Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 1



...Kembaran Arzya...


PAGI PUN DATANG.....


Kriiiiiing....


Ya suara alarm yang begitu nyaring didalam kamar, sebuah tangan keluar dari dalam selimut dan mematikan alarm tersebut. Ia membuka selimut dan sang pemilik duduk, lalu mengecek mata dan menoleh keaeah kanan melihat kembarannya yang masih tidur pulas.


"Ck, nich anak tidur apa pingsan. Kagak dengar suara alarm. Zya bangun woi lu kagak sekolah," sahur Arkya sambil menguncangkan tubuh kembarannya.


"Arkya, Arzya bangun udah jam berapa ini. " teriak Ratih dari depan pintu.


"Iya ma, Arkya mandi dulu. " balas teriak Arkya dan masuk kedalam kamar mandi.


"Huaaamm.. " Arzya menguap dan duduk, lalu melihat jam dinding. Ia pun langsung masuk kemar mandi, Arkya sudah turun menuju dapur.


"Pagi pa ma, abang. " sapa Arkya dan duduk disamping Rayen.


"Pagi Kya, mana Zya? " tanya Rayen dan mulai memakan rotinya.


"Baru siap-siap kayaknya. " jawab Arkya dan mulai makan roti yang sudah disiapkan Ratih.


"Selamat pagi semuanya, Arzya ganteng datang. " teriak Arzya dan duduk disamping Rayen dan mulai makan.


"Zya gue nebeng. " sahut Arkya dan minum susu hangatnya.


"Oke, untuk sekarang. Besok no dan bawa mobil sendiri. " balas Arzya dan minum susu.


"Ya udah kita berangkat ya. " sahut Rayen dan bangkit, lalu salim diikuti Arkya dan Arzya.


"Jangan ngebut ya. " balas Taufan dan diancungi ibu jari oleh Arzya.


Diperjalanan....


Arzya terus mengemudi menuju sekolah, keduanya saling diam karena canggung. Sebab Arkya bersekolah diluar negeri, ponsel Arzya berdering pertanda panggilan masuk. Dengan tangan kiri Arzya menerima panggilan tersebut.


"Halo Zyaa. " sapa Icha dengan teriakan.


"Kampret lu, lo mau buat gue budek apa? " tanya Arzya kesal.


"Dijalan. " jawab Arzya dan melirik Arkya yang menatapnya.


"Buruan, soalnya ada murid baru katanya. " ucap Icha dan mematikan telfon.


Telfon pun berakhir, mobil berhenti karena jalanan macet membuat Arkya kesal. Arzya terus memecet klakson, untung tidak lama mobil kembali menuju sekolah.


Disekolah....


Mereka sampai keparkiran mobil, banyak siswa yang baru datang. Arzya mematikan mesin mobil dan melihat kembarannya memasang espresi dingin. Mereka turun dan langsung membuat para kaum hawa langsung histeris melihat Arzya jadi dua, mereka langsung menuju kelas.


Derel dan Haical melambai kearah Arzya, Arzya jalan cepat meninggalkan Arkya. Sedangkan Arkya memasang ekspresi dingin, lalu menepuk bahu Arzya.


"Gue keruang kepala sekolah dulu ya. " pamit Arkya setelah disamping Arzya.


"Oke, paling ujung noh ruangannya. Jangan sesat ya," balas Arzya.


"Hmm. " sahut Arkya dingin dan melegang pergi.


Derel dan Haical menatap punggung Arkya yang menjauh, Arzya langsung masuk kedalam kelas. Dan duduk disamping Verel yang main game.


"Arzyaa dia siapa? Kok aura dinginnya kelihatan banget? " tanya Derel yang masuk diikuti Haical.


"Arkya kembaran gue. " jawab Arzya dan ikut main game sambil nunggu bel masuk.


"Kok gak pernah liat? " tanya Haical dan duduk disamping Arzya sebelah kiri.


"Baru pulang dari Amerika, dia sekolah disana. Dan sekarang baru pindah, katanya disana bosen gak ada gue. " jawab Arzya.


Kriiiing...


Bel masuk pun berdering semua siswa masuk kedalam kelas, salah satu guru mengantar Arkya menuju kelas barunya. Arkya mengekor dibelakang guru itu, dan mata Arkya melihat keseliling sekolah barunya.


(Lumayan dan sepertinya gak ada osis. ) batin Arkya.


Bersambung.....