
...Kembaran Kinara....
18 Tahun kemudian......
PAGI PUN DATANG.....
Pukul 06: 00
Semua orang beraktifitas seperti biasanya, begitu pula para murid yang bersiap untuk sekolah. Kirana baru saja mendarat dirumah sang oma, tanpa memberi tau siapa pun ia pulang sengaja sebagai kejutan.
Tok....
Tokk...
Kirana membelakangi pintu utama, sambil menunggu pintu dibuka. Ratih pun membuka pintu dan bingung dengan sitamu, yang membelakangi pintu dengan tas ransel.
"Permisi ada yang bisa dibantu? " tanya Ratih dan Kirana berbalik sambil tersenyum membuat Ratih terkejut.
"Oma Kirana pulang. " sahut Kirana dengan girang, langsung memeluk Ratih yang terkejut.
"Bunda kok lama banget sih bukain pintunya. " sahut Arkya yang memasang dasinya.
Ratih dan Kirana melepaskan pelukannya, dan melihat kearah Arkya yang selalu salah memakai dasinya.
"Ayah itu salah tau. " balas Kirana dan membantu membenarkan dasi sang ayah.
"Ehh, kapan kau pulang Kirana? Dan gak bilang. " kaget Arkya setelah menyadari putri pertamanya dihadapannya.
"Hehe, ya baru tadi subuh dan biar kejutan juga. " ucap Kirana dan memeluk Arkya.
Arkya membalas pelukan Kirana, disambut dengan elusan dikepala Kirana. Kinara juga menyusul sang ayah karena lama, Kinara yang melihat ayahnya pelukan dengan sang kakak langsung ikut memeluk keduanya.
"Hey sampai kapan kalian mau pelukan, ini udah siang gak berangkat sekolah dan kerja. " omel Ratih lagi.
Kinara langsung melepaskan pelukan, melihat jam tangan yang melingkar ditangan kanannya.
"Mampus, gue piket hari ini. " teriak Kinara langsung menyambar tas, serta jaket lalu salim dan ngacir menuju sekolah.
"Ayah juga harus berangkat ada metiing, nanti kerestoran aja ya kalau bosan dirumah oke. " sahut Arkya dan Kirana salim tangan.
"Oke ayah. " balas Kirana dan Arkya salim tangan ke Ratih yang berdiri didepan pintu.
"Hati-hati. " sahut Ratih melihat keduanya sudah berangkat, lalu mendekati Kirana yang duduk disofa.
"Oma Kinara punya ponsel gak? " tanya Kirana dan melepaskan tasnya.
"Punya kok, tapi sudah agak rusak. Kau istirahat disamping kamar Kinara ya, oma mau beresin meja kalau laper bilang sama oma. " jawab Ratih dan pergi setelah dianjungi jempol oleh Kirana.
Disekolah.....
(Kenapa gue gak bisa lari seperti halilintar. ) batin Kinara kesal.
"Nara lo telat mulu, mumpung gue baik lo rapiin bangku ya. " sahut Devan melihat Kinara ngos-ngosan.
"Oke Dev, elo emang sahabat yang baik. " balas Kinara dan bangkit lalu jalan menuju bangku yang belum diatur.
Aldi dan Aska membuang sampah, sementara Safira, Kejora, Arshi jalan santai dikoridor meskipun hampir masuk.
"Cepat bersihkan kelas kalian, kelas yang masih kotor gue suruh keliling lapangan. " teriak osis yang bernama Yusra Jordan Aditya, cowok tertampan disekolah.
"Huuuu. " sorak seluruh murid, tapi setelah itu semuanya menuruti perintah sang ketua.
"Hhahaha, rasain tuh disorakin ama murid. Makanya jangan terlalu kejam jadi osis. " ledek Dammy disertai dengan tawanya.
"Ini belum seberapa pea, untung belum gue suruh push up. " ucap Yusra dan bel masuk berdering, membuat semua murid berhambur masuk kelas.
2 Jam kemudian....
Kriiiiing.....
Semua murid berhamburan menuju kantin untuk mengisi perutnya, Kinara dan yang lain juga menuju kantin untuk makan sambil mencari tempat makan.
"Nara, lo kenapa telat tadi gak biasanya lo telat? " tanya Aldi dan duduk berbaris agar berhadapan, hanya Yusra belum ada pasangan.
"Oh itu, tapi pagi kakak gue balik dari amerika. " jawab Kinara dan pesanan mereka datang, mereka memesan sebelum duduk.
"Terus mau sekolah disini atau gimana? " tanya Aska dan makan.
"Kagak tau gue. " jawab Kinara dan makan, diikuti yang lain.
(Pasti Kirana yang balik, adeh ngadepin cewek jutek lagi dah nanti gue. ) batin kesal Dammy dan makan baksonya.
"Oh ya kak Yusra beneran jadi putus ama pacarnya? " tanya Arshi setelah menelan mienya.
"Kagak, kenapa lo tanya kagak gitu? " tanya balik Yusra dan minum jus.
"Kagak papa sih, hati-hati loh kak entar patah hati. " jawab Arshi dan melanjutkan makannya.
"Udah makan dulu, baru ngomong lagi. " sahut Kejora mengaduk jusnya.
"Nara lo punya kembaran kagak? " tanya Devan dan menyimpan sendok.
"Kasi tau gak ya, lo liat ntar diresto atau dirumah saat kerjain tugas. " jawab Kinara membuat yang lain penasaran dan bel pun berdering.
***Maaf ya gaes baru on lagi...
Ini adalah season 2 oke jangan lupa like dan vote***....