ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY

ENGAGED TO HIS SON, MARRIED TO HIS DADDY
TERBONGKAR



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




'*Wah bener-bener harus diselidiki nih si Irene sama Victor ada apa*!'



'*Aku tahu Victor kan sudah punya istri sejak lama*.' jiwa penasaran Hengky jadi terpacu ingin membongkar ketidakberesan ini.



Hengky penasaran dia tidak mau ada satu orang pun yang menipu perusahaan.



Kalau tak ada yang dikerjakan dan hanya ngikutin kemana Victor pergi berarti kan perusahaan hanya memberi gaji free!  Rugilah perusahaan nge gaji orang tanpa kerja!



Soal selingkuh bodo amat itu bukan bukan urusan perusahaan, tapi tetap aja akan dibongkar juga.



Para perempuan penggoda itu kalau lelakinya miskin apa masih mau?


\*\*\*



"Tahu kenapa kalian saya panggil?" tanya Hengky pada manajer personalia dan Victor sang manager pengadaan barang.



"Tidak Pak," jawab Victor. Hengky meminta keduanya datang bersamaan. Sehingga Budi Sulistyo manager personalia menunggu Victor tiba di kantor pusat dulu baru mereka menghadap ke ruangan Hengky.



"Saya tanya, atas dasar apa ada staf khusus untuk perbekalan atau pengadaan barang. Seberapa berat bagian pengadaan dan perbekalan kok baru enam bulan ini ada staf khusus? Mengapa tidak sejak tiga tahun lalu ada staff khusus?" tanya Hengky.



Budi Sulistyo manajer personalia tak bisa menjawab.



"Bagaimana Pak Budi? Atas dasar apa anda mengangkat staff khusus itu?" Desak Hengky.



Kalau Hengky sudah turun tangan artinya tak ada ampun. Karena bila masih ditangani sang kakek, masih ada sedikit kasihan dari lelaki tua itu.



"Saya hanya menandatangani surat pengangkatan yang sudah dibuat oleh Pak Victor Pak."



"Semuanya sudah dibuat oleh Pak Victor. Saya hanya menambahkan nomor surat dan tanda tangan saja."



"Kenapa bisa seperti itu? Anda punya kesalahan apa sehingga kesalahan itu menjadi senjatanya Pak Victor untuk menekan anda?" tanya Hengky penasaran.



"Nggak Pak nggak ada," jawab pak Budi.



"Lalu kenapa anda bikin seperti itu. Apa anda di bayar?" Pak Budi diam.



"Saya akan usut mengapa anda manut disuruh menandatangani surat pengangkatan staff khusus itu," ancam Hengky.



"Pak Victor apa alasan anda mengangkat Irene menjadi asisten atau staf khusus buat pembelanjaan perbekalan dan pengadaan barang?" Hengky menanyakan alasan pengangkatan Irene.



"Saya suka dengan kemampuan dia bekerja Pak," jawab Victor tanpa ragu.



"Suka kemampuannya dia atau pribadinya? Kemampuan bekerja atau kemampuan lainnya?" Victor mulai serba salah.



"Sekarang juga saya minta laporan kerja Irene selama enam bulan dia bekerja sebagai staff khusus. Laporan saya minta saat ini juga. Saya tidak mau ditunda-tunda."



"Saya minta laporan itu di rinci per minggu, karena seharusnya kerja bagian perbekalan dan pengadaan barang itu ada rincian tiap hari."



"Lalu ada rekapan per minggu dan sudah enam bulan ini dia berkerja sebagai staf khusus."



"Saya minta laporannya sekarang juga." Desak Hengky tak kenal ampun.



"Ada di ruangan saya Pak," Victor berupaya mencari cara menghindar.



"Saya ikuti anda. Sekarang juga kita ke tempatmu dan kita ambil laporannya,"  tegas Hengky, dia tidak mau main-main.




"Siap Pak," sahut pak Budi.



"Maaf Pak Victor, jangan pegang ponsel dulu karena saya tidak mau ada pengiriman pesan sama sekali. Tidak boleh pegang ponsel sampai kita tiba di kantor Bapak."



"Tolong berikan ponselnya ke pak Budi." Hengky benar-benar tak mau pencaharian laporan yang dia ingin ungkap dibuat segera saat dia menuju kantor operasional.



"Ayo kita berangkat sekarang," Hengky langsung menelpon sopirnya untuk siap ditempat.



"Pak Budi ikut sopir saya. Saya ikut mobilnya pak Victor. Nanti kita balik ke sini bareng mobil saya," Hengky benar-benar tidak mau memberi satu celah buat Victor untuk memberitahu seseorang agar menyiapkan laporan.



Victor persis seperti koruptor yang ketangkap tangan oleh KPK. Dia tak bisa berkelit lagi.



Sampai di kantor operasional mereka sudah disambut oleh Irene yang tersenyum manis pada Hengky.



"Irene ikut saya sekarang juga ke ruangan Pak Victor!" Perintah Hengky.



"Iya Pak," Irene dengan senang tanpa merasa bersalah mengikuti manager personalia dan manager pengadaan barang itu.



Dari jauh Patricia melihat kedatangan Pak Budi Sulistyo yaitu kepala manajer personalia dan Hengky  diikuti oleh Victor dan Irene.



Patricia tentu saja tidak mau mendekat karena bukan urusannya.



Hengky duduk di sofa ruangan Victor.



"Duduk kamu," perintah Hengky. Irene dengan senang hati duduk di sebelahnya Hengky.



"Maaf menjauh sedikit, saya cuma bilang kamu duduk di situ bukan duduk di sebelah saya apalagi berhimpitan dengan saya," Hengky jelas minta Irene menjauh darinya. 



Irene pindah tempat duduk di seberangnya Pak Budi Sulistyo.



"Berapa lama lagi saya harus menunggu Pak Victor?"



Victor diam, dia tidak bisa berkutik lagi.



"Jadi apa yang ingin disampaikan?" kata Hengky datar. Irene tak tahu kalau dirinya sedang dalam masalah besar. Dia tetap duduk santai.



"Maaf Pak maaf," hanya kalimat itu yang bisa Victor ucapkan.



"Soal asmara kalian saya sudah mengetahuinya. Saya tidak setuju perusahaan membayar pengangguran dengan gaji staf khusus. Sekarang juga pak Budi anda rekam atau catat perintah saya!" 



"Perintah saya bahwa hari ini juga! Saat ini juga bahwa staf khusus pembelanjaan itu TIDAK PERNAH ADA, sehingga gajinya harus dikembalikan!  Irene  harus mengembalikan gaji enam bulan sejak dia sebagai staf khusus karena itu hak dari perusahaan."



"Lalu buatkan SP 1 untuk Pak Victor dan selanjutnya  Pak Budi langsung reposisi Pak Victor. Saya tidak mau punya manajer tukang selingkuh dan semua foto perselingkuhan anda sudah ada di tangan istri anda."



"Saya sangat kecewa karena perusahaan anda buat main-main. Kalau anda selingkuh tidak melibatkan perusahaan dan tidak menggunakan uang perusahaan saya tak peduli."



"Masih bagus anda tidak saya pecat, karena yang saya inginkan anda punya malu dan memohon untuk mengundurkan diri."



"Yang pasti saya akan meng audit pengeluaran perusahaan sejak anda selingkuh. Karena saya yakin perempuan matre mau jadi peliharaan karena banyak uang yang anda kucurkan untuknya termasuk untuk membayar kamar kost mewah yang sekarang Irene tempati."



"Dari kost di gang becek kecil gelap bisa kost di lokasi lux ber AC!" Irene hanya melongo karena semua rahasianya terbongkar oleh Hengky.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.