Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 145 season 2



Àska.


"Lo dimana, restoran udah ditunggu lo. "


Send.


Dengan cepat Yusra membalas pesan dari Aska, dan menurunkan Kenji ia pun bangkit dan memakai jaket gengnya.


^^^Yusra.^^^


^^^"Otw gue. "^^^


^^^Send.^^^


Chat pun berakhir dengan cepat Yusra melesat menuju kerestoran, tapi ia singgah dulu ketoko bunga untuk Kirana. Setelah selesai memakirkan motor ninjanya ia pun masuk. Dan memilih bunga yang cocok untuk meluluhkan hati Kirana.


(Semoga dengan ini kau memaafkan aku sayag. ) batin Yusra dan meraingkai beberapa bunga mawar.


Yusra pun berjalan menuju kasir dan membayarnya, setelah itu Yusra langsung melesat menuju restoran.


Direstoran....


Aska dan yang lain sedang sibuk melayani para pelanggan yang berdatangan untuk sarapan, Kirana berdiri ditempat kasir untuk meghitung kembalian pembeli dan suara motor Yusra terdengar terparkir didepan restora.


(Apa gue tanya sekarang? atau nanti siang ya? ) batin Kirana dan membuatkan Yusra jus mangga.


Yusra masuk langsung melayani pelanggan yang minta menu, dengan cepat Yusra menulis pesanannya.


"Dam lo mau kuliah dimana? " tanya Yusra sedikit teriak.


"Gue bareng ama lo dong, tapi beda jurusan. "jawab Dammy dan membawa piring kotor kedapur.


Yusra pun membawa penan kedapur dan melewati kasir, Yusra dan Kirana saling pandang lalu melempar senyum.


"Yus awas nabrak, lantaran liat pacar lo. " peringat Devan dan


Duagg...


"Adehh, telat lo bilang Dev. " pekik Yusra dan mengelus lututnya yang terbentur kursi.


"Haha, sukurin makanya  cepet bang udah ditungguin tuh. " sahut Kinara dan tertawa melihat Yusra.


"Dek bantuin bawa pesanan Yusra. " ucap Kirana dan Kinara langsung melaksanakannya.


"Dev sampai kapan lo gak ungkapin perasaan lo ama Fira? " tanya Aldi sambil mengelap meja.


"Mungkin ntar siang aja, sambil istirahat gue juga takut. " jawab Devan dan menumpukan piring yang kotor.


"Lo takut ditolak apa gimana? " tanya Dammy dan sekitar dua puluh cewek datang dan menatap Kirana dikasir.


"Ya itu yang gue takutin, cepetan Dam ada pelanggan lagi. " jawab Devan dan lari kedapur.


"Duduklah dulu, aku buatkan jus untuk kalian. " sahut Kirana dingin.


"Oke. " balas yang didepan Kirana, mereka pun duduk hampir memenuhi restoran.


"Makasi Kejora. " ucap Angel dan meraih jus.


"Sama-sama Angel, silakan dicobain. " balas Kejora dan menuju yang  lain.


Yusra masuk kedalam kasir masih memakai jaket Cardputih, rombongan Kirana menatap Yusra tanpa kedip karena baru tau kalau Yusra ternyata tampan.


"Dy lo jadi daftar kuliah  yang disamping kantor om Arkya? " tanya Yusra dan menatap Aldi yang tak jauh darinya.


"Hmm jadi, Kiran lo jadi ambil jurusan bisnis? " tanya Aldi dan duduk disamping Safira.


"Kagak tau gue, yang menurutmu gimana? " tanya Kirana pada sang pujaan dan berdiri disamping Yusra.


Yusra menoleh kearah Kirana dan mengelus kepala Kirana dengan kasih,"kau jadi apa pun cocok tau, dan kau akan sekelas lagi denganku. " jawab Yusra dan tersenyum.


"Aku tanya sesuatu boleh? Jawab jujur ya. " tanya Kirana dingin membuat yang lain merinding, begitu pun dengan Yusra.


"Tanya banyak juga boleh. " jawab Yusra dan menatap mata Kirana.


"Jadi benar kau ketua card putih? " tanya Kirana dingin.


"Iya itu benar, maaf menyembunyikan ini darimu dan yang lain. " jawab Yusra sambil tersenyum sendu.


Kirana mengedipkan matanya kearah yang lain, hanya dari lirikan mata membuat yang lain paham.


"Kalau aku minta kita pisah gimana? Dan aku pergi jauh gimana? " tanya Kirana dingin.


"Ya mungkin gak jodoh, sapa tau saat kau kembali kita ketemu lagi. " jawab Yusra dan meraih tangan Kirana.


"Kalau ketua Kirana kembali dengan status janda mau nerima? " tanya yang disamping Kejora.


"Tentu saja mau, biar bawa anak juga gak papa kok. " jawab Yusra membuat tepuk tangan bergema.


"Kau yakin menerimaku dengan status janda? " tanya Kirana serius.


"Yakin dong, karena kau cintaku yang terakhir. " jawab Yusra dan lari ketoilet.


SIANG PUN DATANG....


Kirana dan pasukannya serta yang lain memilih makan siang dulu, Yusra juga makan dan duduk berhadapan dengan Kirana.


"Kushina! " panggil Kirana dingin dan meminum jusnya.


"Y-ya ketua. " sahut Kushina dan menatap Kirana.


"Kau jadi kejepang untuk mencari calon tunanganmu itu? " tanya Kirana serius.


"Emm, engak ketua. Kalau jodoh pasti ketemu, kalau enggak ya mungkin ada yang lain ketua. " jawab Kushina dan minum jus.


"Setuju. " sorak yang lain menyetujui Kushina.


Jangan lupa like dan vote....