Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 178 season 2



"Dari pada pusing, coba lo cari diinternet sapa tau ada. " ucap Arzya dan Arkya mengikuti usul saudaranya.


Arkya pun mulai ngutak atik ponselnya untuk mencari nama Davin, setelah menunggu Arkya benar-benar terkejut melihat seorang anak yang bernama Davin persis dirinya disaat umur tujuh tahun.


SIANG PUN DATANG.....


Direstoran....


Yusra dan yang lain sudah ada diresto melayani para pelanggan yang berdatangan, Arkya dan para suami juga datang untuk makan siang.


"Mbak yang rambut panjang nyanyi dong. " pinta seorang palanggan yang duduk disamping jendela.


"Emm saya mbak? " tanya Kinara yang dia sendiri rambut panjang sepaha.


"Iya mbak, mbaknya nyanyi donk. " jawabnya sambil minum.


"Lagu apa ya mbak? " tanya Dammy dan menatap sipelanggan.


"Lagu apa aja mas, yang penting enak didengar. " jawabnya dan Kinara serta yang lain memikirkan lagu yang diminta.


Safira membisikan sesuatu ketelinga Kinara membuat Kinara menganguk setuju, lalu ia pun mengambil gitar milik Arkya dan memetiknya.


Jreng....


"Hidup ini adalah misteri yang takkan bisa dimengerti. " ucap Kinara sambil memetik gitarnya.


"Kadang hujan badai datang menakutkan, namun adakala pelangi hadir memberi harapan. " balas Kirana dan menumoukan piring kotor.


"Hanya dia yang bisa menentukan, jalan hidup kau dan aku percaya dan tetap berjuang. " sahut Arshi dan Dammy juga mengiringi gitar Kinara.


"Belajarlah mengikhlaskan sebuah ujian, yang pernah terjadi dalam hidupmu. " balas Kejora dan Devan memukul dram dengan pelan yang berada diujung resto.


"Dan yakinlah ada rencana yang indah, tersembunyi di balik setiap doa dan air mata. Semua indah pada waktunya," sahut Kirana dan mempercepat petikan gitarnya.


"Kadang hujan badai datang menakutkan,


namun adakala pelangi hadir memberi harapan. " balas Arshi dan Yusra memainkan gitarnya.


"Hanya Dia yang bisa menentukan, jalan hidup kau dan aku percaya dan tetap berjuang. " sahut Dammy dan Arshi serentak.


"Percaya, tetap berjuang. " ucap Raka dan merapikan gelas kosong.


"Belajarlah mengikhlaskan sebuah ujian, yang pernah terjadi dalam hidupmu. " balas Yusra dan menatap Kirana.


"Dan yakinlah ada rencana yang indah, tersembunyi di balik setiap doa dan air mata. " sahut Kinara dan Raka serempak.


"Tersembunyi di balik setiap doa dan air mata, semua indah pada waktunya pada waktunya. " balas Devan dan Safira serempak.


"Indah pada waktunya. " ucap Aldi dan Kejora serempak.


Dammy dan para cowok mengakhiri lagu dengan lembut, sorakan dan tepuk tangan memenuhi restoran mereka pun membayar makanan. Resto pun sepi hanya ada Arkya dan Yusra serta yang lain untuk merapikan meja, Icha dan Derel juga ada sambil melepaskan jas dokternya dengan raut wajah lelah.


"Bunda kayaknya capek banget ya? " tanya Kirana dan duduk disamping Icha.


Kinara dan Raka membawakan Arkya serta Icha makan siang,"nih yah bun, makan siang dulu setelah itu ngombrol lagi. " sahut Kinara dan menata makan siang.


"Makasi Kinar dan Raka. " balas Arkya dan tak segan-segan menyuapi Icha, Icha menerimanya dengan senang hati.


Ponsel Kirana berdering singkat, dengan cepat Kirana melihat ponselnya yang ternyata pesan dari Faya.


Kak Faya.


"Ketua buronan pendofil itu melarikan diri saat akan ditangkap. "


Send.


^^^Ketua.^^^


^^^"Kok bisa, lalu gimana para korban yang dilecehkan. " ^^^


^^^Send.^^^


Kak Faya.


"Hmm mereka dibawa ketempat yang tak bisa dijangkau lagi. "


Send.


^^^Ketua.^^^


^^^"Kalian pulang dulu kemarkas, besok kita bicarakan ini direstoran pokoknya masalah ini harus segera selesai. " ^^^


^^^Send.^^^


Kak Faya.


"Baik ketua, Kak kushina dan aku serta Vio sudah ada dimarkas ketua. "


Send.


^^^Ketua.^^^


^^^"Ya udah istirahatlah, besok datang resto untuk mencari jalan keluarnya. " ^^^


^^^Send.^^^


Kak Faya.


"Baiklah ketua. "


Send.


Chat pun berakhir dan Icha serta yang lain melihat kearah Kirana yang memijit pelipisnya,  Yusra pun meraih tangan Kirana membuat si empu menatap Yusra.


Jangan lupa like dan vote...