Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Episode 61



"Kalau gitu jangan minum soda, es dan jangan makan mentimun. " jawab Icha dan memakan snak yang dibuka Arkya.


"Kenapa Cha? " tanya Verel dan minum jus yang dibuat Icha, diikuti yang lain kecuali Laras dan Indri.


"Emang lo mau cewek lo kena kanker juga. " sahut Ghia dan merasa menyesal melanggar peringat Icha.


"Tapi apa hubungannya coba? " tanya Indra penasaran dan menatap Icha yang menyuapi Arkya snack.


"Ada hubungannya lah, dan itu bisa menimbulkan kanker atau imfeksi pada dinding rahim. " jawab Icha dan mengaduk jus.


"Emm sayang yang bicara denganmu terakhir kemaren siapa? " tanya Arkya dan minum jusnya lagi.


"Namanya kesya umur 27 tahun. " jawab Icha dan Arkya mengangguk.


"Tapi kenapa gak nikah? " tanya Arzya yang menyimak.


"Dia ngak mau nikah. " jawab Icha dan menatap Arzya.


"Kenapa? " tanya semua serempak dan Icha tersenyum sendu.


"Gak ada yang mau nikahin dia, karena gak bisa hamil. " jawab Icha dan menatap yang lain.


"Ta-tapi abang Vian tertarik dengan Kesya. " sahut Derel dan mencuci gelasnya serta Vita.


Icha menghela nafas dengan berat,"kita lihat kedepannya gimana, kalau jodoh gak akan kemana. " balas Icha dan membereskan gelas, lalu mencucinya.


Arkya dan yang lain masuk kedalam kamar masing-masing untuk tidur, dan diluar mulai turun hujan deran dengan segera Icha masuk kekamarnya yang dimasuki Laras dan Indri.


Vita mengutak atik ponselnya untuk membuat grup, dan memasukkan semua teman-temannya. Dan lalu tidur disamping Ghia dan menaruh ponseknya disamping tempat tidur.


"Mau sampai kapan gue selalu kemo Vita? " tanya Ghia lirih dan menatap langit-langit kamar.


"Makasi ya Vita, tidur yuk. " ucap Ghia dan melepaskan pelukannya, lalu saling membelakangi.


SIANG PUN DATANG....


Icha terbangun dan duduk depan pintu teras, menatap hujan yang deras. Arkya yang haus langsung keluar kamar, menuju dapur untuk minum setelah kembali ia melihat Icha duduk termenung didepan pintu. Arkya pun mendekat dan memeluk leher Icha dari belakang, dan mendaratkan kecupannya dipipi Icha.


"Kutub bikin kaget aja sih, udah bangun ya? " tanya Icha dan menoleh arah belakang.


"Mikirin apa sih, sampai aku datang gak ditau dan aku udah bangun. " jawab Arkya dan menarik Icha untuk berdiri, lalu ia duduk ditempat Icha dan menarik Icha untuk duduk dipangkuannya.


"Ehh, apa yang kau lakukan? Kau berat lo ini. " sahut Icha dan melingkarkan tangannya dileher Arkya.


"Enggak berat kok sayang, biarin sebentar aku ingin seperti ini. "  balas Arkya dan memeluk pinggang Icha.


Laras dan yang lain menuju dapur, untuk makan siang dan membiarkan Icha fan Arkya mesra-mesraan didepan.


"Yang kau jadi kuliah luar negeri ya? " tanya Arkya dan menatap air hujan.


"Kayaknya enggak deh yang, soalnya kanker Ghia bisa dioperasi disini. " jawab Icha dan menatap Arkya.


"Emang udah kecil ya? " tanya Arkya tangannya mengelus pipi Icha turun kebibir.


"Udah kutub sayang. " jawab Icha dan menahan tangan Arkya yang dibibirnya.


"Nanti kau temui aku halaman belakang villa ya. " pinta Arkya dan menatap Icha yang menahan tangannya.


"Oke, ayo kedapur kita bantu masak juga. " ajak Icha dan turun dari pangkuan Arkya, keduanya pun masuk kedapur utuk memasak.


Jangan lupa like dan vote ya....