ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
JANJI MEYLAN



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



"Pakai mobilku aja ya,"



"Kalau dijemput gini masak iya pakai dua mobil."  kata Ebby.



"Ya kan kali aja," Andre jadi bingung sendiri.



"Ya udah aku pakai mobil aku sendiri ya."



"Janganlah."



"Makanya nggak usah ngomong kayak gitu."



"Enggak maksud aku kali aja pengennya pakai mobil kamu tapi tetap aku yang bawa,"  kata Andre menetralkan gejolak rasa. Di depan Ebby dia jadi serba salah.



"Enggak lah pakai mobil Koko aja," jawab Ebby.



"Enggak langsung ke rumah kan?"



"Mau ngapain?" 



"Mampir ke kantorku sebentar ya?"



"Nggak!"



"Sebentar aja," pinta Andre.



"Enggak mau, masih pagi."



"Ya nggak apa-apa. Mau pagi, mau siang, mau malam sama aja."



Akhirnya Andre pun membawa Ebby bertemu Meylan karena tak berhasil membujuk Ebby ke kantornya lebih dulu.



'*Pulang dari antar baranglah ke kantornya*,' batin Andre dengan penuh harap.



"Wah keren By," puji Meylan.



"Iya Ma, waktu pas Mama pulang itu orangnya datang, dan nggak lama ngerjainnya. Kalau waktu itu Patty telat ngirim make up nya, enggak akan ikut kebungkus tuh."



"Nanti kalau yang buat pernikahan karena lebih banyak mungkin lebih lama kali Ma."



"Iya kalau pernikahan barangnya memang lebih banyak kan."



"Mama, besok hantaran ditambah buah sama kue kan?"



"Ya tambah buah dan kue, tapi Mama lupa belum pesan kue. Kalau buah bisa dadakan."



"Ih Mama gimana sih?" 



"Acaranya pagi apa siang sih?" kata Ebby.



"Makan siang sih pagi masih sempat beli buah, cuma kalau kue kayaknya nggak keburu kue harus pesan sehari sebelumnya agar disiapin."



"Mama kasih datanya, kue biar aku pesenin,  kita ambil hari Sabtu pagi." Ebby minta data kue apa yang Meylan inginkan dan toko kue mana yang biasa menerima pesanan Meylan.




"Nanti tinggal buah ya Ma," ucap Ebby.



"Buah Mama punya toko langganan langsung bisa bikin parcel buah kok,"  kata Meylan.



"Oh ya udah," Ebby agak tenang karena semua masalah terlihat sudah beres.



"Dia bisa antar ke sini Jadi mama nggak repot," lanjut Oma lagi.



"Ma aku langsung kantor ya Ma."



"Ya nanti Mama bilang ke Hengky ini hantaran sudah sampai di rumah."



" Aku udah bikin foto. Barusan aku kirim ke Hengky aku bilang bahwa semua barang hantaran sudah ada di rumah. Tapi Hengky belum buka pesanku sih,"  kata Ebby. 



"Oh ya udah kalau gitu,  Mama nggak perlu lapor ke Hengky."



"Iya Ma. Sekarang  aku pamit karena kan nanti mau mampir toko kue."



"Bajunya udah siap Ma?"



"Sudah,  Mama langsung laundry di dry clean. Jadi udah siap."



"Sama, punyaku juga udah siap."



"Kalian beli baju kembaran gitu?" Tanya Andre.



"Enggak kembar juga sih, tapi senada. Jadi aku sama Mama cuma beda di gradasi warnanya aja.  Warna baju Mama lebih tuaan ya Ma."



"Iya."



"Kok kamu nggak kembaran sama aku sih *Babe*?" protes Andre.



"Udah kok udah aku beliin.  Kamu nggak usah cerewet."



"Aku samaan sama kamu?"



"Iyalah samaan, udah aku siapin."



"Oh ya udah. Kirain nggak."



"Disiapin kok, bajunya Papa juga udah disiapin samaan  mama bajunya."



"Hengky  aja yang enggak kita siapin karena biasanya kan dia couple sama Patricia."



"Kalau Patty-nya mikir," tukas Meylan.



"Ah Mama jangan suka berburuk sangka gitu terus deh sama Patty.  Katanya Mama janjinya mau baik sama Patty kalau aku jadian sama Koko." Ebby mengingatkan janji Meylan.



"Oh iya Mama lupa tuh."



"Ya udah Mama akan berbaik sangka pada Patty."


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR