara dan menatap Aldi.


"Tante ama bunda duduk aja, biar kita para cewek yang cuci piring. " sahut Kinara diangguki yang lain.


"Wahh boleh tuh, senengnya dapet bantuan Dev buruan lamar Safira biar mama gak sendiri jadi cewek disini. " balas Laras langsung mendesak Devan.


"Huks, huks, huks. " batuk Devan mendengar ucapan sang mama, Arkya menepuk punggung Devan.


"Sabar mama sayang, semua butuh proses dan perlu persiapan yang teristimewa. " sambung Devan setelah baikan.


"Ini udah selesai kan kita beresin ya. " sahut Kejora dan menumpuk piring kotor, yang lain juga ikut menumpukan piring.


Setelah itu mereka mencucinya dengan bersama-sama dan saling bantu, Aldi memijit kepalanya yang berdeyut lalu terhuyung. Tapi dengan sigap Verel dan Derel menahan tubuh Aldi, yang hampir saja jatuh langsung didudukan diruang tamu.


"Kau sakit Al? " tanya Derel dan memijit kepala Aldi.


"Enggak om, tiba-tiba kepala Al pusing dan makasi udah nahan Al tadi. " jawab Aldi dan bersandar pada sofa.


"Mending lo periksa lagi deh, wajahnya pucet banget. " sahut Arzya ikut duduk disamping Verel.


"Aldi om periksa bentar ya, coba berbaring sebentar. " balas Derel dan Aldi pun berbaring dengan paha Verel dijadikan bantal.


Derel memeriksa dada Aldi yang naik turun, lalu jantung yang berdebar-debar tak stabil. Kejora dan para ibu yang lain mendekati para suami yang diruang tamu.


"Aldi kenapa pa? " tanya Safira dan Kejora serempak.


Derel berdiri dan menatap Kejora serta yang lain,"ada sesuatu diparu-paru Aldi, Jo kemaren kalian sepulang kampus singgah dimana dulu? " tanya Derel dan duduk lagi.


"Kemarin kita singgah diwarung makan yang cukup ramai, dan Kejo liat ada yang aneh diwarung itu. " jawab Kejora membuat yang lain saling pandang.


"Karna sebelum makan Ke berdoa dulu, lalu makan tapi rasanya biasa aja ma dan Aldi mesen minuman bersoda terus langsung minum gak pakek berdoa. " jawab Kejora jujur.


"Apa nama warung makannya? " tanya Icha dan menatap Aldi.


"Kalau enggak salah, nasi goreng enak. " jawab Aldi membuat Kirana terkejut.


"Dasar bodoh, asal lo tau warung itu pakai penglaris tau gak. " sentak Kirana emosi.


"What? " pekik semuanya dan Kejora memegang dadanya yang sakit karna terkejut.


"Lo ta-tau da-dari ma-mana? " tanya Kejora  terbata-bata membuat yang lain bingung.


"Gue dan Kinan makan disana, habis selametin si kembar dan karna laper banget gue lupa berdoa. Besok paginya Kinan muntahin belatung hingga badannya lemes, dan gue juga bolak balik kekamar mandi sampai pingsan. " jawab Kirana membuat yang lain terkejut.


"Terus lo bisa sembuh gimana kak? " tanya Kinara penasaran.


"Dengan ramuan herbal dari tumbuhan yang dileb Kinan, dan yang buat kak Faya. " jawab Kirana dan


Triiing...


Ponsel Yusra berdering panjang membuat yang lain menatap Yusra, yang merogoh sakunya lalu menggeser tombol hijau setelah tau yang menelfonnya.


"Hallo ketua. " sapa Hyuga dan sedikit gugup.


"Ya ada apa Hyuga? " tanya Yusra dingin membuat Kirana tertawa.


"Izin mau kencan dengan Faya ketua. " jawab Hyuga dan Yusra melihat jam ditangannya.


"Baiklah, waktu kencanmu tinggal tiga jam karna sudah mau sore dan jangan pulang malam. " ucap Yusra dan tersenyum.


"Oke ketua, terima kasih ketua. " balas Hyuga dan tersenyum, Yusra langsung mematikan telfon sepihak.


Telfon berakhir lalu menyimpan kembali ponselnya, Kirana juga membalas pesan Faya yang minta izin juga membuat Kirana terkekeh.


"Ran lo kenapa ketawa? " tanya Arshi dan Kirana menatap Arshi dengan tatapan meledek.


"Kepo lo. " jawab Kirana dan langsung bersembunyi dipunggung Yusra.


"Dasar temen laknat, sini gak lo. " pekik Arshi dan menghampiri Kirana, lalu kejar-kejaran pun tak terelakan.


"Mulai lagi. " sahut Dammy dan geleng-geleng melihat tingkah keduanya.


"Ki-kiran gu-gue gimana? " tanya Kejora setelah punggungnya ditepuk Kinara.


"Besok gue bikinin lo jamu, dan untuk Aldi harus duel ama gue sampai itu racun keluar dari paru-paru lo." jawab Kirana.


Akhirnya selesai juga.....


Bersambung....