Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 19



Direstoran....


Arkya dan yang lain masih direstoran yang udah mulai ramai lagi, Arkya terus menatap kearah pintu berharap seseorang datang.


"Ya elah Kya, gak capek apa lo liat kearah pintu? " tanya Vita yang kesal sambil membawa  melayani pelanggan.


"Kagak, gue kangen ama tuh anak. Gak ketemu setengah hari rasanya ada yang hilang. " jawab Arkya dan membawa piring kotor.


"Lebay banget sih lo, ntar disms bisakan. " sahut Derel dan juga mengelap meja.


"Udah, layani pelanggan dulu. " balas Verel dan mereka pun kembali beraktivitas.


Saat semua selesai Laura datang dan langsung memeluk Arkya dengan erat, Icha yang melihat itu bersandar dipintu. Laras dan yang lain menatap Icha yang dipintu.


"Hah, gini nich. Jadi cewek ganjen banget, udah mantan masih aja deketin. " sahut Icha dan jalan mendekat dengan tangan melipat tangan didada.


Arkya yang mendengar suara Icha, dengan sedikit kasar melepaskan pelukan Laura. Laura terus bergalut manja dilengan Arkya.


"Bilang aja lo sirik ama gue. " sewot Laura dan memandang Icha dari atas hingga bawah.


(Lumayan jug nich anak. ) batin Laura kesal.


Icha mendekati Arkya yang mematung melihat penampilan Icha, dan mencium pipi Arkya yang kanan.


"Gue gak sirik ama lo, mungkin lo yang bakalan sirik ama gue karena beruang kutub gak kedip liat gue. " ucap Icha dan Arkya langsung sadar.


"Dasar munak, lo deketin Arkya karena harta kan? " tanya Laura memancing amarah Icha.


"Laura cukup, lo gak berhak gomong gitu. Elo pergi sekarang sebelum gue seret," sahut Arkya dingin.


"Tapi Kya. " bantah Laura dan Arkya mematap tajam menusuk.


"Cukup, keluar sekarang. Hubungan kita udah berakhir saat elo mutusin gue, keluar. " ucap Arkya ketus.


Laura pun pergi dengan menahan amarah, dan akan membalas semua perbuatan Icha. Arkya menghela nafas, dan duduk lalu dipojokan lalu melipat tangan, dan meletakkan kepalanya diatas tangan.


"Eghh Kya, kapan lo mau membuat persiapan perpisahan kelas tiga? " tanya Laras dan mengutak atik ponselnya menghubungi anghota lain untuk kumpul.


"Mulai besok aja, kita juga bikin panggung agak besar untuk pertunjuka. " jawab Arkya dingin.


Calon mantu💞.


"Tante gantiin Icha buat operasi ya, Icha lagi capek dan harus latihan nyanyi untuk perpisahan kelas tiga. "


Send.


Ya Ratih mengubah nama Icha diponselnya dengan calon mantu, setelah tau perasaan Icha untuk Arkya.


^^^Tante Ratih.^^^


^^^Send.^^^


Calon Mantu💞.


"Seminggu tante, dan hari ini Icha ada operasi kanker. Tapi ngak bisa dateng, maaf ya tante. "


Send.


^^^Tante Ratih.^^^


^^^"Baiklah Icha, gak usah pikirin  dulu ya. "^^^


^^^Send.^^^


Calon mantu💞.


"Makasi ya tante, Icha mau berberes dulu. "


Send.


Chat pun berakhir, dan para osis juga sudah pulang. Hanya Laras dan yang lain beres-beres, Ghia memegang kepalanya yang sakit.


Ghia membawa sapu dan terhuyung kebelakang, dengan sigap Derel langsung lari menangkap tubuh Ghia yang pingsan.


"Ghia bangun, lo kenapa? " tanya Derel khawatir dan yang lain mendekat.


"Kepala gue sakit, berdenyut juga Rel. " jawab Ghia dan pingsan.


"Ghia, woi bangun. Jangan bikin khawatir napa, bangun Ghia. " ucap Derel dan mebopong Ghia.


"Bawa kerumah sakit aja, disini gak ada dokter soalnya. " sahut Verel.


Deg...


"Oke, gue duluan lo pada nyusul ya. " balas Derel dan langsung menuju rumah sakit dengan membawa mobilnya.


Icha tersenyum kecut, mendengar perkataan Verel, dan yang lain ngak ada yang percaya kalau Icha seorang dokter cilik.


Rosa juga panik dan ikut menyusul, tapi tangannya ditarik Icha hingga membuatnya menoleh.


"Tante kabarin Icha, kalau Ghia udah sadar ya. " ucap Icha dan tersenyum.


"Iya, tapi kenapa kau ngak ikut aja? " tanya Rosa dan melihat kesedihan dimata Icha.


"Ntar Icha nyusul ama mama ya, udah gak usah pikirin resto. Biar Icha yang jaga," jawab Icha dan tersenyum.


Jangan lupa like dan vote ya gaes....