Ketosku Loveku

Ketosku Loveku
Epidode 58



SIANG PUN DATANG....


Direstoran sedang terjadi keribuatan, Tio menghajar Indra dan para suami sudah menahan Tio. Indra diam tak melawan, Derel dan Verel membantu Indra yang sudah babak belur.


"Sudah cukup, lo udah keterlaluan Yo. Kalau anak orang mati gimana. Mau penjara seumur hidup? " tanya Arkha melarai.


"Salahin dia, kenapa bikin Ghia nangis senggukan sampai matanya bengkak. Ayah mana yang tega liat anak semata wayang nangis Kha. " jawab Tio masih emosi.


"Om sa-salah pa-paham. " sahut Indra dan terbata-bata akibat lukanya.


"Maksudmu apa? " tanya Tio bingung dan menatap Indra.


"Biar gue jawab, sini Derel bisikin. " sahut Derel dan membisikan sesuatu ketelinga Tio, setelah tau Tio benar-benar terkejut dengan kejutan Indra.


"Sekarang Indra butuh bantuan om, biarkan dulu Ghia kecewa gak papa kan? " tanya Indra dan menyentuh sudut matanya yang berdarah.


"Gak papa, tapi jangan keterlaluan ya dan om minta maaf. " jawab Tio dan mengelus kepala Indra.


Mereka pun duduk dan makan siang, tak berselang lama sekitar dua puluh orang cewek masuk restoran dengan berbaris. Para cowok menganga menatapnya, dan duduk dimena masing-masing.


"Emm mbak kami pesan dong. " panggil yang bermata hijau daun sama seperti Taufik.


Para cewek dan para ibu juga memberikan menunya, lalu mencatat pesanan mereka dan menatap salah satunya menahan tangan Indri.


"Emm apa benar ini restoran yang didatangi Icha novita wati? " tanyanya dan datar.


(Datar, persis Arkya. ) batin Verel dan mendapat tendangan dari Arkya.


"I-iya benar, ada perlu apa ya? " tanya balik Indri tergagap, dan Ghia dengan Arzya datang langsung gabung dengan yang lain.


"Tidak ada, hanya ada perlu dengannya langsung. " jawabnya dan Indri meninggalkan anak macan biru, semua macan biru menatap Indri dengan intes.


"Indri buatin juus dong. " pinta Arzya dan menaikan kacamatanya yang merosot.


"Oke. " ucap Indri dan membuatkan jus untuk Arzya, setelah jadi ia memberikannya pada Arzya.


Icha datang dengan lesu dan salim keorang tuanya, lalu kearah Arkya dan duduk disamping deretan anak macan biru.


Icha lari ketoilet, dan mencuci mukanya lalu keluar sekaligus untuk membuat jus. Lalu melihat kearah Arkya, Arkya yang merasa ditatap pun menoleh kearah Icha.


"Maafkan aku, aku dikasi cuti hanya seminggu bukan dua minggu. " jawab Icha dan menunduk.


Arkya mengelus kepala Icha dan tersenyum tipis,"tak apa sayang, satu minggu sudah cukup kok. " ucap Arkya.


"Dari pada kalian jauh-jauh libur, mendingan kepuncak divila om dulu. Kami juga liburan disana, ada kolam renang lagi. " saran Taufan.


"Setuju. " teriak para cowok dan cewek hanya Ghia dan Icha yang diam.


"Tapi nanti gue tiba-tiba drop gimana? " tanya Ghia membuat Indra menatapnya.


"Gak bakalan, selama lo bisa jaga pola makan lo. " jawab Icha dan tersenyum.


Anak macan biru berdiri dan menunduk hormat,"ketua kami sudah tau misi kami. " sahut mereka serempak membuat yang lain terkejut.


"Baiklah, kalian sudah taukan wajah dan penampilan Indri. Orang yang kalian akan jaga selama dia kuliah, tapi aku hanya perlu sepuluh orang. " balas Icha membuat para ibu menganga.


"Aku menentang nona Indri kuliah diaustralia ketua. " sahut salah satu yang disamping Rosa.


(Sudah kuduga. ) batin Icha dan tersenyum.


"Kenapa memangnya, apa hakmu melarangku? " tanya Indri kesal.


"Karena diaustaralia sedang diserang Virus covid, bahkan yang tinggal diasrama pun tidak bisa kuliah disainer baju. " jawabnya santai.


"Dri jawab dulu pertanyaanku yang kemaren baru lo boleh kuliah jauh. " sahut Arzya dan meraih tangan Indri.


"Emang masih berlaku ya? " tanya Indri Arzya mendekat dan merogoh sakunya, lalu membuka kotak cincin.


Arzya jongkok dengan ala lamaran, membuat yang lain penasaran dengan tindakan Arzya. "Indri mau gak jadi tunanganku? Ya meski aku sekarang mata empat? " tanya Arzya lagi.


"Terima, terima, terima. " sorak yang lain ikut mendukung, Indri menangis dan mengangguk.


"A-aku mau Zya, dan ngak mandang fisik. " jawab Indri dan Arzya bangkit, lalu memasangkan cincinnya dijari manis Indri.


Jangan lupa like dan vote....