
"Maafin opa ya, oppa gak bermaksud bahas ini. " ucap Taufan merasa bersalah.
Damar tersenyum dan mengangguk,"gak papa kok oppa. " balas Damar dan menatap Kinara yang diam. "Dek gak kuliah? " tanya Damar membuat Kinara mendongak menatap Damar.
"Kuliah, tapi siang kak. Kenapa kak? " tanya balik Kinara dan Ratih, Icha dan Kirana sudah sesai makan.
Akhirnya mereka memilih untuk duduk diruang tamu, Ratih dan Icha didapur untuk membereskan meja makan. Kirana duduk ditikar bulu dan Kinara membaringkan tubuhnya disofa, lalu kepalanya berada dipaha Damar yang tak lain bodygardnya.
"Kirana, kinara kemall yuk. " teriak Arshi dari luar.
"Woi masuk nafa, gue males kemall baju gue masih banyak. " balas teriak Kinara dan Arshi, Kejora dan Safira masuk rumah disusul para cowok di belakang tanpa ada Aska.
"Loh aa Damar udah disini bukannya nugas ya? " tanya Kejora duduk disamping Kinara setelah menurunkan kakinya.
"Udah selesai Kejo. " jawab Damar dan Yusra duduk disamping sang pujaan.
"Om nanti metiingnya jam tiga direstoran. " sahut Yusra memberi tau Arkya.
"Ya udah siapkan semuanya ya Yus. " pinta Arkya dan mengelus kepala Yusra.
Oh ya lupa Yusra dan Devan serta Aldi sudah magang diperusahaan Arkya, tapi masih yang ringan dan Yusra mendapatkan posisi sebagai atur meeting.
"Mas! " panggil Icha membuat yang lain menoleh yang sudah lengkap dengan jas kedokteran, dan celana jeans tak lupa sepatu biru.
"Iya ada apa sayang? " tanya Arkya dan Kinara terpana melihat sang bunda.
"Aku pamit untuk kerumah sakit ya, nanti siang aku langsung keresto dan sepertinya pulang malam mas. " jawab Icha dan terkekeh melihat Kinara yang melongo.
"Iya baiklah, mas antar ya kan mobilmu masih dibengkel sayang. " ucap Arkya dan Icha mengangguk.
"Boleh, tapi pakek motor ya. " pinta Icha dan Arkya pun mengangguk.
"Kirana dan yang lain disini bentar ya, om antar tante dulu kalau mau jalan-jalan pamit sama oma dan oppa ya. " pesan Arkya untuk si kembar.
"Oke Bunda. " ucap sikembar serempak lalu Icha dan Arkya pamit, Yusra dan yang lain pun salim tangan lalu Arkya dan Icha keluar rumah.
"Yang ke KUA yuk. " ajak Devan pada Safira yang duduk di lantai membuat semuanya menoleh.
"Nanti aja ya, setelah aku buka baber shop ya sayang. " jawab Safira dan menatap Devan.
"Tuh dengerin sukses dulu baru nikah, Kinar lo gak mau buka hati lagi? " tanya Kejora dan Kinara menghela nafas.
"Gue belum yakin Jora, gue takut Almarhum Aska marah ke gue. " jawab Kinara dan arwah Aska yang diujung sofa menangis, Kejora bisa merasakan kehadiran Aska hanya dari farfum yang dipakai Aska.
"Lo salah, lo gak buka hati buat dia nangis dan merasa bersalah. " ucap Kejora dan Kinara menunduk sambil meremas tangannya sendiri.
"Gue bingung Jora, gue berusaha untuk buka hati buat orang lain. " balas Kinara dan Safira serta Arshi mengelus bahu Kinara.
"Cukup dikenang saja. " sahut Yusra dan mengelus kepala Kinara yang entah kapan berdiri di belakang Kinara.
Tiba-tiba ponsel Yusra yang disaku berdeting singkat, dengan cepat Yusra mengambil ponselnya dan membaca pesannya yang ternyata dari anak buahnya. Dengan bertepatan itu Kinara masuk kamar untuk kuliah siang bersama Dammy yang sudah bersiap-siap.
Minato.
"Ketua aku sudah didepan rumah nona Kirana. "
Send.
^^^KetuaYusra.^^^
^^^Send.^^^
Minato.
"Tapi malu ketua. "
Send.
^^^KetuaYusra.^^^
^^^"Masuk aja cepetan. " ^^^
^^^Send.^^^
Minato.
"Baiklah. "
Send.
Chat pun berakhir dan Minato pun terpaksa masuk kekediaman Arkya, suara mesin motor terdengar dari dalam membuat semuanya bingung.
"Siapa yang datang? " tanya Kejora dan menatap kearah yang lain.
"Anak buah gue, boleh kan sayang aku minta dia datang kesini? " tanya Yusra pada Kirana yang duduk diujung sofa.
"Boleh sayang. " jawab Kirana datar dan tersenyum tipis.
"Permisi. " sahut seorang cowok bermata biru laut dan rambut sedikit kuning membuat para cewek terpana.
"Masuk aja Minato. " pinta Kirana dan Minato pun melangkah masuk, dan menunduk hormat bersamaan dengan itu Kinara lari dari tangga yang sudah rapi.
"Dam ayo berangkat, udah mau telat ini. " teriak Kinara membuat Minato menoleh keasal suara dan tak berkedip melihat penampilan Kinara yang sederhana.
(Cantik, ah andai dia gak punya pacar pasti gue deketin. ) batin Minato.
"Ayo, sayang aku pamit kuliah dulu ya. " pamit Dammy dan mencium kening Arshi.
"Iya hati-hati ya sayang, jangan ganjen dan jangan ngebut. " ucap Arshidan salim tangan Dammy.
Kinara pun salim tangan Yusra dan Kinara,"gaes gue tinggal kuliah dulu ya, lo pada duluan aja kerestoran. " pamit Kinara sambil jalan.
"Oke. " balas Kejora dan yang lain, Dammy pun mengikuti Kinara dari belakang melewati Minato.
"Coba deketin Minato, sapa tau jodoh. " sahut Dammy membuat Minato melirik Dammy sambil mengangguk.
Jangan lupa like dan vote...