
"Tanya aja sayang, kenapa pakek izin lagi sih. " jawab Arkya membuat Icha menatap suaminya yang ada disamping kanannya.
"Hmm kalau nanti pas aku lahiran, dan diantara aku dan buah hati kita tidak selamat jangan nangis. Lalu tinggal dirumah Mama ya mas. " pinta Icha setelah selesai makan.
Deg....
"Icha jangan pernah mengatakan yang tidak-tidak, itu tidak baik untuk sikembar. " balas Arkya sedikit membentak.
"Kan bisa saja mas, kalau pun aku yang pergi kau tidak peduli. " ucap Icha dan minum air yang dibuatkan Byakugan.
"Icha jangan mikir yang aneh-aneh deh. " balas Arkya dengan bentakan dan melegang pergi menuju ruang kerjanya.
(Mas kau sudah tidak memanggilku sayang lagi, apa kau benar-benar marah padaku. ) batin Icha dan bangkit lalu jalan menuju pohon besar.
Icha duduk ditempat bawah pohon dan mulai berayun yang dibuatkan oleh Arkya, wajah Icha murung mendengar bentakan Arkya.
DIruang kerja Arkya....
Arkya duduk dikursi kebesarannya, dan mengacak-acak rambutnya karena terbawa emosi sampai membentak Icha yang sedang hamil.
Arkya mengambil ponselnya untuk menyanakan maksud dari perkataan Icha, yang tiba-tiba hingga membuatnya terlepas kendali seperti tadi.
...Grup Ganteng dan Cantik....
Arkya.
"Lo semua pada sibuk gak? "
Send.
^^^Arzya.^^^
^^^"Habis makan gue bang. "^^^
^^^Send.^^^
^^^DerelDokter.^^^
^^^"Kagak. " ^^^
^^^Send.^^^
^^^Verelkomplak.^^^
^^^"Kagak juga. "^^^
^^^Send.^^^
^^^Indra.^^^
^^^"Lagi bantu bini. " ^^^
^^^Send.^^^
Arkya.
"Menurut lo pada, kenapa Icha bilang kalau saat dia lahiran nanti. Kau antara ketiganya gak selamat, diminta gue untuk jangan nangis maksudnya apaan coba? "
Send.
^^^Vitapuspita.^^^
^^^Send.^^^
^^^Indri.^^^
^^^"Bener tuh, gue juga pernah kayak gitu Abang. Kan mas Zya? " ^^^
^^^Send.^^^
^^^Arzyareceh.^^^
^^^"Iya bener tuh, lo liat sendirikan dia nangis kejer saat mau dipasang impus sebelum lahiran. "^^^
^^^Send.^^^
ArkyaGanteng.
"Gue harap yang lo bedua bilang beneran, gue bisa gila kalau kehilangan ketiganya Zya. "
Send.
^^^Ghiaimut.^^^
^^^"Gak usah tingking gitu Kya, dia lagi sensi lantaran si kembar mulai aktif diperutnya. Minta maaf kalau elo ada bentak dia, dia merasa bersalah ama lo karena bikin lo kerja double Kya. "^^^
^^^Send.^^^
^^^DerelDokter.^^^
^^^"Tenangin Icha, lo harus siaga dua puluh empat jam. Kalau mau lahiran jangan panik, lo tenang biar sampai rumah sakit. "^^^
^^^Send.^^^
ArkyaCeo.
"Oke, makasi buat saran kalian ya gaes. "
Send.
Chat pun berakhir Arkya bangkit menuju halaman belakang untuk menemui Icha, Arkya menghela nafas setelah melihat Icha tidur diayunan kain kebiasaan Icha selalu begitu.
Arkya jongkok lalu mengelus kepala Icha dan mencium kening Icha,(maafin mas ya sayang sudah membentakmu, mas hanya gak suka kau bicara begitu. ) batin Arkya dan hendak menggendong Icha.
"Mas! " panggil Icha dan membuka mata lalu duduk.
"Ya sayang. " sahut Arkya dan mengelus perut Icha.
"Apa mas masih mencintaku? " tanya Icha menatap Arkya yang jongkok didepannya.
"Tentu masih sayang, malah mas sangat mencintaimu. " jawab Arkya jujur dan meraih tangan Icha.
"Kalau misalkan aku nanti koma atau pergi selamanya, kau harus janji menjaga anak-anak kita ya mas. " ucap Icha membuat Arkya menatap mata Icha.
"Bukan hanya aku, tapi kita sayang sampai mereka punya pasangan dan mungkin memiliki adik lagi. " balas Arkya mendapat pukulan dari Icha.
"Aku serius mas, kau malah mikirin yang mesum. " ucap Icha kesal dan tersenyum.
"Gitu donk senyum makin cantik, yuk masuk udah sore sayangku. " ajak Arkya dan Icha menganguk.
Jangan lupa like dan vote...