
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Maksud kedatangan kami adalah melamar Patricia untuk anak saya, anak kami Hengky." Dengan tegas dan tanpa ragu Andre mengatakan niat mereka datang pagi ini.
Orang tua Patty terutama bapaknya tak keberatan Patricia dilamar Hengky.
Dari hantaran lamaran, Patty kaget di sana dia melihat selain make up yang dia beli ada make up yang disiapkan oleh Ebby.
Make up yang Patricia beli hanya kelas ecek-ecek saja, beda jauh dengan make up yang Ebby siapkan. Ebby takut bahwa make up yang dari Patricia telat datang.
Memang kemarin Ebby juga membelikan make up tambahan dengan merk terkenal dan tak mungkin membuat iritasi atau alergi pada penggunanya. Tas sepatu serta barang yang lainnya memang kelas tinggi.
Ini hantaran lamaran belum hantaran pernikahan.
'*Hantaran lamaran aja udah kayak gini*,' pandangan orang-orang yang tahu harga barang-barang tersebut pasti terbelalak.
Semua itu pilihan Ebby, kalau mereka masih menilai buruk atau sikap Ebby sangat keterlaluan karena Ebby memilih yang terbaik.
"Maaf saya dan Ebby besok lusa harus berangkat ke Australia lalu ke Paris selama 1 bulan penuh. Dan mama saya habis jatuh sehingga baru lepas dari kursi roda, belum lepas 100%," kata Andre.
"Sehingga untuk pernikahan kami menyerahkan sepenuhnya pada pihak Patricia, kami hanya akan memfasilitasi pembayaran saja tidak mau ikut campur. Semuanya 100% kami serahkan pada keluarga besar Patricia. Berikan saja bill pembayaran, lalu kami melunasi semuanya pembayaran yang *berkaitan* dengan pernikahan." Lanjut Andre.
Dulu waktu pernikahan Ebby, Andre tidak bisa menggertak seperti ini. Kekayaan Gunawan berkali lipat dari kekayaannya dan dia pun tak diperbolehkan membayar semua biaya pernikahan Ebby oleh Gunawan.
Gunawan menganggap pernikahan adalah tanggung jawab mereka sebagai pihak perempuan sehingga pihak lelaki gak perlu menanggung biaya resepsi sama sekali.
Waktu itu Andre hanya memberi sekedarnya. Hengky hanya memberi 25% dari semua biaya yang dikeluarkan oleh Ebby dalam hantaran pernikahannya. Itu pun sudah sangat besar.
Sekarang Andre yang berperan bahwa dia yang akan membiayai semuanya tapi dengan catatan biaya semua masalah yang berhubungan dengan pernikahan. Soal urusan di dalam keluarga Patty bukan urusan Andre. Tegasnya dia hanya membayar biaya cattering, gedung, pakaian pengantin atau foto dan undangan.
Keluarga Patty tak seperti keluarga Ebby yang mau menanggung semuanya.
Patty menangkap kata-kata Andre, dia pun akan memperingatkan mamanya jangan memasukkan biaya yang tidak ada hubungannya dengan pernikahannya. Patty tidak mau malu terlebih dia tahu saat Hengky dulu dengan Ebby semua biaya itu ditanggung oleh Ebby 100%.
Andre membayar sedikit dengan memasukkan sebagai hantaran pernikahan. Patty akan mewanti-wanti mamanya yang memang kadang suka kacau dalam bertindak.
'*Rupanya mereka memang orang super sibuk sampai pernikahan anaknya aja nggak bisa mereka handle karena mereka mau ke Australia dan Paris selama 1 bulan*.'
'*Hebat keluarga ini*.' mamanya Patty hanya berkata dalam hati dia tak berani gegabah setelah digertak oleh Andre dengan secara tak langsung seperti tadi.
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER