ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
MAU AJAK PARTY



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Mama perginya sama Stella aja ya," Gunawan berbisik pada Sekar.



"Kenapa Pa?" Sekar yakin suaminya ada hal yang lebih urgent.



"Enggak bisa kalau sama Mama nih urusannya."



"Oh ya udah nggak apa apa. Boleh kok aku sama Stella, tapi Stella udah dikasih tahu belum?" Sekar tentu tak enak bila merepotkan karena Stella kan menjaga Dave.



"Stella sudah tahu dia akan menemani Mama belanja. Nanti Dave akan dibawa ke ruangan Ebby biar mereka ngobrol dijagain sama Ruddy."



"Papa pergi sama Andre. Kalau mau belanja jangan lupa beliin oleh-oleh buat oma Meylan."



"Ya, nanti Mama beliin oleh-oleh buat Oma Meylan."



"Ya udah sekarang Papa mau ngomong ke Ebby. Kalau Andre yang ngomong dia suka ngamuk,"  jelas Gunawan.



"Iya kenapa ya Pa. Kalau ke Andre nyolot terus dia," Sekar rupanya juga menyadari hal itu.



"Itulah Andre juga bilang Ebby kalau ke Andre selalu marah dan Andre serba salah." 



"Mama pikir cuma Mama  aja yang merasa aneh sama kelakuan Ebby," jelas Sekar. 



"Enggak, Andre juga bilang kok, sama Andre dia suka ngamuk, suka ngomel terus gitu. Tapi kalau Andre nggak datang kayak kemarin kan kelihatan dia marah," sahut Gunawan.



"Mama jadi bingung atas sikap Ebby," ucap Sekar.


\*\*\*



"Ebby, Papa rubah rencana," ucap Gunawan.



"Kenapa Pa?" tanya Ebby sambil makan buah anggur.



"Kamu hari ini ditemani Ruddy dan Dave ya. Nanti mereka main kesini dan Dave akan istirahat di bed penunggu kalau kami belum pulang."



"Papa ada urusan penting dengan Andre."



"Andre kamu ikut saya," perintah Gunawan.



"Loh, kok jadi saya?" kata Andre pura-pura nggak ngerti.



"Pokoknya kamu ikut saya."



"Mama nanti belanja sama Stella. Papa udah bilang sama Stella dia lagi bersiap. Nanti juga Ruddy akan bawa Dave ke sini jadi biar kalian bertiga satu ruangan aja, agar  Ruddy nggak bolak-balik."



"Ma kasih tahu Ruddy soal makan siang." Pinta Gunawan.



"Iya, nanti mau kasih tahu," jawab Sekar.




"Loh sekarang? Kirain masih nanti-nanti," Andre serius enggak mikir bakal berangkat sekarang juga.



"Ya sekarang lah,"



"Oh oke. Saya berangkat dulu Ce," pamit Andre pada Sekar.



"Ya Ndre, hati-hati ya," balas Sekar ramah.



"Aku pergi dulu ya," pamit Andre pada Ebby.



"Iya," jawab Ebby dengan ketus.



"Koq ketus gitu?" Tegur Sekar. Ebby tak peduli.



"Siapa yang ketus?" Sahut Ebby masih dengan wajah cemberut. Andre mendekati Ebby dan memberikan satu buah coklat yang kemarin dia beli dan memang niatnya akan dia berikan habis makan pagi hari ini.



"Ini biar nggak ngambek," Ebby menerima coklat itu dengan semangatnya memang dia penyuka coklat.



"Terima kasih," bisik Ebby.



"Sama-sama."


\*\*\*



"Ebby," sapa Claudia yang baru dipersilakan Ruddy masuk. Ruddy tak tahu siapa Claudia, gadis itu hanya bilang sahabar Ebby dari Indonesia.



"Hai. Koq tahu aku disini?" Tanya Ebby bingung.



"Kemarin aku telepon Andre, dia bilang sedang jaga kamu jadi enggak bisa nemuin aku."



"Barusan di depan aku lihat mamamu. Aku tanya kamu dimana, dia kasih tahu ruangan ini," jelas Claudia.



"Iya. Tapi besok pagi kami sudah pulang koq." Sahut Ebby.



"Andre kemana?" Tanya Claudia.



"Dia pergi dengan papaku. Mungkin sekalian beli tiket," jelas Ebby.



"Wah padahal aku mau ajak dia nemani aku party nanti malam karena Charles sedang tak bisa," ucap Claudia.



"Sayang dia tak ada disini,"  sahut Ebby.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul UNREQUITED LOVE ya.



![](contribute/fiction/6576983/markdown/10636434/1679765937800.jpg)