Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 62



Setelah lima belas menit para cewek menyajikan makanan, dan Arzya menuangkan air kedalam gelas masing-masing. Mereka pun makan dan setelah selesai, para cewek mencuci piring hingga selesai.


"Emm Cha gue mau nanya nich ama lo. " sahut Derel yang ingin bertanya dari tadi.


"Tanya aja kali. " sahut Icha dan mengelap piring bersih habis dicuci.


"Cita-cita lo yang sebenar apa? Gue tau kalau dokter bukan impian lo dari kecil. " tanya telak Derel sambil menatap Icha diikuti yang lain.


Icha berbalik dan menatap Derel, dan yang lainya lalu menghela nafas. "Cita-cita gue jadi fotografi profesional, tapi ngak jadi. " jawab Icha.


"Terus kenapa lo gak ujudin mimpi lo? " tanya Vita penarasan.


"Waktu dulu gue liburan ke london kalian pasti ingatkan, kucuali kau kutub. " jawab Icha dan tersenyum.


"Ah iya gue inget, terakhir lo chat gue. Kalau mau kehutan untuk memotret alam kan, terus bagaimana? " tanya Arzya makin penasaran.


"Saat gue mau foto awan, tiba-tiba pesawat dari jakarta memuju bandara jatuh kehutan dan meledak. Karena penasaran gue samperin, dan gue nemuin abang rayen tertimpa sayap peawat. " jawab Icha dan melipat tangan didada.


"Terus apa jadi? Kenapa bisa operasi plastik? " tanya Laras dan duduk disamping Arkya.


"Karena luka diwajah abang Rayen sangat parah, kaki kanan juga retak korban yang lain ada yang pingsan dan meninggal ditempat. " jawab Icha dan duduk didepan Arkya.


"Gue jadi merinding Cha denger cerita lo. " sahut Ghia dan mendekat kearah Indra.


"Terus kamera lo dimana sekarang? " tanya Verel dan membuka kulkas untuk melihat isi kulkas.


"Gue jual untuk biaya operasi dan rawat inap. " jawab Icha santai dan memukul meja untuk cari lagu.


"Minta maaf buat? " tanya Icha bingung, dan Arkya meraih tangan Icha yang satunya.


"Minta maaf sudah menghacurkan cita-citamu hemster. " sahut Arkya dan tersenyum hangat.


"Ayolah santai, gak papa kok dan dibalik itu semua ada hikmahnya kan? " tanya Icha dan menepuk kepala Arzya.


"Dengan adanya Dokter ditengah kita, Ghia bisa sembuhkan Cha. Tanpa operasi dan keluar negeri? " tanya Indra dan berharap.


"Kalau udah kanker, pasti akan diangkat melalui operasi. Sepulang dari sini lo Ghi kemo sekali lagi, jaga stamina lo ya. " jawab Icha dan tersenyum.


"Kan sebelum kesini udah kemo Cha, kenapa kemo lagi? " protes Ghia takut kemo lagi.


"Emang lo mau gak jadi nikah ama Indra, dan lo mau lepasin dia gitu aja? " tanya telak Indri membuat yang lain terkekeh yang mode galak.


"Gak maulah, biar gue masih ambekan ama Indra. Kan karena gue sayang ama dia," jawab Ghia cepat dan memeluk pinggang Indra.


"Makanya kemo. " ucap Vita dan menggelengkan kepala.


"Iya gue mau kemo lagi. " balas Ghia dan tersenyum, hujan makin lebat turun membatalkan niatnya untuk berenang.


Icha jalan keruang tamu, dan duduk disofa diikuti yang lain. Arkya merebahkan kepalanya dipaha Icha, diikuti oleh Arzya dengan senang hati Indri dan Icha mengelus kepala Arzya dan Arkya.


Jangan lupa like dan vote ya gaes....