
"Nar hidung lo kali yang bermasalah? " tanya Arshi yang masuk diikuti ama yang lain serta buah hatinya.
"Sembarangan aja lo, pokoknya Devka gak boleh keluar rumah ama kakak aja. " jawab Kinara dan merangkul bahu Devka.
"Hah, iya kak Kinara yang cantik dan disayang kak Damar. Bentar Dev mau telfon temen dulu, bilang gak jadi ke jim. " sahut Devka dan melepaskan rangkulan Kinara.
"Nar lo kenapa sih? Tumben akur ama Dev? " tanya Kejora dan duduk disamping Icha.
"Kagak tau, tumbenan gue pengen deket ama Devka. " jawab Kinara dan Devka datang langsung mengendong Ariel.
"Ariel udah mandi belum? Udah makan? Udah bobok belum? " tanya Devka berbuat usil lagi.
"Bocah tanya tuh satu-satu, kampret mana paham dia omongan lo. "sewot Dammy melihat kelakuan Devka.
"Alil udah mandi, udah akan, kayok bobo beyum kebulu diajak kecini ama mama. " jawab Ariel dan tersenyum.
"Lo kapan balik Jo? " tanya Kinara dan tiduran dipaha Arkya.
"Baru tadi jam setengah sebelas. " jawab Kejora dan mendekati Kinara yang menurutnya sudah berisi.
"Nar lo kok gendutan sih? " tanya Safira dan menatap Kinara yang tiduran dipaha Arkya.
"Kagak ah, biasa aja kok. " jawab Kinara ragu dan duduk bersila disofa.
"Lo kapan datang bulan, udah cek belum? " tanya Dammy yang curiga juga.
"Kapan ya, kagak tau lupa gue. Tapi bulan ini belum kan mas? " tanya Kinara pada Damar yang baru turun.
"Iya belum sayang, coba pakek tespeck sapa tau jadi. " jawab Damar dan duduk disamping Aldi yang memangku Fhari.
"Bunda ada itu gak? " tanya Kinara dan menatap Icha yang perpikir.
"Hmm gak ada, soalnya bunda enggak kerumah sakit. " jawab Icha dan menggeleng.
"Mas kau bawa gak tesnya? " tanya Arshi dan menatap Dammy.
"Bentar mas cari dulu. " jawab Dammy lalu memeriksa tas berisi keperluan Ariel, setelah mencari akhirnya menemukan satu. "Nich coba lo pakek. "sambung Dammy dan menyerahkan tesnya.
Kinara meraihnya setelah dari tangan Damar, lalu bangkit perlahan menuju kamar. Semua mata menatap Kinara yang jalan menaiki tangga, lalu menghela nafas bersamaan membuat Devka bingung.
"Kagak papa kok, moga aja jadi itu yang kita pikirin. " jawab Safira dan menggendong Riko yang tidur.
"Kayaknya, anak-anak kalian ngantuk tuh. " ucap Arkya dan Kinara datang dengan perasaan dag dig dug.
"Ndak kok oppa, oppa ada mainan ndak bocen nich. " sahut Fhari dan jalan mendekati kaki Arkya.
"Ada tuh banyak, ayo kita ambil sekarang. " balas Arkya dan menuntun Fhari kerak mainan diikuti yang lain.
Arkya mengeluarkan semua mainan yang dilemari, Fhari dan yang lain langsung duduk melingkar untuk memilih mainan.
"Jangan berantem ya, kalau berantem gak dikasi pinjam lagi. " pesan Icha diancuji jempol oleh Riko.
"Yang gimana hasilnya? " tanya Damar sambil menatap Kinara.
"Emm mas liat sendiri aja, Kinar belum liat soalnya. " jawab Kinara dan memberikan Damar tespeck.
Damar meraih tespecknya dan melihat dengan teliti, seketika matanya terkejut bukan main membuat yang lain penasaran.
"Dam hasilnya gimana? " tanya Arshi penasaran dan menatap Damar.
"Ha-hasilnya positif Shi. " jawab Damar dan tersenyum bahagia.
"Se-serius Kinar hamil Dam? " tanya Kejora dan Safira serempak.
"Iya, gue bakalan jadi ayah yes. " jawab Damar dan langsung pindah tempat duduk, lalu memeluk Kinara dengan erat.
"Akhirnya kita punya anak juga. " ucap Kinara dan membalas pelukan Damar, disusul dengan yang lain yang ikut bahagia.
...TAMAT....
...Kami keluarga besar Mengejar cinta si kembar mengucapkan banyak terima kasih karena sudah mengikuti Author hingga sekarang, kalian tenang aja author bakalan bikin lagi tapi langsung dinoveltoon ya gaes....
...Salam....
...💕💞Author. 💞💕...
...Wayan juniantari. 📖...