
...Siapa anak itu?...
PAGI PUN DATANG...
1 Tahun kemudian....
Dikediaman Arkya....
Sudah satu tahun tak terasa Kirana dan Yusra juga belum tunangan, Raka dan Kinara juga sedang dalam pendekatan. Dammy dan Kinara sudah mulai magang dirumah sakit sambil kuliah, Icha juga belakangan ini sedikit mencurigakan dimata Arkya dan Arzya.
Drrrt....
Drttt....
Ponsel Icha bergetar yang dimeja nakas, dengan cepat Icha mengangkat panggilan video call dari seseorang. Sesekali melihat kearah Arkya yang masih memeluknya dengan erat, membuat Icha agak susah bangun.
"Hallo Bunda! " sapa anak kecil yang berumur tujuh tahun.
"Hallo juga sayang. " sapa balik Icha dan tersenyum melihat wajah anak bungsunya.
"Bunda sudah bangun? " tanya bocah itu dan tersenyum.
"Udah sayang, Davin mau liat wajah ayah gak? " tanya Icha ikut tersenyum.
"Mau bunda, ayah mana bunda? " tanya Davin antusias.
"Ini ayah sayang. " jawab Icha dan mengarahkan kamera ke arah wajah Arkya yang tidur.
"Ayah ganteng, tapi gantengan Davin sih. " ucap Davin dan tersenyum.
"Itu dirimu yang narsis, Davin udah sarapan sayang? " tanya Icha seraya turun dari ranjang menuju keluar kamar.
"Ntar aja bunda, bunda mau masak ya? " tanya Davin yang melihat Icha keluar kamar.
"Iya sayang, Davin sarapan dulu ya bunda mau bantu oma masak. " jawab Icha dan pamit.
Telfon pun berakhir Icha masih belum mengenalkan Davin kepada Arkya dan yang lain, karena Davin masih sekolah diturki bersama anak buah Icha macan biru. Icha pun memasuki dapur dan mulai memasak sarapan si kembar juga masuk kedalam dapur tak lupa mencium pipi Ratih dan Icha bergantian.
"Pagi oma dan Bunda. " sapa keduanya dan duduk dimeja makan.
"Pagi juga. " balas Ratih karena Icha kabur ketoilet.
"Dek hari ini lo kerumah sakit atau kekampus dulu? " tanya Kirana dan minum air putih.
"Gue kekampus dulu bentar, baru kerumah sakit. Lo dan Abang Yusra udah ngajak lo tunangan? " tanya Kinara kepo.
"Belum, dan gue gak peduli. Mungkin gue gak pantes bersanding sama Yusra," jawab Kirana cuek.
"Kok lo bilang gitu sih kak, ntar diembat orang nangis kejer lo. " ledek Kinara dan Ratih serta Icha menyajikan sarapan, Arkya dan Taufan pun datang dengan pakaian rapi.
Mereka pun sarapan dengan diam, hanya suara detingan sendok yang beradu dipiring hingga si kembar selesai lebih dulu.
Dikampus....
Yusra dan yang lain sudah ada dikampus termasuk si kembar, Arshi menyenggol lengan Kejora dan memberi isyarat melalui lirikan mata untuk melihat Kirana yang dingin lagi.
"Ini wajah cantik kenapa sih? " tanya Safira mencolek hidung Kirana.
"Kesel gue ama Yusra. " jawab Kirana ketus dan Yusra berjalan dibelakangnya sambil tersenyum melihat wajah Kirana yang ditekuk.
"Kesel karna gak diajak tunangan, apa gimana? " tanya Aldi yang disamping Yusra.
"Lo pikir aja diri, mana ada cewek digantungin selama tiga tahun gak dilamar gak diajak tunangan. Bukan berarti gue murahan ya, gue butuh kepastian. " jawab Kirana dan masuk kelasnya.
"Nah loh ngambek tuh anak, lo sih ketua kelamaan lamarnya. " sahut Raka dan yang lain mengangguk.
"Bukan kelamaan gue, gue takut aa. " balas Yusra dan Dammy menabok lengan Yusra.
Jangan lupa like dan vote ya gaes...