Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 155 season 2



"Dri jangan lo kotori otak suci mereka napa. " protes Icha menatap kesal iparnya itu.


"Iya-iya, jangan sensian kali buk dokter galak. " balas Indri dan


"Huks, huks hah, hah. " seorang cewek menarik nafas dengan buru-buru membuat kedua temannya panik.


"Ca lo kenapa? " tanya yang satunya melihat temannya tersengal-sengal.


"Asma gu-gue kambuh. " jawab Caca membuat Derel dan Icha mendekatinya dengan cepat.


"Dimana obat asma mu dek? " tanya Derel dan Icha lari kilat menuju dapur membuat Kinara terkejut.


"Ha-habis om dokter.  " jawab Caca dengan tersengal-sengal, Icha kembali dengan lari kilat membawa gelas berisi gula dan garam.


"Oke, tarik nafas pelan-pelan lalu buang sampai tenang. " sahut Icha dan ikut menenangkan Caca.


Caca mengikuti arahan Icha, perlahan asmanya menghilang lalu Icha menyodorkan air gula garam.


"Minumlah ini juga memulihkan asma mu. " ucap Derel dan Caca meminumnya hingga tandas.


"Sudah mendingan? " tanya Kirana datar dan disamping Icha.


"Su-sudah. " jawab Caca tergagap dan Derel serta Icha tersenyum lega.


Raka datang dari kamar kasir, lalu melihat sekeliling untuk melihat Kirana. Dengan raut wajah yang panik, Kirana yang tau pun mendekati Raka yang bingung.


"Aa kenapa? " tanya Kirana dingin membuat Icha tersenyum geli.


"Anu itu, hmm dosen yang mau kasi kelas tambahan gak bisa ngajar jadi dibatalin. " jawab Raka dengan sedikit bingung.


"Terus kenapa panik gitu? " tanya Dammy yang melihat keduanya.


"Masalahnya istri pak rektor mau melahirkan, dan katanya posisi bayi melintang dan harus operasi sesar. " jawab Raka panik dan Kirana berjalan kearah jaket yang disamping Kinara, lalu mengeluarkan segepok uang dan kembali mendekati Raka lalu menyerahkan amplop kearah Raka.


"Ini bantu biayanya, aku tau maksud ucapanmu aa. " sahut Kirana dan tersenyum dingin.


Raka meraih amplop dan membuka isinya lalu menatap Kirana lagi,"terima kasih, nanti aa kembalikan lagi nanti dan aa harus pergi permisi ketua dan semuanya. " balas Raka dan membukuk hormat, tak lupa mencium kening Kirana.


Kirana mengangguk dan Raka langsung melesat menuju rumah rektor, Yusra mengelus kepala Kirana dengan kasih.


"Aku bangga padamu yang, padahal uang itu untuk panti asuhan kita. " sahut Yusra dan Kirana tersenyum dingin.


"Uang bisa dicari, tapi nyawa gak ada yang jual sayangku. " balas Kirana dan duduk didepan kasir, Yusra membuatkan jus untuk Kirana.


"Tiga puluh juta tante, dan uang itu buat donasi panti asuhan yang Kiran dan Yusra bangun. " sahut Yusra dan meletakkan jus dihadapan Kirana.


"Boleh ayah dan yang lain bantu Kiran? " tanya Arkya dan menatap Kirana.


"Boleh dong ayah. " jawab Kiran singkat dan Kinara hanya diam sambil menatap Icha yang memakai jas kedokteran.


"Nar lo napa diem aja? " tanya Arshi yang melihat gelagat sohibnya.


"Gue kangen Aska Shi, dan belum setahun juga pergi udah kangen. " jawab Kinara tersenyum gentir.


"Yang sabar, tuhan lebih sayang sama dia dan lo harus iklas oke. " hibur Safira dan Icha bangkit lalu menghampiri Kinara, tanpa kata langsung menarik tangan Kinara membuat si empu mendongak.


Deg....


(Astaga, ternyata bunda cantik banget dari dekat pantas Ayah klepek-klepek. ) batin Kinara histeris.


"Ikut sama bunda yuk, buat ilangin sedihmu itu. " ajak Icha dan tersenyum.


"Ke-kemana bu-bunda? " tanya Kinara grogi membuat Arkya dan yang lain terkekeh geli.


"Rahasia dong, ayok Kinar. " jawab Icha dan Kinara mengangguk lalu bangkit dari duduknya sambil memakai jaket.


"Kemana bun? " tanya Kirana datar membuat Icha tersenyum.


"Ada pokoknya, mau ikut gak? " tanya Icha dan mengulurkan tangannya.


Kirana menerima uluran Icha,"ikut kalau boleh. " jawab Kirana membuat Icha merangkul bahu putri sulungnya.


"Boleh donk, Yusra tante pinjem pacarnya bentar ya. " pamit Icha membuat Yusra menganguk.


"Iya gak papa kok tan, kan tante bundanya masa iya Yus larang sih. " ucap Yusra dan tersenyum.


"Ya udah, daaa semuanya mau bawa sikembar shoping dulu habisin uangnya mas Arkya. " pamit Icha dan keluar restoran.


"Tante kami ikut. " teriak ketiga cewek secara serempak, lalu salim tangan dan mengejar si kembar.


Akhirnya selesai juga...


Jangan lupa like dan vote....