Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 189 Season 2



"Iya udah bunda/tante. " balas Kirana dan yang lain serempak.


Yusra dan yang lain pun makan didekat jendela tanpa adanya Kinara, Raka dan Vio masih makan tapi tidak dengan Vio yang masih mengaduk-aduk makanannya.


"Kenapa gak dimakan sih sayang? " tanya Raka dan menatap Vio.


"Aku merasa bersalah sama Kinara mas. " jawab Vio dan Raka meraih tangan Vio, lalu mengelus pungung tangan Vio.


"Gak papa sayangku, ayo makan katanya laper atau aku suapin mau. " tawar Raka dan hendak menyuapi Vio.


"Gak usah sayang, aku bisa sendiri kok. " tolak halus Vio dan mulai makan.


Kirana dan Yusra dapat melihat kebahagiaan keduanya, Aldi juga dapat melihat keduanya dan Kinara duduk dimeja kasir sambil memainkan gitarnya.


Jreng.....


"Memenangkan hatiku bukanlah satu hal yang mudah. " sahut Safira sambil mengaduk jus, Kinara langsung melanjutkan petikan gitarnya.


"Kau telah berhasil membuat 'ku tak bisa tanpamu. " balas Devan dan memukul meja.


"Menjaga cinta itu bukanlah satu hal yang mudah. " sahut Damar dari pojokan.


"Namun sedetik pun tak pernah, kau berpaling dariku. "  balas Kejora dan minun jus.


"Beruntungnya aku, dimiliki kamu. " sahut Kirana dan menatap Yusra.


"Kamu adalah bukti dari cantiknya paras dan hati. " balas Yusra dan mengelus pipi Kirana.


"Kau jadi harmoni saat aku bernyanyi, tentang terang dan gelapnya hidup ini. " ucap Aldi dan Damar serempak.


Damar berdiri berniat menghampiri Kinara yang meletakkan gitar, tapi didahului oleh Raka dan Damar memilih mengamatinya bertepatan dengan datangnya Arkya dan yang lain.


"Dek kakak minta maaf ya karna udah nyakitin hati lo dek. " sahut Raka dan meraih tangan Kinara.


Kinara menepis tangan Raka dan air matanya lolos mewakili perasaannya yang sedikit retak,"gak usah minta maaf, gue bahagia liat kalian bersama cinta tak harus memiliki jadi gue iklas asal kak Vio bahagia itu udah cukup. "  balas Kinara dan menghapus air matanya, lalu lari menuju dapur untuk membuat makan siang.


"Aa Raka! " panggil Kirana dingin dan menatap kearah jalan raya.


"I-iya ketua. " sahut Raka tergagap dan menatap Kirana.


"Sejak kapan kalian menjalin hubungan? " tanya Kirana datar dan menatap Vio dan Raka.


"Baru dua bulan ini ketua. " sahut Vio dan menunduk.


"Harusnya aa Raka bilang dulu ama Kinara, biar dia gak merasa bersalah sama mendiang Aska. " sewot Devan kesal.


"Maksudmu Dev? " tanya Raka bingung dan para suami memilih makan siang sambil mendengarkan, Kinara juga datang dengan wajah ceria Damar menyusulnya dibelakang.


"Karna Aska minta aa Raka buat jagain Kinara, tapi apa aa malah buat hati Kinara sakit. " sahut Kejora dan menatap Kinara serta Damar saling suap.


"Kapan kalian berencana untuk menikah? " tanya Yusra serius.


"Hmm kami belum cari hari yang pas, nanti kami beritau. " jawab Raka dan Vio mengandeng tangan Raka.


"Baiklah, kali ini kalian aku maafkan. " ucap Kirana dan mengaduk jusnya.


"Makasi ketua. " balas Raka dan keduanya kembali makan dengan perasaan lega.


"Dek gue mau ngomong sesuatu yang serius. " ucap Damar dan Kinara mengangguk.


"Ngomong aja kak, ribet amat. " balas Kinara dan minum jusnya.


"Will you mery me? " tanya Damar membuat yang lain menganga, tangan Damar juga menggenggam tangan Kinara.


"Huks, huks. " batuk Kinara setelah mendengar ucapan Damar, Safira langsung memberikan jusnya untuk diminum Kinara.


"Bercanda lo kagak lucu kak. " jawab Kinara dan geleng-geleng kepala.


"Kakak gak bercanda dek, kakak sayang dan cinta sama lo lebih dari sahabat. Dan lebih dari seorang bodygouard. " ucap Damar serius membuat Kirana tersenyum.


"Aa kagak bohong kan? " tanya Kejora juga ragu.


"Gak mungkin aa Damar bohong ama lo, dia udah jatuh hati ama lo dari gue tunjukin foto lo ama aa pas mau kejakarta. " sahut Kirana sambil jalan kedapur dan yang lain menganga mendengar jawaban Kirana.


"Dan yang nolong Kinar dari jambret itu juga lo kak? " tanya Kinara mengingat semua kejadian beberapa tahun lalu.


"Iya dek. " jawab Damar singkat sambil tersenyum.


"Apa aa juga yang jadi montir keliling dijalan pintasan ke mall, pas saat itu mobil om Arkya mogok? " tanya Arshi penasaran.


"Iya itu aa, itu misi kedua aa. " jawab Damar sambil tersenyum lagi.


"Te-terus apa kakak juga yang ngikutin Kinar sampai rumah, meskipun saat itu aku dibonceng Minato? " tanya Kinara dengan jantung berdebar-debar.


"Iya, dan kakak juga yang pasang jps dimobil, motor. Sepatu roda dan dianting-antingmu, masih ada yang ditanya lagi? " tanya Damar membuat Kirana terkekeh.


"Hmm gak ada kak, tapi kenapa kakak pasang jps disetiap barang Kinar? " tanya Kinara penasaran.


Damar meraih tangan Kinara,"karna kakak sayang banget ama lo dek, dan gak mau kau itu kenapa-kenapa paham? " tanya Damar tersenyum manis.


"Iya kak, Kinar paham. " jawab Kinara dan tersenyum.


"Jadi will you mery me? " tanya Damar sekali lagi, yang lain pun menunggu jawaban Kinara.


"Terima, terima, terima. " sorak Raka diikuti yang lain kebetulan restoran masih ada pelanggan.


Air mata Kinara lolos dari matanya, karena menangis bahagia lalu menganguk. "Y-yes i do. " jawab Kinara dan tersenyum.


Damar langsung mengeluarkan bunga dan cincin untuk Kinara, ia juga memakaikan cincin berlian dijari kanan Kinara.


"Makasi sudah menerima kakak, dan maaf kalau gak bisa romantis. " ucap Damar dan jari telunjuk Kinar mendarat dibibir Damar.


"Stt, aku gak butuh semua itu. Cukup jaga mata, jaga hati dan jadi kepala rumah tangga yang adil dan bertanggung jawab untukku dan untuk anak-anak kita kelak kak. " balas Kinara dan Damar langsung memeluk calon istrinya dengan erat.


"Pasti sayang. " ucap Damar dan melepaskan pelukannya.


Para pelanggan mulai membayar makanan, dan yang lain juga ikut membereskan restoran karena sudah sore.


Akhirnya selesai juga....


Bersambung....