Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 192 season 2



SIANG PUN DATANG....


Laras dan para cewek sudah sampai dimini market pada saat membuka pintu mata Kirana melihat sekitar lima orang yang mencurigakan, bahu Kirana ditepuk Laras diminta untuk masuk dan mereka pun berpencar untuk mengambil bahan makanan.


Kinara dan Kejora mendorong troli sambil mengikuti Laras yang berjalan diantara daging dan sayur-sayuran, tak lupa tangan gadis remaja itu mengambil beberapa snack dirak disampingnya.


"Tante masih banyak ya? " tanya Safira yang meletakkan buah-buahan ditroli.


"Enggak sayang, tinggal beli minumam soda sama daging untuk nanti malam. " jawab Laras dan memilih daging.


Arshi dan Kirana masih disekitar depan kasir mata mereka melihat beberapa farfum, tangan Arshi langsung mengambil farfum kesukaannya. Tak lupa juga farfum kesukaan Dammy yang katanya tinggal sedikit, Kirana masih melihat beberapa jenis farfum lalu mencoba ditekuk tangannya.


"Shi ini menurut lo wangi kagak? " tanya Kirana sambil menyodorkan farfum kehidung Arshi.


"Wangi banget Kiran, buat siapa? " tanya Arshi dan melihat farfum Kirana.


"Buat gue, farfum gue tinggal dikit. " jawab Kirana dan lima orang masuk sambil mendekati kasir.


"Serahkan barang berharga kalian semua. " teriak salah satu perampok.


"Tidak akan. " balas teriak Kinara membuat semua orang terkejut, dan yang lain hanya gemetar ketakutan kecuali Kirana.


"Dasar bocah, ambil semuanya dan hajar anak itu. " perintah sang bos dan empat orang tadi langsung menuju kekasir.


"Et, lawan gue kalau elo jantan. " tantang Kirana dan


Buag....


Kirana menghajar yang didepan kasir dengan sekali pukulan membuat orang itu mundur, Kinara juga melempar beberapa snack yang ada disampingnya.


Bug..


Bug...


Dua orang mulai menyerang Kinara membuatnya kewalahan, dan


Duag....


Laras menendang perut salah satunya, lalu menyerangnya dengan beberapa pukulan hingga dua orang itu mundur.


"Wah nih tante-tante nantangin, hajar aja lah. " kesal yang satunya.


"Ayo tan, kita lawan mereka. " ucap Kinara dan


Buag...


Duag....


Dua orang tadi mundur diikuti du orang yang dihajar Kirana dan Arshi, bos yang tadi berdiri dibelakang Safira lalu menodongkan pisaunya kearah leher Safira.


"Berhenti, kalau enggak teman kalian mampus. " sahut sang bos sambil menyandra Safira.


"Pengecut, lo sentuh sahabat gue. Gue sunat lo sampai habis," ancam Kirana dan maju selangkah.


"Ehh, diem disitu lo maju. Nih cewek gue bawa juga. " teriak sang bos.


"Elo salah sandra orang. " sahut Safira dan


Duag....


Buag...


Safira membanting sibos setelah menginjak kaki sang preman, Kirana langsung menyeret kerah sang bos seperti sang mafia.


"Ahh, lepasin gue. " teriak sang bos karena diseret Kirana.


"Mbak telfon polisi sekarang, tante udah selesai belanja belum? " tanya Kirana menghiraukan teriakan sang bos.


"Udah, Jo bawa sini trolinya. " jawab Laras dan meminta Kejora untuk mendorong troli.


Laras pun membayar semua belanjaannya, dan polisi datang untuk menangkap kelima tak lupa mengucapkan terima kasih pada Kirana. Kirana menganguk dan membungkuk sambil tersenyum setelah itu mereka pun pulang kerumah.


Dikediaman Devan....


Para suami, dan anak remaja sudah dibelakang rumah. Dan para ibu menyiapkan makan siang Laras dan yang lain masuk kedalam rumah, lalu merebahkan diri disofa karena capek.


"Vit yang lain mana? " tanya Laras menyimpan bahan makanan dikulkaas.


"Tuh pada berenang, Kirana dan yang lain mana? " tanya Vita dan melihat Laras minum air.


"Ada diruang tamu, mungkin capek. " jawab Laras dan membantu yang lain.


Kinara bangun langsung duduk dimeja makan sambil menatap para istri masak, Safira dan yang lain menuju kolam tanpa Kinara.


"Nar sini woi ngapain lo bengong? " teriak Dammy dari kolam.


Bersambung.....