Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 208 season 2



Diaustralia...


Kinara duduk diayunan panjang yang dibelikan Damar, air matanya menetes tangannya sambil mengelus perutnya yang datar entah kapan ada janin hasil dari buah cintanya dengan Damar. Tanpa sadar Damar menatapnya dari kejauhan dengan tatapan sedih melihat sang istri terus murung dan menghampiri Kinara.


"Sayang! " panggil Damar dan duduk disamping Kinara.


"Ya mas. " sahut Kinara dan menghapus air matanya lalu menatap Damar.


"Kita liburan kerumah bunda yuk, ya kali aja kau disana bisa hamil atau dapat hiburan. " ajak Damar dan memperlihatkan tiket pesawat.


"Mas serius? Tapi apa ini gak mendadak mas? Terus udah minta cuti sama rumah sakit? " tanya Kinara antusias dan bertubi-tubi.


"Hmm kau lupa kalau pemilik rumah sakit itu mas, ini gak mendadak dan mas udah siapin dari seminggu yang lalu. Gimana mau kan kerumah bunda? " tanya Damar dan menatap Kinara.


"Mau banget mas, kapan berangkatnya mas? " tanya Kinara semangat membuat Damar tersenyum.


"Sekarang berangkatnya, ayo. " jawab Damar dan mengulurkan tangannya, lalu Kinara meraih tangan Damar mereka pun bersiap untuk kejakarta.


SIANG PUN DATANG...


Dikediaman Arkya...


Icha sedang tiduran diayunan kain yang dibuatkan Arkya dulu, untuk menikmati udara siang hari membuat Icha pejamkan mata. Sedangkan Arkya duduk diruang tamu sambil menonton tv sambil melamun memikir putri bungsunya.


"Ayaaaahhh. " panggil Devka yang sekarang sedang beranjak dewasa.


"Astaga Dev, bisa gak sih gak usah teriak. Ini dirumah bukan dihutan, kenapa? " tanya Arkya membuat Devka cengir.


"Enggak papa, emm bunda mana yah? " tanya Devka dan menatap Arkya.


"Ada tuh diayunan kain, sana cari. " jawab Arkya dan Devka langsung lari kehalaman belakang.


"Ayah, bunda kami pulang. " sahut Kinara dan menyeret koper diikuti Damar dibelakangnya.


"Ya pengen kasih kejutan aja. " sahut Damar dan  salim tangan Icha.


"Anak bunda pulang juga, mau berapa minggu disini Dam? " tanya Icha duduk disamping Kinara.


"Hmm sepuas Kinar bun. " jawab Damar dan Kinara memeluk Icha sangat erat melepaskan rasa rindunya.


"Istirahat gih, kalian kan capek perjalanan jauh. " sahut Arkya dan Damar serta Kinara bangkit lalu bangkit menuju kamar ruang tamu.


Damar membuka pintu kamar dan masuk sambil menarik koper, diikuti Kinara yang jalan mendekati lemari lalu membuka koper untuk dimasukan kelemari. Saat Kinara berdiri Damar langsung memeluk pinggang Kinara, membuat si empu menoleh kebelakang.


"Kenapa mas? " tanya Kinara dan mengelus rahang tegas Damar.


"Laper pengen makan sayang. " jawab Damar dan menciumi leher Kinara.


"Ihh, tadi kan udah makan. Masa makan lagi? " tanya Kinara dan menghadap kearah Damar.


"Bukan sayang, tapi makan kau yang. " jawab Damar mendapat pukulan maut dari Kinara.


"Dasar otak mesum, ini masih siang suamiku tercinta. " ucap Kinara dan nyelonong keluar kamar untuk menemui Devka.


Devka keluar dari dapur sambil membawa cemilan, membuat Kinara langsung lari menghampiri Devka dan mencomot cemilan sang adik.


"Kak balikin cemilan Dev, kan bisa ambil sendiri. " teriak Devka dan mengejar Kinara yang membawa cemilannya.


"Gak ini buat kakak aja, lo ambil lagi. Dek lo kok wangi banget? " tanya Kinara dan mencium bau farfum Devka.


"Gak kok, biasa aja. Malah gak pakek farfum kak," jawab Devka membuat semua bingung dengan tingkah Kinara.


Bersambung....