Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 25



Suara ledakan terdengar dan bergema, lima anggota macan juga keluar dengan terkuling akibat didorong kuat Icha. Bangunan pun roboh seketika, dan sang kakak terduduk dengan lesu.


"Abang.... " teriak sang adik sulung dari sudur rumah sambil lari.


"Ketuaaaa, nona Icha didalam dan dia tertimpa reruntuhan saat mendorongku untuk keluar. "  teriak yang bermata emas.


Deggg....


"Apaaaa. " teriak semua anggota dan Arkya langsung lari diikuti yang lain untuk mencari Icha.


"Icha kau dimana. " teriak Arkya dan memindahkan reruntuhan dengan perasaa


"Ketua ketemu... " sahut anggota yang disisi lain sambil menganggat reruntuhan yang nenimpa kaki kanan Icha.


Arkya menghanpirinya dan mangku kepala Icha, hidung, telinga dan pelipis keluar darah.


"Icha bangun, jangan menakutiku. Ayo buka matamu sayang, kenapa kau ikut kesini sih. " ucap Arkya sambil mengguncang tubuh Icha.


"Ku-kutub. " panggil Icha dan Arkya langsung tersenyum.


"Sudah jangan bicara lagi, kita kerumah sakit. Kau harus bertahan oke, jangan pergi ya. " ucap Arkya.


Icha menggeleng pelan,"aku ngak kuat lagi, jaga dirimu ya. " balas Icha dan tersenyum.


"Aku mencintaimu, kau harus bertahan sayang. "ucap Arkya dan membopong tubuh Icha menuju kerumah sakit.


Dirumah sakit.......


Arkya langsung turun dari mobil, begitu mobil berhenti dan Icha sudah tak sdarkan diri. Melihat kedatangan Arkya para suster langsung membawa brangkar untuk Icha, setelah dibaringkan mereka menuju ruang UGD dan di ICU adik yang diselamat tadi.


Derel mengirim pesan keSonya dan Ratih, kalau Icha dirumah sakit. Dalam sekejap kedua keluarga dan Para cewek datang, mereka saling terkejut melihat luka lemban.


"Dra lo gak papa, itu wajah lo bonyok. " ucap Ghia dan menyentuh luka yang dipipi Derel.


"Stt, sakit tau. " balas Indra dan memeluk Ghia dengan erat.


Arkya mondar mandir didepan ruangan UGD dimana Icha ditangani, Sonya juga menangis dipelukan suami mendengar Icha masuk ruang UGD. Arkha keluar dengan wajah yang tak bisa diartika, Arkya langsung menoleh dan Anji mendekat.


"Icha mengalami patah kaki dibagian pergelangannya, bahu sebelah kanan retak. "jawab Arkha dan Sonya makin menangis histeris.


"Terus gimana keadaannya? Apa dia udah sadar? " tanya Sonya disela tangisnya.


Arkha menggeleng pelan, dan menghela nafas. "Icha kritis dan koma, akibat luka dipelipisnya yang terkena reruntuhan. " jawab Arkha dan seketika Sonya pingsan.


Deggg....


Dan


Prangggg.....


Arkya terkejut air matanya menetes kepipi, para cewek juga menangis histeris. Arkya memegang dadanya yang sakit, kepalanya pusing dan


Bug....


"Kyaaa. " teriak Verel dan menghampiri Arkya yang jatuh pingsan, membuat yang lain tambah panik.


"Bawa keruang rawat saja, sambil menunggu Icha melewati masa kritis. " sahut Ratih dari ruang Icu.


Verel dan Arzya langsung menapah Arkya, jauh dilubuk hati Arkya. Sebuah kaca penghalang untuk membaca kata batin pun pecah, dikala mendengar belahan jiwa sang pemilik koma Arkya pun dibawa keruang ICu untuk mengobati luka Arkya dan ditemani Derel dan Indra.


Brangkar Icha didorong keluar ruangan menuju ruang rawat, sambil menungu sadar dari koma air mata Sonya kembali menetes melihat putri kesayangannya terbaring dibrangkar rumah sakit.


"Anak mama harus bertahan, disini ada mama sayang. " ucap Sonya sambil menggenggam tangan Icha yang berisi selang infus.


Anji merangkul Sonya agar lebih tenang, brangkar Icha pun masuk ruang rawat yang disediakan.


Akhirnya selesai juga....


Jangan lupa komen dan vote ya gaes....


Penasarankan gimana kelanjutannya, jangan sampai ketinggalan ya gaes....