Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 63



"Hmm bosannya, kapan hujan berhenti nich. " ucap Vita mengeluh dan tiduran dipaha Derel.


"Emang mau ngapain lo ujan berhenti? " tanya Indra dan mencolek pinggang Ghia yang jauh darinya.


"Mau berenang lah, gue dah lama gak nyebur kekolam. " jawab Vita dengan semangat empat lima.


"Tapikan pasti dingin Vita sayang. " sahut Derel dan mengelus kepala Vita, Ghia pun bangkit lalu lari kekamar mandi.


"Sayang aku boleh tanya sesuatu ngak ama kau. " sahut Indri dan menatap Arzya yang hanya pejamkan mata saja.


"Boleh sayang. " balas Arzya dan membuka mata lalu memakai kaca matanya.


"Kalau aku jadi kuliah kelondon gimana? Bolehkan? " tanya Indri dan Arzya bangkit lalu duduk disamping Indri.


"Enggak boleh, aku gak mau kita jauh oke. " jawab Arzya dan kesal.


"Tapi aku ingin membangun butik loh, kenapa kau egois sih. " bantah Indri.


"Aku egois karena aku sayang kau, tapi jika kau ingin pergi ya gak papa. Gak masalah," balas Arzya dan bangkit lalu menuju halaman belakang.


Arzya duduk dibangku taman Villa, padahal masih hujan deras ia tak peduli. Lalu melepaskan kaca matanya, Arzya menghela nafas dengan pelan.


Arkya menyusul sampai dipintu, dan melihat kembarannya murung. Membiarkan saudaranya menyendiri dibawah guyuran hujan, Arzya menunduk dan menatap langit yang turun hujan.


(Tega kau sayang meninggalkanku sih, apa salahku sih Sayang. ) batin Arzya dan mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.


(Dek masuk, ntar lo sakit dan gue tau perasaan lo. ) balas batin Arkya.


(Biarin aja gue sakit, sekalian aja gue mati bang. ) ucap batin Arzya.


(Cepat masuk, atau gue campuk lagi didepan Indri. ) balas batin Arkya dengan ancaman.


(Iya, iya. Ini masuk dan gue mau mandi bawain handuk dan baju ganti ya bang. ) ucap batin Arzya.


MALAM PUN DATANG.....


Hujan masih menguyur kota dan puncak tempat Arkya dan kawan-kawan liburan, sejak tadi saat selesai memakai pakaian piyama Arzya masih bersembunyi dibalik selimut.


"Zya lo kenapa? " tanya Arkya singkat dan menarik selimut Arzya.


"Gue gak papa, pusing dikit lo duluan aja dah sana. Ntar gue susul. " jawab Arzya memperlihatkan matanya dari balik selimut.


"Bener ya lo susul ntar, awas aja ngak makan. " ancam Arkya.


"Hmm iya. " balas Arzya dan membunyikan kepalanya lagi, Arkya pun keluar dan menuju dapur.


Arkya kedapur melihat para cewek mulai masak untuk makan malam, Indri melihat tak ada Arzya  diruang tamu ia melanjutkan memasak.


Tak berselang lama Arzya datang, dan menggulung dirinya dengan selimut hingga sampai kepala. Ia juga duduk dikursi meja makan, Vita dan Laras meletakkan masakan yang sudah jadi dan melihat Arzya.


"Zya lo kenapa? Bawa selimut segala? " tanya Vita dan mendekati Arzya dan menyentuh keningnya.


"Ngak papa, dingin dikit. " jawab Arzya dan bangkit membuka selimut, dan menuju kamar mandi.


"Cha kayaknya dia demam dech, soalnya tadi gue sentuh keningnya panas loh. " ucap Vita dan mengisi air minum digelas.


Arzya kembali dari kamar mandi, sambil memegang kepalanya yang terasa berputar dan


Bugggg.....


"Arzyaaaaa.. " teriak Derel yang melihat Arzya pingsan, tadi ia juga kemar mandi dan melihat Arzya jatuh pingsan.


Verel dan Indra datang setelah mendengar teriak Derel, Arzya dipapah menuju ruang tamu oleh Verel dan Indra. Indri memangku kepala Arzya panik, Icha sudah dengan alat dokternya memeriksa Arzya.


Jangan lupa like dan vote....