Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 52



..."Apa keputusanku untuk kuliah keluar negeri sudah benar? Bagaimana aku bisa pamit disisi lain, aku mulai mencintai Arzya dan disisi lain dia tidak mencintaiku. Aku bingung, tapi mungkin ini ku pilih menjauh dari Arzya agar dia bisa bahagia. " ...


...Indri Susi Ratna....


5 Hari kemudian.....


...Mengadopsi Indri? ...


PAGI PUN DATANG.....


Tak terasa kini lima hari sudah berlalu, berarti Arkya dan kawan-kawan sudah berlibur. Tapi karena kesibukan Icha yang tak pernah cuti, membuat Arkya sedikit jadi terlantarkan dan Icha juga melihat sang pujaan hati hanya menghela nafas.


Indri yang akan kuliah ke Australia juga, ikut bingung untuk mencari tambahan untuk sewa apartemen. Karena sisa tabungannya berjumlah dua juta, Arzya yang mulai menyimpan rasa terhadap Indri mulai juga peka akan kebingungan Indri.


Dikediaman Taufik....


Chika terbangun pukul empat pagi, merasakan perasaannya mulai tak karuan padahal Derel ada  dirumah. Taufik yang merasakan ada gerakan dari samping, mulai membuka mata dan melihat istrinya gelisah.


"Sayang kau kenapa? Seperti sedang gelisah? " tanya Taufik dan duduk.


Chika terkejut melihat suaminya terbangun, lalu menghela nafas. "Perasaanku tak enak mas, padahalkan Derel ada dirumah. " jawab Chika dan sedikit tenang.


"Sudahlah, itu hanya perasaanmu saja sayang. Sini tidur jangan berpikir yang macam-macam. " ucap Taufik dan membaringkan Chika kembali, ia juga memeluknya sampai tidur.


Saat ingin memejamkan mata, ponselnya berdeting singkat dengan cepat ia membuka pesan dari putra semata wayangnya.


Derel.


"Pa sudah bangun belum? Tapi kalau masih ngantuk ya papa tidur aja dulu. "


Send.


^^^Papa.^^^


^^^"Sudah jagoan, ada apa jagoan? Tumben kau chat papa hmm? " ^^^


^^^Send.^^^


Derel.


Send.


Chat pun berakhir dengan puluhan pertanyan dikepala Taufik, sekaligus bingung dengan sikap anaknya dan lebih memilih untuk memeluk Chika.


Direstoran....


Arkya dan yang lain sudah ada direstoran, hanya Icha yang belum datang membuat Arkya murung. Dan merasa dirinya sudah tak dibutuhkan lagi, Arzya yang melihat kembarannya sedih hanya bisa mengelus bahu Arkya.


"Sabar punya tunangan dokter emang susah bro. " sahut Verel dan menepuk punggung Arkya.


"Tapi gue juga butuh perhatian dia Rel. " balas Arkya dan Laura masuk langsung memeluk Arkya, semua terkejut dengan tindakan Laura.


Laura melepaskan pelukannya,"putuskan saja dia, dia juga tomboykan dan gak bisa dandan. Lalu dia memilih kuliah dilondon daripada menemanimu. " sahut Laura dan membelai pipu Arkya.


"Heh lampir, jangan coba-coba cuci otak Arkya. " sahut Vita sambil mengelap meja.


"Apa lo bilang? Gue lampir, yang ada lo tuh kuntilanak. " sinis Laura dan Icha berdiri diambang pintu masih mengenakan jas dokter.


"Bagus donk kalau gue kuntilanak, kan bisa gentayangin lo setiap malem . " balas Vita dan melempar lap kearah Laura dan


Pukkk...


Semua penghuni resto menahan tawa, para cewek melihat Icha yang dipintu dengan melipat tangan di dada.


"Laura berapa kali gue bilang sama lo, kita udah putus jadi pergi dari sini. " usir Arkya dan menatap Icha dipintu masuk.


"Gue gak akan pergi sebelum lo mau balikan ama gue lagi. " balas Laura dan merangkul Arkya.


Ghia dan Laras langsung memisahkan keduanya, lalu menyeretnya keluar restoran. Laura menatap tajam pada Icha.


"Meskipun tomboy, masih bisa tuh bikin mantan lo ngak kedip kayak gitu. Berarti gue mempesonakan? " tanya Icha lalu yang lain menatap Arkya yang tak kedip liat penampilan sederhana Icha.


"Cih, jangan sombong dulu lo. Saat lo jauh gue bakalan rebut dia dari sisi lo. " jawab Laura dan keluar restoran.


"Bodo amat, dasar ulet bulu lo. " teriak Icha dan memijit pelipisnya pusing melihat kelakuan Laura.


Jangan lupa like dan vote ya gaes....