Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 109 Season 2



"Huks, huks. " batuk Aska mendengar pertanyaan dari Devan.


"Bukan tipe gue Dev. " jawab Kinara dan memberikan jus keAska yang tersedak.


Aska dengan cepat menerima jus dari Kinara, meminumnya hingga tandas. "Makasi Nara. " sahut Aska dan pandangan itu tak luput dari penglihat semuaya.


"Sama-sama, Hati-hati As. Udah mendingan gue mau cuci piring dulu ya," balas Kinara dan meninggalkan Aska.


"Eh tunggu, gue ikut Kina. " ucap Aska dan membereskan piring-piring yang kotor.


"Emang lo gak sibuk apa? " tanya Kinara menatap Aska yang mengambil piring kotor dari tangannya.


"Enggak kok, ayo cuci piring keburu ada pelanggan. " jawab Aska dan jalan kedapur mendahului Kinara.


Kinara pun mengejar Aska yang sudah didapur, lalu Kirana sedikit tersenyum menatap keduanya saling bantu.


"Dammy lo ada pendaftaran buat gue kagak? " tanya Kirana menatap Dammy yang juga merapikan piring kotor.


"Emm ada kayaknya, ntar gue cek dulu dirumah. " jawab Dammy dan jalan kedapur.


"Lo mau sekelas ama siapa Kirana? " tanya Kejora dan mengelap meja.


"Liat nanti aja deh. " jawab Kirana singkat dan ikut membereskan gelas serta piring.


Diperusahaan....


Arkya duduk diruangannya, yang sama dengan Arzya sebagai sekertaris. Arkya mengelus foto Icha, ia sangat merindukan sang istri yang sudah kembali kehadapan sang pencipta.


(Sayang kau pasti bisa liat anak kita tumbuh dengan cerdas, dan sehat hanya keduanya yang jarang dekat saja sayang. Mas rindu denganmu. ) batin Arkya


"Bang lo kagak nikah lagi? " tanya Arzya dan menatap Arkya yang bersandar dikursinya.


"Kagak Zya, ntar Icha malah marah ama gue. Gue juga ngak niat nikah lagi. " jawab Arkya membuat Icha yang duduk disofa merasa bersalah.


"Awas aja lo macem-macem ama sikembar, gue pertama yang hajar lo bang. " ucap Arzya dan melototi sang kakak.


"Gue bukan pedofil pea. " balas Arkya dan mendatangani berkas yang ia baca.


Ting...


Pesan masuk diponsel Arkya, dengan cepat ia melihat siapa yang mengiriminya pesan. Setelah ditau Arkya membuka pola ponselnya, lalu segera membalas pesannya.


📩KiranaSulung.


"Ayah, nanti kiran mampir kemall bentar boleh? "


Send.


^^^📩Ayahku.^^^


^^^Send.^^^


📩KiranaSulung.


"Buat beli sesuatu buat Kinar ayah. "


Send.


^^^📩Ayahku.^^^


^^^"Baiklah Kiran, hati-hati ya dijalan bentar lagi ayah pulang. " ^^^


^^^Send.^^^


📩KiranaSulung.


"Oke ayah, ayah juga hati-hati pulangnya ya. "


Send.


Chat pun berakhir, Arkya dan Arzya masih dikantor mungkin mereka akan sedikit terlambat untuk tiba dirumah.


Direstoran....


Kirani dan yang lain mulai membersihkan restiran yang tadi sempat ramai, ada yang mengelap meja adan ada yang melihat bahan makanan. Serta ada yang mengepel lantai Devan terus saja ada disamping Safira, tindakan Devan membuat yang lain saling pandang.


"Van gue perhatiin lo ngintilin Safira mulu dah, lo naksir dia? " tanya Dammy membuat Devan mengghela nafas.


"Iya gue suka ana Safira Dam. " jawab Devan membuat yang lain terkejut.


"Ya terus kenapa enggak elo tembak pea, keburu diembat orang nangis kejer dah lu. " sahut sikembar serempak.


"Gue takut ditolak, dan gue juga takut cinta gue bertepuk sebelah tangan. " balas Devan ragu.


"Elo belum nyoba udah nyerah duluan. " sahut Aska yang mengelap membuat jus.


"Emang elo pernah nembak cewek? " tanya Kejora membuat Kinara menatap Aska.


"Ya pernah lah. " jawab Aska santai tanpa disadari, hati Kinara terasa sesak menahan sakit.


Jangan lupa like dan vote ya gaes....