Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 201 season 2



...Rencana pernikahan Raka dan Viona....


1 tahun kemudian...


PAGI PUN DATANG....


Dikediaman Leon....


Keluarga kecil Leon sedang sarapan pagi Raka terus menatap Zaza dan Leon secara bergantian, semua itu tak luput dari pandangan Zaza yang sarapan.


"Pa ma! " panggil Raka ragu dan minum airnya.


"Hmm iya Raka. " sahut Zaza dan menatap Raka yang ragu.


"Raka mau nikah ama Viona ma pa. " ucap Raka menunduk takut Zaza tak menerima Viona.


"Emang udah yakin mau nikah ama Viona? udah tau bibit, bebet dan bobotnya? Siapa orang tuanya? " tanya Leon membuat Raka menatap papanya.


"Mas ini kok bicara gitu, mas lupa aku juga gak ada orang tua loh. " sahut Zaza dan menatap suaminya horor.


"Erk, hehe maaf lupa dan kau Raka beneran mau nikah. " balas Leon dan menatap Raka.


"Iya pa beneran, lagian mama dan papa pengen punya cucukan. Raka ama Viona tunangan udah satu tahun lima bulan, jadi nunggu apa lagi? " tanya Raka dan meletakkan sendok serta garpu.


"Iya sih, ya udah mama sama papa merestui kau menikah. Tapi kita runding dulu ama yang lain untuk mempersiapkan semuanya," jawab Zaza sambil tersenyum.


"Serius boleh nih, Raka nikah? " tanya Raka antusias membuat Zaza teringat dirinya diberi restu oleh Icha.


(Raka kau mirip papa yang dulu, waktu minta izin mau nikah sama ketua Arkya. ) batin Leon dan tersenyum.


"Iya boleh Raka, sana siap-siap kekantor. " jawab Leon dan Raka berdiri langsung bersorak, tak lupa salim tangan untuk berangkat kekantor.


"Hati-hati Raka. " teriak Zaza dan merapikan meja makan, Leo juga ikut membantu sambil tersenyum.


Direstoran....


Kirana dan yang lain hari ini tidak kekampus karena weken, dan memilih membuka restoran lebih awal sambil mengepel bahkan ada Viona, Faya, serta Khusina.


"Aduhh pecah kepala gue mikirin ini skripsi, kapan kelarnya kalau ditolak mulu dah. " teriak Aldi dan Yusra menepuk punggung Aldi sambil tertawa.


"Bener banget lo hahhaha. " sahut Devan ikut terbahak memdengar ledekan Yusra.


"Hahahhaha... " tawa semua menggelegar memenuhi restoran.


"Ah temen laknat lo semua. " balas Aldi dan berdiri lalu menuju dapur.


"Yah ngambek dia. " sahut Dammy dan terbahak, lalu melanjutkan mengepel lantai.


Viona memasang engset ditelinga sambil mengelap kaca dengan gerakan kilat, sambil menikmati lagu yang diponsel. Raka yang datang pun tak ditau, Damar menepuk bahu Viona membuat si empu menatap Damar.


"Apa aa Damar? " tanya Viona dan kembali mengelap kaca.


"Kagak ada, iseng doang. " jawab Damar dan Viona melempar kain kearah Damar dan


Puuukkk....


Kain lap itu mendarat diwajah Raka yang pas Damar menunduk, membuat Viona sembunyi dipunggung Faya yang dari toilet.


"Hayo mampus lo Vio. " sahut Khusina dan Raka berpura-pura murka.


"Astaga, wajah ganteng gue silemparin lap. Keluar siapa pelakunya ayo sini," balas Raka dan Viona nyengir sambil menatap Raka.


"Ampun mas, tadi mau lempar aa Damar eh mas yang kena. " ucap Viona dan terkekeh.


Raka mendekat dan meraih tangan Viona, hingga kepelukannya membuat Viona tersipu. Dan para pelanggan berdatangan langsung duduk, para ibu juga memberikan menu untuk dipilih dan Kirana juga membagikan menu setelah itu ia duduk disamping Raka dan Yusra.


"Dek! " panggil Raka yang menatap Viona membagikan jus.


"Hmm. " sahut Kirana dan melirik Raka yang ragu.


"Aa ingin menikah dengan Viona, itu pun kalau boleh. " ucap Raka serius membuat Kinara dan kawan-kawan menatap Raka.


"Aku sih izinin, karna kalian udah matang untuk membuna rumah tangga, tapi apa orang tua aa udah restui? " tanya Kirana dingin dan tersenyum.


Jangan lupa like dan vote....