
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Ini surat dokter sudah selesai kita bisa pulang," jelas Gunawan pada Ebby dan Sekar.
"Jadi tolong kalian bersiap Papa mau bicara dengan Dave dulu." Gunawan langsung bersiap meninggalkan kamar rawat Ebby.
"Ndre, ayok kita ke Dave, biarkan para wanita beres beres," Gunawab mengajak Andre ke kamar sebelah.
"Kok sama saya lagi Ko?" Andre yang tak tahu apa rencana Gunawan bingung sendiri.
"Ayo biarin yang perempuan beres-beres, kita ke tempat Dave dulu." Gunawan tak memberi kesempatan Andre banyak bicara.
"Baik Ko," kata Andre. Dia pun mengikuti Gunawan.
\*\*\*
"Rudd, surat izin pulang dari dokter untuk Ebby sudah keluar, kalian berdua ke ruangannya Ebby. Mungkin ada yang perlu kalian bicarakan atau sekedar say hello mau perpisahan sementara."
"Saya ada perlu bicara dengan Dave," kata Gunawan.
"Oh ya Om," Stella dan Rudi keluar mereka mengerti bahwa Gunawan ingin bicara dengan Dave secara personal.
"Dave Saya mau bicara serius." Gunawan mulai membuka pembicaraan kali ini.
"Ya Om," Kata Dave.
"Saya sudah mengerti pangkal kejadian kalian celaka," ungkap Gunawan.
"Saya minta maaf atas hal itu Om," pinta Dave tulus.
"Tidak apa-apa itu sudah takdirnya Ebby. Om hanya ingin memperbaiki kalau memang masih bisa diperbaiki."
"Saya sudah menyelidiki semuanya mungkin kamu belum tahu siapa saya. Bukan karena cerita Ebby."
"Apa pun dari a sampai z persoalan Ebby semua saya tahu. Begitu pun hubunganmu dengan Rudolf sampai Rudolf diculik saya mengerti."
Kita **FLASHBACK**, apa yang diceritakan oleh Ebby saat Gunawan datang yok.
"Ini rahasia Pa, Ma, Ndre." Saat itu Ebby belum ditegur Sekar, dia masih memanggil Andre dengan namanya langsung seperti yang Stella lakukan.
"Ceritakan apa yang terjadi sebenarnya," perintah Gunawan.
"Tak ada teman atau rekan kerja yang tahu termasuk Stella dan Ruddy."
"Mereka memang memberitahuku karena mereka menganggapku adik mereka."
"Hampir empat bulan lalu ada pria yang naksir Rudolf. Tapi Rudold tetap setia pada Dave."
"Pada khalayak umum orang ini mengakui kalau dia tertarik padaku. Ini kamuflase agar tak ada yang tahu kalau dia mencintai Rudolf."
"Cowoq ini maksa agar Rudolf mau sama dia. Tapi Rudolf tak mau berpaling.
"Aku dan Dave baru tahu kalau dia menyukai Rudolf satu minggu sebelum kejadian. Selama ini Rudolf tak cerita karena tak mau membuat kekasihnya marah."
"Saat makan malam itu Dave bilang dia mundur dari team dan akan kembali ke Paris. Tentu Rudolf tak mau karena mereka sudah lelah bekerja dan buang biaya, ternyata team bubar."
"Dave bilang silakan proyek jalan terus tanpa dia tergabung,"
"Kami dead lock karena saat itu tak ada Stella dan Ruddy. Rudolf dan aku bilang Dave sabar dulu dan diskusi dulu dengan Stella dan Ruddy baru ambil keputusan. Tapi belum sempat kami diskusi Rudolf sudah di culik"
"Cinta kok maksa," komentar Andre kala itu.
"Namanya gelap mata,"jawab Sekar.
**FLASH BACK OFF**
"Iya sih, masalahnya di permukaan dia memperlihatkan dia mencintai Ebby. Dia menyukai Ebby." Ujar Dave.
"Yang orang tahu dia seperti itu Stella Ruddy mengetahuinya seperti itu Iya tapi kan hanya dipermukaan saja. Didalam dia ingin memiliki Rudolf." Ujar Gunawan.
"Saat ke Sibolga itu kan tadinya semua mau ke Bali. Tapi dua hari terakhir kalian berdua merubah tujuan ke Bunaken."
"Padahal mereka sudah menyiapkan semuanya eksekusi di Bali. Karena di Bali nggak berhasil mereka melakukan di Berlin," kata Gunawan.
Dave dan Andre kaget mendengar seharusnya sejak lama Dave akan disingkirkan di Bali.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul LOVE FOR AMOR ya.
